Diduga Hina Jokowi, Politikus Demokrat Sebut Kritik Rokcy Gerung Masih Wajar

Minggu, 8 Januari 2023 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani menilai pernyataan Rocky Gerung yang diduga menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan berujung dipolisikan masih dalam batas wajar.

Kamhar menyayangkan sukarelawan Presiden Jokowi yang antikritik dan kerap merespons kritik ke ranah hukum. Pernyataan itu disampaikan Kamhar menanggapi laporan Relawan Indonesia Bersatu terhadap Rocky Gerung.

“Kita tentu menyangkan respon relawan Jokowi yang antikritik dan sedikit-sedikit merespon dinamika yang sifatnya bentuk diskursus publik ke ranah hukum. Apalagi pimpinan relawan yang akan melaporkan Rocky Gerung ini sebelumnya sempat viral videonya akan menyerang pihak-pihak yang berseberangan dengan Pak Jokowi,” kata Kamhar dalam pernyataan resminya kepada, Selasa (1/8).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia meminta Presiden Jokowi harus cawe-cawe guna menertibkan sukarelawannya.

“Tak sensitif yang sedikit-sedikit menempuh jalur hukum, dan kemudian terbaca hukum hanya cepat dan tangkas merespons laporan relawan, namun tidak untuk sebaliknya,” ucap Kamhar.

Menurut Kamhar, kritik yang kerap disampaikan Rocky Gerung sejatinya masih dalam batas wajar. Sebab, argumentasi yang akademis terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tak masuk akal.

Baca Juga:  Kecamatan Langke Rembong Jadi Jawara Liga Desa di Manggarai

“Kritik yang selama ini disampaikan Rocky Gerung masih dalam batasan yang wajar pada koridor demokrasi dan akademis sebagai penjaga akal sehat publik agar terjaga kewarasan dan keseimbangan di masyarakat,” tutur Kamhar Lakumani.

Sebelumnya, Relawan Indonesia Bersatu yang merupakan bagian dari organisasi relawan Jokowi melaporkan Rocky Gerung dan Refly Harun ke Polda Metro Jaya, pada Senin, 31 Juli 2023 kemarin.

“Kami sebagai relawan dan masyarakat Indonesia sangat terganggu dan ini memunculkan kegaduhan. Maka kami melaporkan sekaligus juga melaporkan penyebar video tersebut,” ucap Ketua Umum Relawan Indonesia Bersatu, Lisman Hasibuan.

Refly Harun dilaporkan karena diduga turut menyebarkan ujaran kebencian melalui video dalam akun Youtube-nya; sementara Rocky Gerung diduga menyerang Presiden Joko Widodo melalui pernyataannya yang dianggap kasar.

Laporan itu terdaftar dengan nomor LP/B/4459/VII/2023/POLDA METRO Jaya. Sebelum melaporkan kepada kepolisian Ibu Kota, beberapa relawan Jokowi sempat mengadukan kepada jajaran Bareskrim Polri, namun pengaduan ditolak lantaran alasan harus ada klarifikasi dari Jokowi selaku presiden dan sebagai orang yang merasa dirugikan.

Baca Juga:  Draf RUU DKJ: Tak Ada Pilkada, Gubernur Jakarta Langsung Dipilih oleh Presiden

Selain itu, PDIP sebagai partai yang mengayomi Jokowi juga akan melaporkan Rocky Gerung ke kepolisian.

“PDI Perjuangan akan meminta Badan Bantuan Hukum menyiapkan opsi gugatan terhadap Rocky Gerung atas berbagai pernyataannya yang selama ini banyak kami diamkan, tetapi semakin hari semakin tidak mencerminkan intelektualitasnya dengan pernyataannya yang sembarangan,” kata Hasto dalam keterangan tertulis pada Senin (31/7/2023).

Hasto memperkarakan pernyataan Rocky yang menyebut Jokowi dengan kata-kata yang dianggap publik kasar.

Ia menilai kata-kata yang diucapkan Rocky Gerung sama saja menghina, bukan lagi mengkritik.

“Kami menilai pernyataan bahwa Presiden itu sebagai “bajingan yang tolol” adalah puncak kerusakan akhlak, degradasi nalar dan kemandulan akal sehat. Rocky Gerung secara sadar sedang berusaha menghasut publik dengan kata-kata yang sangat menghina, tendensius dan nirbudi pekerti,” jelas Hasto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

22 Titik Bencana Landa Manggarai Barat di Februari 2024, Warga Diminta Waspada
Wolobobo Ngada Festival Masuk KEN 2024, Fokus Promosi Kopi Arabika Bajawa
HUT ke-21 Manggarai Barat: Impian ‘Mabar Mantap’ hanya Jadi Pemanis Kampanye
Dulu Berjaya Kini Layu Menguning Terkena Penyakit, Jerit Petani Pisang di Manggarai Barat
Layanan Transportasi Online Maxim Hadir di Lobalain, Rote Ndao NTT
Musik Kencang Ganggu Warga, Warkop Dekat Polres Mabar di Labuan Bajo Ditegur Polisi
Usai Pemilu 2024, Presiden Jokowi Bukan Kemungkinan Stop Penyaluran Bansos Beras
Kemenparekraf Gelar Rakornas Pemasaran Pariwisata di Pontianak, Dorong Sinergi dan Inovasi Menuju Target 2024
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 13:06 WIB

22 Titik Bencana Landa Manggarai Barat di Februari 2024, Warga Diminta Waspada

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:38 WIB

Wolobobo Ngada Festival Masuk KEN 2024, Fokus Promosi Kopi Arabika Bajawa

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:37 WIB

HUT ke-21 Manggarai Barat: Impian ‘Mabar Mantap’ hanya Jadi Pemanis Kampanye

Sabtu, 24 Februari 2024 - 12:39 WIB

Layanan Transportasi Online Maxim Hadir di Lobalain, Rote Ndao NTT

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:52 WIB

Musik Kencang Ganggu Warga, Warkop Dekat Polres Mabar di Labuan Bajo Ditegur Polisi

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:30 WIB

Usai Pemilu 2024, Presiden Jokowi Bukan Kemungkinan Stop Penyaluran Bansos Beras

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:16 WIB

Kemenparekraf Gelar Rakornas Pemasaran Pariwisata di Pontianak, Dorong Sinergi dan Inovasi Menuju Target 2024

Jumat, 23 Februari 2024 - 07:56 WIB

Perpres Publisher Rights Atur Kerja Sama Publisher dan Platform Media Sosial

Berita Terbaru