Din Syamsuddin Desak Satgasus Merah Putih Pimpinan Ferdy Sambo Dibubarkan!

Selasa, 8 November 2022 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin meminta agar Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Merah Putih segera dibubarkan.

Hal itu disampaikan Din Syamsuddin menyoroti penetapan eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka dalam kasus penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Diketahui, Ferdy Sambo sendiri pernah memimpin Satgasus Merah Putih.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Din, keberadaan Satgasus Merah Putih rentan terhadap praktik mafia dan juga berpotensi akan menjadi lembaga yang super body.

“Keberadaan Satgassus di tubuh Polri yang disinyalir menjadi super body dan rentan terhadap mafia adalah berbahaya karena dapat menghalangi penegakan keadilan dan membuka jalan bagi kezaliman (lawan dari keadilan),” kata Din Syamsuddin dalam rilisnya yang diterima Tajukflores.com, Kamis (11/8).

Baca Juga:  Kronologi Anak Pj Gubernur Papua Pegunungan Tewas di Kamar Kos, Ditemukan Tanda Kekerasan Seksual

“Saya sependapat bahwa Satgasus semacam itu harus dibubarkan karena tidak diperlukan,” lanjut Din.

Din mengungkapkan, dugaan bahwa Satgassus ini berhubungan dengan kasus pelanggaran hukum seperti pembunuhan anggota Laskar FPI, praktik judi online, dan pembunuhan Brigadir J ialah suatu yang sangat menyedihkan.

“Kalau itu nanti terbukti maka akan merupakan malapetaka nasional,” ungkap Din.

Sementara itu, terkait kasus pembunuhan Brigadir J yang melibatkan Ferdy Sambo sebagai tersangka, Din sangat menyayangkannya. 

Bagi dia, keterlibatan Ferdy Sambo yang merupakan seorang aparat penegak hukum dalam masalah ini ialah sesuatu yang sangat memprihatinkan.

Baca Juga:  Resmi Tersangka, Kapten Kapal Cantika Express 77 Dijerat Pasal Berlapis

“Sungguh sangat memprihatinkan, bahwa aparat penegak hukum melakukan pelanggaran hukum itu sendiri. Jika hal ini benar terjadi maka akan meruntuhkan sendi Negara Indonesia yang berdasarkan hukum,” ungkap Din.

Din menjelaskan, tersingkapnya keterlibatan aparat penegak hukum seperti Ferdy Sambo dalam kasus Brigadir J ini bisa jadi akan membuka kotak pandora dari prilaku penegak hukum itu sendiri.

“Proses penanganan kasus tersebut memang terkesan dramatis. Selain memakan waktu lama juga proses tersebut penuh dalih yg kontroversial dan artifisial. Penanganannya terkesan sangat berhati-hati karena mungkin sensitif dan bisa membuka kotak pandora penegakan hukum yg menyimpan misteri,” ujar Din.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

Kasus Bullying Binus School, Pakar: Bukti Minimnya Pendidikan Karakter di Sekolah
Miris! Akses Jalan Rusak, Warga Manggarai Barat Terpaksa Ditandu untuk Berobat ke Puskesmas
Perpres Publisher Rights Atur Mekanisme Bagi Hasil, Tak Atur Perusahaan Pers
Nasib Dede Sunandar dan Sederet Komedian yang Terancam Gagal Lolos Jadi Anggota Dewan
Kemendikbudristek Pantau Kasus Perundungan di Binus School, Pastikan Penerapan Sanksi
Presiden Jokowi Tegaskan Perpres Publisher Rights Bukan untuk Membatasi Kebebasan Pers
Ketahui 3 Poin Utama dalam Perpres Publisher Rights yang Diteken Jokowi
Kasus Perundungan di Binus School, Anggota DPR Minta Legolas Rompies dan Geng Tai Ditindak Tegas
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:49 WIB

Kasus Bullying Binus School, Pakar: Bukti Minimnya Pendidikan Karakter di Sekolah

Rabu, 21 Februari 2024 - 18:00 WIB

Perpres Publisher Rights Atur Mekanisme Bagi Hasil, Tak Atur Perusahaan Pers

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:43 WIB

Nasib Dede Sunandar dan Sederet Komedian yang Terancam Gagal Lolos Jadi Anggota Dewan

Selasa, 20 Februari 2024 - 20:34 WIB

Kemendikbudristek Pantau Kasus Perundungan di Binus School, Pastikan Penerapan Sanksi

Selasa, 20 Februari 2024 - 20:25 WIB

Presiden Jokowi Tegaskan Perpres Publisher Rights Bukan untuk Membatasi Kebebasan Pers

Selasa, 20 Februari 2024 - 19:16 WIB

Ketahui 3 Poin Utama dalam Perpres Publisher Rights yang Diteken Jokowi

Selasa, 20 Februari 2024 - 18:58 WIB

Kasus Perundungan di Binus School, Anggota DPR Minta Legolas Rompies dan Geng Tai Ditindak Tegas

Selasa, 20 Februari 2024 - 18:31 WIB

Jokowi Teken Perpres Publisher Rights, Dukung Jurnalisme Berkualitas dan Industri Media Berkelanjutan

Berita Terbaru

Ilustrasi pupuk

Nasional

Mentan Pastikan Distribusi Pupuk Subsidi Tak Dipersulit

Rabu, 21 Feb 2024 - 22:16 WIB