Gara-gara Putus Cinta, Siswi SMA Datangi RS Minta Disuntik Mati

Rabu, 2 Januari 2019 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang remaja berinisial L (18) mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah R Syamsudin SH Kota Sukabumi, Jawa Barat meminta untuk disuntik mati, Kamis (31/1/2019). Remaja yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas itu diduga frustasi gara-gara cintanya kandas.

Saat tiba di RS Syamsudin, warga Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi itu langsung masuk ke ruang instalasi gawat darurat (IGD), minta ke petugas medis untuk disuntik mati.

“Saat kami menanyakan apa alasannya, perempuan tersebut mengaku baru putus dengan pacarnya,” kata Humas RSUD R Syamsudin SH Wahyu Handriana di Sukabumi, Kamis (31/1/2019), seperti dilansir Antara.

Wahyu menjelaskan jika L mendatangi RS seoran diri. Petugas yang mendengar keinginan dari L tersebut langsung dibuat kaget dan mengamankannya ke ruang khusus.

Di ruangan itu L bercerita panjang lebar perihal keinginannya agar disuntik mati. Mendengar keluh kesah dari L, akhirnya disimpulkan bahwa dirinya tengah depresi akibat putus cinta.

Akhirnya petugas rumah sakit pun berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mencari tahu keberadaan keluarganya sebagai antisipasi mencegah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga:  3 Pria dari 1 Keluarga Ditemukan Meninggal di Pantai Lalendo Kupang

“Kami pernah juga menangani kasus seperti ini, jadi pihak rumah sakit memutuskan untuk melakukan pendampingan terhadap L disamping juga berkoordinasi dengan polisi untuk diawasi,” tambahnya.

Wahyu mengatakan, yang dikhawatirkan L bertindak nekat apalagi tengah depresi, sehingga pengawasan ketat, baik dari kepolisian dan orang tuanya perlu dilakukan, jangan sampai terjadi sesuatu terhadap dirinya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

Kasus Bullying Binus School, Pakar: Bukti Minimnya Pendidikan Karakter di Sekolah
Miris! Akses Jalan Rusak, Warga Manggarai Barat Terpaksa Ditandu untuk Berobat ke Puskesmas
Perpres Publisher Rights Atur Mekanisme Bagi Hasil, Tak Atur Perusahaan Pers
Nasib Dede Sunandar dan Sederet Komedian yang Terancam Gagal Lolos Jadi Anggota Dewan
Kemendikbudristek Pantau Kasus Perundungan di Binus School, Pastikan Penerapan Sanksi
Presiden Jokowi Tegaskan Perpres Publisher Rights Bukan untuk Membatasi Kebebasan Pers
Ketahui 3 Poin Utama dalam Perpres Publisher Rights yang Diteken Jokowi
Kasus Perundungan di Binus School, Anggota DPR Minta Legolas Rompies dan Geng Tai Ditindak Tegas
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:49 WIB

Kasus Bullying Binus School, Pakar: Bukti Minimnya Pendidikan Karakter di Sekolah

Rabu, 21 Februari 2024 - 18:00 WIB

Perpres Publisher Rights Atur Mekanisme Bagi Hasil, Tak Atur Perusahaan Pers

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:43 WIB

Nasib Dede Sunandar dan Sederet Komedian yang Terancam Gagal Lolos Jadi Anggota Dewan

Selasa, 20 Februari 2024 - 20:34 WIB

Kemendikbudristek Pantau Kasus Perundungan di Binus School, Pastikan Penerapan Sanksi

Selasa, 20 Februari 2024 - 20:25 WIB

Presiden Jokowi Tegaskan Perpres Publisher Rights Bukan untuk Membatasi Kebebasan Pers

Selasa, 20 Februari 2024 - 19:16 WIB

Ketahui 3 Poin Utama dalam Perpres Publisher Rights yang Diteken Jokowi

Selasa, 20 Februari 2024 - 18:58 WIB

Kasus Perundungan di Binus School, Anggota DPR Minta Legolas Rompies dan Geng Tai Ditindak Tegas

Selasa, 20 Februari 2024 - 18:31 WIB

Jokowi Teken Perpres Publisher Rights, Dukung Jurnalisme Berkualitas dan Industri Media Berkelanjutan

Berita Terbaru

Ilustrasi pupuk

Nasional

Mentan Pastikan Distribusi Pupuk Subsidi Tak Dipersulit

Rabu, 21 Feb 2024 - 22:16 WIB