Israel Kerahkan Drone Pembunuh dan Robot Canggih Buru Pergerakan Hamas di Terowongan

Sabtu, 18 November 2023 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terowongan bawah tanah Hamas telah digambarkan sebagai

Terowongan bawah tanah Hamas telah digambarkan sebagai "Metro Gaza" oleh pihak berwenang Israel. Photograph:(AFP)

Jakarta – Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menggunakan drone pembunuh dan anjing pelacak untuk mendeteksi pergerakan Hamas di terowongan bawah tanah di Jalur Gaza. Anjing robot yang digunakan bernama Oketz dan Samur.

Robot canggih ini telah dilatih untuk melacak terowongan sepanjang 500 kilometer di bawah Gurun Negev di Israel.

Menurut Wion, terowongan-terowongan bawah tanah Hamas ini telah digambarkan sebagai “Metro Gaza” oleh pihak berwenang Israel dan telah lama menjadi sumber kecemasan bagi pasukan Israel.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu drone pembunuh dan robot anjing pelacak, IDF juga menggunakan radar penembus tanah dan detektor gravitasi untuk memetakan sistem terowongan Hamas yang memiliki panjang lebih dari 500 kilometer di bawah Gaza.

Israel juga membentuk pasukan insinyur tempur yang disebut Yahalom untuk menemukan dan menghancurkan terowongan-terowongan tersebut. Pasukan ini bekerja sama dengan unit Samur dan Oketz untuk memastikan keberhasilan operasi.

Baca Juga:  Kronologi Tewasnya Dini Sera Afrianti Usai Dianiaya Anak Anggota DPR RI dari NTT

Terowongan-terowongan Gaza ini telah berkembang menjadi infrastruktur yang beragam. Sebagian besar terowongan ini berada di bawah bangunan sipil dan memiliki titik keluar/masuk di daerah sipil.

Pasukan darat Israel juga dilatih untuk menemukan dan menutup ventilasi udara dan jalan keluar yang mengarah ke lubang terowongan.

Dalam menghadapi kompleksitas situasi ini, IDF berupaya mengatasi ancaman terowongan Hamas dengan menggunakan teknologi dan unit-unit spesialis yang terlatih. Tujuannya adalah untuk melindungi warga Israel dan menghancurkan infrastruktur terowongan Hamas yang digunakan untuk serangan dan penyergapan.

Terowongan-terowongan ini merupakan tantangan yang signifikan bagi pasukan Israel, dan mereka terus berupaya mengatasi ancaman ini dengan menggunakan teknologi dan taktik yang inovatif.

Terowongan Gaza

Menurut mantan brigadir jenderal militer Israel, Amir Avivi, “Ada seluruh kota di Gaza di bawahnya dengan kedalaman 40-50 meter. Ada bunker, markas, dan tempat penyimpanan, dan tentu saja, terowongan-terowongan itu terhubung dengan lebih dari seribu posisi peluncuran roket.”

Baca Juga:  Bangkai Ikan Paus Sepanjang 12 Meter Ditemukan Warga NTT Terdampar di Pantai

“Ini adalah situasi yang sangat rumit, dan saya tidak berbicara tentang jumlah korban tewas atau jumlah yang diculik, yaitu infrastruktur kota yang lebih rendah, terowongan-terowongan, adalah situasi yang sangat rumit,” kata Omri Attar, seorang mayor cadangan di brigade operasi khusus.

Hamas diyakini telah menggali beberapa jaringan terowongan Gaza beberapa dekade yang lalu, pada pertengahan tahun 1990-an. Menurut laporan, terowongan-terowongan ini telah berkembang menjadi infrastruktur yang beragam. Sebagian besar terowongan ini membentang di bawah bangunan sipil dan memiliki titik keluar/masuk di wilayah sipil.

Reuters melaporkan bahwa pasukan darat Israel juga telah dilatih untuk menemukan dan menutup ventilasi udara dan pintu keluar yang mengarah ke lubang terowongan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Robintinus Gun

Editor : Alex K

Berita Terkait

Meninggal Dunia, Ini Kesan Andreas Pareira tentang Sosok Marselis Sarimin
Digelar pada 27 November, Simak Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak 2024
Warga Sumba Kerap Bikin Ulah di Bali, Tetua: Fokus Cari Makan, Jangan Kayak Orang Hebat!
Komisi II DPR Sebut Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar pada November
22 Titik Bencana Landa Manggarai Barat di Februari 2024, Warga Diminta Waspada
Wolobobo Ngada Festival Masuk KEN 2024, Fokus Promosi Kopi Arabika Bajawa
HUT ke-21 Manggarai Barat: Impian ‘Mabar Mantap’ hanya Jadi Pemanis Kampanye
Dulu Berjaya Kini Layu Menguning Terkena Penyakit, Jerit Petani Pisang di Manggarai Barat
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Februari 2024 - 22:29 WIB

Meninggal Dunia, Ini Kesan Andreas Pareira tentang Sosok Marselis Sarimin

Rabu, 28 Februari 2024 - 15:32 WIB

Warga Sumba Kerap Bikin Ulah di Bali, Tetua: Fokus Cari Makan, Jangan Kayak Orang Hebat!

Rabu, 28 Februari 2024 - 12:54 WIB

Komisi II DPR Sebut Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar pada November

Selasa, 27 Februari 2024 - 13:06 WIB

22 Titik Bencana Landa Manggarai Barat di Februari 2024, Warga Diminta Waspada

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:38 WIB

Wolobobo Ngada Festival Masuk KEN 2024, Fokus Promosi Kopi Arabika Bajawa

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:37 WIB

HUT ke-21 Manggarai Barat: Impian ‘Mabar Mantap’ hanya Jadi Pemanis Kampanye

Selasa, 27 Februari 2024 - 09:54 WIB

Dulu Berjaya Kini Layu Menguning Terkena Penyakit, Jerit Petani Pisang di Manggarai Barat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 12:39 WIB

Layanan Transportasi Online Maxim Hadir di Lobalain, Rote Ndao NTT

Berita Terbaru