Jenazah Uskup Agung Ende Mgr Vincentius Sensi Potokota Dimakamkan di Ndona

Senin, 20 November 2023 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Uskup Agung Ende, Mgr Vincentius Sensi Potokota meninggal dunia pada Minggu malam, 19 November 2023. Foto Sesawi

Uskup Agung Ende, Mgr Vincentius Sensi Potokota meninggal dunia pada Minggu malam, 19 November 2023. Foto Sesawi

Ende – Uskup Agung Ende, Mgr Vincentius Sensi Potokota tutup usia. Almarhum meninggal dunia pada usia 72 tahun setelah berjuang melawan sakit di RS Carolus, Jakarta pada Minggu malam, 19 November 203.

Rencananya, jenazah Mgr Vincentius Sensi Potokota akan diberangkatkan ke Ende, Flores, Nusa Tenggra Timur pada Selasa, 21 November 2023.

Berdasarkan agenda pemakaman yang diterima, jenazah Mgr Vincentius Sensi tiba di Bandara Haji Hasan Aroebusman Ende pada Selasa pagi. Setelah upacara penerimaan di bandara sekitar pukul 11. 00 Wita, selanjutnya, jenazah almarhum dibawa ke Gereja Katedral Ende.

Kemudian, misa requiem jenazah Mgr Vincencius Sensi Potokota akan digelar di Katedral Ende pada pukul 17.00 Wita. Misa Requiem kembali digelar pada Rabu, 22 November 2023 pada pukul 17.00 Wita.

Sesuai rencana, jenazah Mgr Vincencius Sensi akan dimakamkan di Ndona, lokasi tempat pemakaman uskup dan para imam pada Kamis, 23 November 2023.

Dalam agenda yang ada, sebelum diberangkatkan ke Ndoa, terlebih dahulu dilakukan ibadah pelepasan jenazah di Katedral Ende pada pukul 09.00 Wita.

Kemudian, setelah misa, pada pukul 12.00 Wita, jenazah Mgr Vincencius Sensi Potokota diberangkatkan ke Ndona untuk dimakamkan.

Baca Juga:  Mantan Gubernur Papua Lukas Enembe Meninggal Dunia di RSPAD Gatot Soebroto

Sekedar informasi, Mgr Vincetius sebelum menjadi Uskup Agung Ende pada 14 April 2007 sempat menjadi Uskup di Keuskupan Maumere pada 14 Desember 2005 setelah pemekaran dari Keuskupan Agung Ende selama dua tahun.

Mgr Vincetius Sensi Potokota selama menjadi Uskup di Keuskupan Maumere memiliki komitmen untuk menolak hukuman mati termasuk dalam kasus tiga terpidana mati asal Pulau Flores Fabianus Tibo, Dominggus da Silva dan Marinus Riwu pada September 2006.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

Meninggal Dunia, Ini Kesan Andreas Pareira tentang Sosok Marselis Sarimin
Digelar pada 27 November, Simak Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak 2024
Warga Sumba Kerap Bikin Ulah di Bali, Tetua: Fokus Cari Makan, Jangan Kayak Orang Hebat!
Komisi II DPR Sebut Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar pada November
22 Titik Bencana Landa Manggarai Barat di Februari 2024, Warga Diminta Waspada
Wolobobo Ngada Festival Masuk KEN 2024, Fokus Promosi Kopi Arabika Bajawa
HUT ke-21 Manggarai Barat: Impian ‘Mabar Mantap’ hanya Jadi Pemanis Kampanye
Dulu Berjaya Kini Layu Menguning Terkena Penyakit, Jerit Petani Pisang di Manggarai Barat
Berita ini 226 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Februari 2024 - 22:29 WIB

Meninggal Dunia, Ini Kesan Andreas Pareira tentang Sosok Marselis Sarimin

Rabu, 28 Februari 2024 - 15:32 WIB

Warga Sumba Kerap Bikin Ulah di Bali, Tetua: Fokus Cari Makan, Jangan Kayak Orang Hebat!

Rabu, 28 Februari 2024 - 12:54 WIB

Komisi II DPR Sebut Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar pada November

Selasa, 27 Februari 2024 - 13:06 WIB

22 Titik Bencana Landa Manggarai Barat di Februari 2024, Warga Diminta Waspada

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:38 WIB

Wolobobo Ngada Festival Masuk KEN 2024, Fokus Promosi Kopi Arabika Bajawa

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:37 WIB

HUT ke-21 Manggarai Barat: Impian ‘Mabar Mantap’ hanya Jadi Pemanis Kampanye

Selasa, 27 Februari 2024 - 09:54 WIB

Dulu Berjaya Kini Layu Menguning Terkena Penyakit, Jerit Petani Pisang di Manggarai Barat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 12:39 WIB

Layanan Transportasi Online Maxim Hadir di Lobalain, Rote Ndao NTT

Berita Terbaru