Kasus Guru Ajak Siswi Threesome, Andreas Pareira Soroti Rekrutmen Guru

Minggu, 11 Agustus 2019 - 22:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi X DPR yang menangani bidang pendidikan Andreas H Pareira mengecam kasus asusila yang melibatkan seorang guru perempuan bernama Ni Made Sri Novi Darmaningsih (29) di Buleleng, Bali.

Sri Novi diduga mengajak siswinya melakukan threesome atau berhubungan intim bertiga dengan pacarnya, AA Putu Wartayasa (36).

“Peristiwa ini merupakan peristiwa amoral yang tidak biasa. Apalagi ini oleh seorang guru yang seharusnya mendidik, melindungi muridnya,” kata Andreas kepada Tajukflores.com di Jakarta, Jumat (8/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Andreas, kejadian ini dan juga seringnya terjadin peristiwa-peristiwa asusila yang dilakukan guru terhadap murid mengindikasikan adanya ketidakberesan dalam rekrutmen tenaga pendidik. 

Baca Juga:  Bantuan Hukum Gratis, LBH Manggarai Raya dan Karutan Ngada Teken MoU

Dia juga mengatakan agar kejadian menjadikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), khususnya Dirjen Dikdasmen untuk memperhatikan dan memperbaiki sistem rekrutmen guru.

Mengingat intensitas pertemuan guru dan yang relatif tinggi agar kejadian-kejadian penyimpangan, kekerasan seksual oleh guru terhadap murid bisa dihindari.

“Agar aspek-aspek kejiwaan dan mentalitas seksual juga menjadi bagian yang perlu dites,” jelas politikus PDIP ini. 

Baca Juga:  Mantap, Kampung Adat Wae Rebo Dapat Penghargaan dari CTDA 2022

Peristiwa yanh menimpa korban itu terjadi Sabtu (26/10) pukul 14.30 Wita di kos-kosan di Jl Sahadewa, Singaraja. 

Saat itu korban diminta untuk melihat Novi dan Putu berhubungan intim, kemudian korban yang duduk di tepi kasur milik gurunya itu pun mulai diraba-raba hingga akhirnya terjadi persetubuhan oleh Putu.

Perbuatan bejat guru bahasa Indonesia itu pun terkuak usai kabar itu ramai dibahas di sekolah. Hingga akhirnya, orang tua korban melaporkannya ke polisi. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

Berita Terkait

Profil Pendeta Mell Atok yang Sebut Mualaf Dondy Tan sebagai Anak Setan
Heboh Kasus Plagiat Prof Kumba Digdowiseiso, Kemendikbudristek Bakal Evaluasi Jurnal Ilmiah yang Sudah Terbit
Ledek Israel, Menlu Iran Anggap Serangan Drone seperti Mainan Anak-Anak
Dikenakan Wajib Lapor, Polres Mabar Panggil Guru dan Orang Tua Pelajar SMK Terlibat Tawuran di Labuan Bajo
Mualaf Daud Kim Buka Suara Soal Tudingan Galang Donasi Bangun Masjid di Korsel Demi Konten
Begini Langkah Polres Mabar Cegah Tawuran Pelajar di Labuan Bajo
Permintaan Maaf Belum Berbuah Kepastian, Nasib 249 Nakes Manggarai yang Dipecat Ada di Tangan Bupati Hery Nabit
BKN Tegaskan Tak Ada Pendataan Ulang Non-ASN Tahun 2024
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 April 2024 - 11:04 WIB

Quote Hari Kartini 2024: 16 Ide Ucapan Hari Kartini di Media Sosial yang Menarik dan Berkesan

Sabtu, 20 April 2024 - 07:05 WIB

Link Download PDF Trik Konten TikTok dari 0 sampai FYP

Sabtu, 20 April 2024 - 06:24 WIB

Cara Internet Gratis Seumur Hidup tanpa Aplikasi Terbaru 2024

Sabtu, 20 April 2024 - 05:31 WIB

Cara Menyambungkan WiFi Indihome ke HP Tanpa Password

Sabtu, 20 April 2024 - 05:07 WIB

Cara Internetan Gratis dengan Bluetooth Terbaru 2024

Sabtu, 20 April 2024 - 04:43 WIB

Cara Menghilangkan Iklan di HP Android yang Tiba-tiba Muncul Tanpa Aplikasi Terbaru 2024

Jumat, 19 April 2024 - 23:43 WIB

Contoh Doa Memperingati Hari Kartini di Sekolah Lengkap dengan File PDF

Jumat, 19 April 2024 - 12:57 WIB

Cara Klaim Saldo Dana dari Pemerintah Rp 700 Ribu via Kartu Prakerja Pakai NIK dan KTP, Login di prakerja.go.id

Berita Terbaru