Kasus Tanah Catut Nama Kapolres Rote Ndao, Pria Diciduk

Selasa, 17 Oktober 2023 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Rote Ndao di Pulau Rote, NTT menangkap dan menahan Robby Dance Henuk, seorang pria di daerah itu yang diduga melakukan penipuan dan pemerasan dengan mencatut nama Kapolres Rote Ndao.

“Kami lakukan penahanan terhadap yang bersangkutan berdasarkan laporan Polisi Nomor : LP/12/II/2020/NTT/Res Rote Ndao Tanggal 18 Februari 2020 tentang tindak pidana pemerasan dan atau penipuan,” kata Kasubag Humas Polres Rote Ndao Aipda Anam Nurcahyo saat dihubungi dari Kupang, Rabu (19/2) malam.

Kasus penangkapan terhadap pelaku bermula ketika Polres setempat menangani permasalahan kasus jual beli tanah yang dilakukan oleh korban Yakit Yacobis Feoh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melihat kesempatan itu pelaku mencari kesempatan dengan mencatut nama Kapolres Rote Ndao untuk mendapatkan uang senilai Rp10 juta.

Baca Juga:  Tak Lolos Seleksi, Natalius Pigai Akan Gugat Pansel KPK ke PTUN

Pelaku berjanji uang itu akan diserahkan ke Kapolres Rote Ndao dengan tujuan agar permasalahan jual beli tanah itu tak diperpanjang. Pelaku pun meminta uang tersebut dengan nada yang memaksa.

“Keesokan harinya tanggal 17 pelaku kembali menelpon korban dan memaksanya untuk segera memberikan uangnya sebab kalau tidak pelaku segera meminta Polres Rote Ndao melanjutkan kasus tersebut,” tambah dia.

Merasa terancam korban pun segera mengantar uang itu ke rumah pelaku. Walaupun hanya ada Rp10 juta dari yang diminta Rp15 juta pelaku berlalih akan menambahkan uang tersebut dari uang pribadinya karena ia berniat membantu.

Pelaku bersama korban pun menuju ke rumah jabatan Kapolres Rote Ndao dengan alasan mau menyerahkan uang itu ke Kapolres agar kasus jual beli tanah dianggap telah selesai.

Baca Juga:  Live Bugil di Medsos, Selebgram Cantik RR Raup Untung Rp50 Juta Sebulan

Namun, saat sudah dekat dengan rumah jabatan, korban diminta pelaku membeli rokok di warung tak jauh dari rumah Kapolres.

“Tetapi saat korban sedang membeli rokok tiba-tiba pelaku datang menghampiri korban dan mengatakan bahwa uang itu sudah dikasih ke Kapolres, dan Kapolres meminta korban segera pulang. Padahal pelaku sama sekali tak bertemu dengan Kapolres,” tambah dia.

Pelaku, kata Anam, dikenakan Pasal 368 ayat (1) dan atau Pasal 378 KUHP tentang Pemerasan dan atau Penipuan, dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.

Sejumlah barang bukti juga sudah diamankan. Sementara pelaku saat ini sudah ditahan terhitung mulai Selasa (19/2) sampai dengan sembilan Maret 2020.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

Ibu Muda di Labuan Bajo Tertembak OTK Saat Berbelanja di Toko Central
Duh, Calon Pastor di Ngada NTT Cabuli Siswa SMP di Asrama Sekolah, Kini Diburu Polisi
Sindikat Pornografi Anak LGBT Dibongkar FBI di Bandara Soetta, Ini Respon Kemen PPPA
Polisi dan FBI Ungkap Jaringan Internasional Pornografi Anak LGBT di Bandara Soetta
Guru Besar UGM Beri Petunjuk ke AHY Kalau Punya Nyali Berantas Mafia Tanah
Fakta-Fakta Kasus Perundungan ‘Geng Tai’ di Binus School, Praktik Terlarang 9 Generasi
Jejak Kelam Geng Tai di Binus School, Anak Vincent Rompies Diduga Terlibat Kasus Perundungan
Kejam! ART Asal NTT di Jakarta Disekap Majikan, Ini Kondisinya Sekarang
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 13:06 WIB

22 Titik Bencana Landa Manggarai Barat di Februari 2024, Warga Diminta Waspada

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:38 WIB

Wolobobo Ngada Festival Masuk KEN 2024, Fokus Promosi Kopi Arabika Bajawa

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:37 WIB

HUT ke-21 Manggarai Barat: Impian ‘Mabar Mantap’ hanya Jadi Pemanis Kampanye

Sabtu, 24 Februari 2024 - 12:39 WIB

Layanan Transportasi Online Maxim Hadir di Lobalain, Rote Ndao NTT

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:52 WIB

Musik Kencang Ganggu Warga, Warkop Dekat Polres Mabar di Labuan Bajo Ditegur Polisi

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:30 WIB

Usai Pemilu 2024, Presiden Jokowi Bukan Kemungkinan Stop Penyaluran Bansos Beras

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:16 WIB

Kemenparekraf Gelar Rakornas Pemasaran Pariwisata di Pontianak, Dorong Sinergi dan Inovasi Menuju Target 2024

Jumat, 23 Februari 2024 - 07:56 WIB

Perpres Publisher Rights Atur Kerja Sama Publisher dan Platform Media Sosial

Berita Terbaru