Kerumunan Warga Masih Marak di NTT, Ombudsman Minta Polisi Tindak Tegas

Kamis, 4 Juni 2020 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Darius Beda Daton, menyoroti masih maraknya aktivitas warga yang berkerumun di berbagai daerah di NTT di tengah ancaman coronavirus baru (COVID-19) yang merebak di mana-mana.

“Di Alor, Kota Kupang, Labuan Bajo, masih kita temukan aktivitas warga yang berkerumun, ini kondisi yang sangat disayangkan di tengah seruan social distancing untuk mencegah COVID-19,” kata Darius di Kupang, Senin (6/4).

Darius mencontohkan kerumunan itu seperti yang dilakukan ribuan warga di bandara dalam acara penjemputan seorang peserta Liga Dangdut (LIDA-2020) dari daerah setempat pada Sabtu (4/4) lalu.

Menurut dia, kegiatan tersebut sangat disayangkan karena dilakukan pada saat seperti ini apalagi diketahui melibatkan oknum pejabat publik yakni Ketua DPRD di daerah setempat.

“Pejabat publik kita di daerah sendiri belum menjadi contoh. Kita melarang warga ke luar rumah tapi kita sendiri menyelenggarakan keramaian. Ini kurang patut,” katanya.

“Saya sudah melaporkan hal tersebut ke Wakil Kepolisian Daerah NTT Brigjen Polisi Johanis Asadoma, dan beliau bilang sudah menerima laporan dan akan menindak tegas setelah diperiksa,” katanya.

Ia mengatakan, pemandangan kerumunan warga juga masih terlihat saat mereka beraktivitas di Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang seperti pada Minggu (5/4) pagi.

Baca Juga:  Langgar Aturan, KPU Manggarai Barat Pastikan 1 TPS Lakukan PSU Pilpres

Selain itu, ratusan penumpang kapal Pelni yang berdesak-desakan saat bersandar di Pelabuhan Laut Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, pada Minggu (5/4) malam.

Menurut Beda Daton, mestinya Kepala Kepolisian Resor di masing-masing daerah harus bisa membubarkan kerumunan massa sebagaimana maklumat Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Idham Azis.

“Banyak orang yang masih tidak peduli, karena itu gerakan social distancing ini perlu pengawasan dan ketegasan dari yang berwenang,” katanya menegaskan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

Dahsyatnya Badai Tornado Hantam Rancaekek Bandung, Begini Analisis BRIN
Semarak HUT Manggarai Barat ke-21, Pemda Gelar Pasar Murah 15 Ton Beras
Menpan RB: Pemindahan ASN ke IKN Dilakukan Bertahap, Perhatikan Kompetensi dan Hunian
Kasus Bullying Binus School, Pakar: Bukti Minimnya Pendidikan Karakter di Sekolah
Miris! Akses Jalan Rusak, Warga Manggarai Barat Terpaksa Ditandu untuk Berobat ke Puskesmas
Perpres Publisher Rights Atur Mekanisme Bagi Hasil, Tak Atur Perusahaan Pers
Nasib Dede Sunandar dan Sederet Komedian yang Terancam Gagal Lolos Jadi Anggota Dewan
Kemendikbudristek Pantau Kasus Perundungan di Binus School, Pastikan Penerapan Sanksi
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 12:06 WIB

Dahsyatnya Badai Tornado Hantam Rancaekek Bandung, Begini Analisis BRIN

Kamis, 22 Februari 2024 - 11:23 WIB

Menpan RB: Pemindahan ASN ke IKN Dilakukan Bertahap, Perhatikan Kompetensi dan Hunian

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:49 WIB

Kasus Bullying Binus School, Pakar: Bukti Minimnya Pendidikan Karakter di Sekolah

Rabu, 21 Februari 2024 - 18:00 WIB

Perpres Publisher Rights Atur Mekanisme Bagi Hasil, Tak Atur Perusahaan Pers

Selasa, 20 Februari 2024 - 20:34 WIB

Kemendikbudristek Pantau Kasus Perundungan di Binus School, Pastikan Penerapan Sanksi

Selasa, 20 Februari 2024 - 20:25 WIB

Presiden Jokowi Tegaskan Perpres Publisher Rights Bukan untuk Membatasi Kebebasan Pers

Selasa, 20 Februari 2024 - 19:16 WIB

Ketahui 3 Poin Utama dalam Perpres Publisher Rights yang Diteken Jokowi

Selasa, 20 Februari 2024 - 18:58 WIB

Kasus Perundungan di Binus School, Anggota DPR Minta Legolas Rompies dan Geng Tai Ditindak Tegas

Berita Terbaru