Kota Kupang Zona Merah Covid-19, Masyarakat Diminta Waspada

Rabu, 6 Mei 2020 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) diminta untuk tetap waspada terhadap penyebaran COVID-19 karena daerah itu masih di kategori zona merah.

“Kami berharap masyarakat Kota Kupang untuk tetap waspada dan mengikuti semua aturan protokol kesehatan secara konsisten karena saat ini Kota Kupang masih zona merah COVID-19,” kata juru bicara gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Kota Kupang, Ernest Ludji di Kupang, Jumat, (5/6).

Ernest Ludji mengatakan hal itu terkait pemberlakuan normal baru atau new normal di NTT pada 15 Juni 2020.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ernest,  Kota Kupang tidak termasuk dalam daerah yang menerapkan normal baru pada 15 Juni 2020, karena masih ditemukan adanya kasus transmisi lokal positif COVID-19.

Baca Juga:  Pemerintah Bakal Bangun 530 Rumah Warga Terdampak Badai Seroja di Kupang

Selama masih zona merah demikian Ernest Ludji, masyarakat diminta waspada terhadap penyebaran COVID-19 dengan lebih serius menerapkan protokol kesehatan.

“Dalam status zona merah COVID-19 maka berbagai kegiatan yang menghadirkan masa sebaiknya untuk saat ini dihindari seperti kegiatan ibadah melibatkan umat yang banyak,” ungkap Ernest Lusdji.

Kota Kupang saat ini memiliki 27 kasus COVID-19 dengan jumlah kesembuhan sepuluh orang dan satu meninggal dunia.

Menurut dia, pemerintah Kota Kupang sedang melakukan pengkajian terhadap rencana pemberlakukan new normal, apabila tidak terjadi penambahan kasus COVID-19 dari transmisi lokal yang saat ini telah menyebar di empat kelurahan di ibu kota provinsi berbasis kepulauan ini yaitu Kelurahan Oesapa, Nunleu, Kuanino dan Tuak Daun Merah (TDM).

Baca Juga:  Bawaslu Makassar Bantah Isu Cawapres Gibran Bagi-Bagi Amplop saat Jalan Sehat

“Kasus transmisi lokal di Kota Kupang tersebar di empat kelurahan yang memiliki penduduk yang padat, sehingga potensi penyebaranya COVID-19 lebih cepat, Kami berharap warga Kota Kupang tetap waspada dan terus mengikuti aturan protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran COVID-19,” pungkasnya. (Ant)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

22 Titik Bencana Landa Manggarai Barat di Februari 2024, Warga Diminta Waspada
Wolobobo Ngada Festival Masuk KEN 2024, Fokus Promosi Kopi Arabika Bajawa
HUT ke-21 Manggarai Barat: Impian ‘Mabar Mantap’ hanya Jadi Pemanis Kampanye
Dulu Berjaya Kini Layu Menguning Terkena Penyakit, Jerit Petani Pisang di Manggarai Barat
Layanan Transportasi Online Maxim Hadir di Lobalain, Rote Ndao NTT
Musik Kencang Ganggu Warga, Warkop Dekat Polres Mabar di Labuan Bajo Ditegur Polisi
Usai Pemilu 2024, Presiden Jokowi Bukan Kemungkinan Stop Penyaluran Bansos Beras
Kemenparekraf Gelar Rakornas Pemasaran Pariwisata di Pontianak, Dorong Sinergi dan Inovasi Menuju Target 2024
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 13:06 WIB

22 Titik Bencana Landa Manggarai Barat di Februari 2024, Warga Diminta Waspada

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:38 WIB

Wolobobo Ngada Festival Masuk KEN 2024, Fokus Promosi Kopi Arabika Bajawa

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:37 WIB

HUT ke-21 Manggarai Barat: Impian ‘Mabar Mantap’ hanya Jadi Pemanis Kampanye

Sabtu, 24 Februari 2024 - 12:39 WIB

Layanan Transportasi Online Maxim Hadir di Lobalain, Rote Ndao NTT

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:52 WIB

Musik Kencang Ganggu Warga, Warkop Dekat Polres Mabar di Labuan Bajo Ditegur Polisi

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:30 WIB

Usai Pemilu 2024, Presiden Jokowi Bukan Kemungkinan Stop Penyaluran Bansos Beras

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:16 WIB

Kemenparekraf Gelar Rakornas Pemasaran Pariwisata di Pontianak, Dorong Sinergi dan Inovasi Menuju Target 2024

Jumat, 23 Februari 2024 - 07:56 WIB

Perpres Publisher Rights Atur Kerja Sama Publisher dan Platform Media Sosial

Berita Terbaru