Kronologi Penangkapan Frater TOP, Pelaku Pencabulan Anak Bawah Umur di Seminari Mataloko

Kamis, 7 Maret 2024 - 00:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Ngada menggelar konferensi terkait kasus pencabulan anak bawah umur yang diduga dilakukan tersangka Engelbertus Lowa Sada di Seminari St. Yohanes Berkhmans Mataloko pada Selasa (5/3/2024). Foto: Tribrata

Polres Ngada menggelar konferensi terkait kasus pencabulan anak bawah umur yang diduga dilakukan tersangka Engelbertus Lowa Sada di Seminari St. Yohanes Berkhmans Mataloko pada Selasa (5/3/2024). Foto: Tribrata

Bajawa, Flores – Polres Ngada berhasil menangkap frater TOP bernama Engelbertus Lowa Sada (27), terduga pelaku pencabulan anak di bawah umur di Seminari St. Yohanes Berkhmans Mataloko, Bajawa.

Penangkapan dilakukan di Tebing Tinggi, Sumatera Utara, setelah sebelumnya Engelbertus Lowa Sada masuk dalam daftar buronan (DPO) Polres Ngada.

Kasat Reskrim Polres Ngada, AKP. I Ketut Setiyasa, S.H., menjelaskan kronologi penangkapan Engelbertus dalam konferensi pers yang diadakan pada Selasa (5/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Informasi keberadaan ELS di Tebing Tinggi diperoleh dari anggota Polres Tebing Tinggi. Tersangka diamankan pada tanggal 28 Februari 2024 di sel Unit Pidum Polres Tebing Tinggi,” ungkap AKP. I Ketut Setiyasa.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Kunjungi Daratan Flores dan Sabu Raijua Pekan Ini

Frater TOP Engelbertus diketahui telah melarikan diri ke Riau selama dua bulan setelah melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur di Seminari St. Yohanes Berkhmans Mataloko.

Polres Ngada menerima informasi dari anggota Polres Tebing Tinggi, Sumatera Utara, bahwa tersangka berada di pastoran Tebing Tinggi.

Tersangka, yang juga telah menjadi bapak asuh asrama di pastoran tersebut selama satu minggu, sebelumnya telah berada di Riau selama dua bulan.

Baca Juga:  Serahkan SK, Bupati Ngada Minta Komitmen PPPK Guru dan Tenaga Kesehatan 2023

Setelah koordinasi dan persetujuan, Polres Tebing Tinggi berhasil mengamankan tersangka pada tanggal 28 Februari 2024 di sel Unit Pidum Polres Tebing Tinggi.

Proses penyerahan tersangka dilakukan dengan bantuan dua anggota Sat Reskrim Polres Ngada yang diberangkatkan ke Medan menuju Jakarta. Tersangka kemudian dititipkan di sel tahan Polres Jakarta Barat hingga keesokan hari untuk diterbangkan ke Labuan Bajo.

Pada tanggal 3 Maret 2024, tersangka dan anggota Sat Reskrim Polres Ngada tiba di Labuan Bajo dan selanjutnya menuju Bajawa, Polres Ngada.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Kevindo

Editor : DM

Baca juga berita kami di:

Berita Terkait

Judi Online Tumbuh Subur di Indonesia, Kominfo: Permintaan Tinggi, Suplai Mengalir Deras!
Kejari Sumba Barat Tahan Mantan Kadis PKO Terkait Korupsi Pembangunan Gedung Sekolah SMPN Lamboya
PPATK: Judi Online Kalahkan Kasus Korupsi, Transaksi Mencurigakan Capai Rp600 Triliun!
Selebgram Tiara Aurellie Bongkar Kedok Pajar Setiabudi, Sales Ngaku Pengusaha Tipu Wanita dengan Modus Kencan
HP Diretas untuk Open BO, Selebgram Tiara Aurellie Laporkan Teman Kencannya Pajar Setiabudi ke Polisi
Model Seksi Tiara Aurellie Jadi Korban Penipuan Pajar Setiabudi, Pria Ngaku Pengusaha Ternyata Sales Properti
Usut Pencucian Uang SYL, KPK Periksa Tenri Angka Yasin Limpo
Gerindra Sebut Mahfud MD Omong Kosong dan Game Over Soal Penanganan Kasus Vina Cirebon Unprofessional
Berita ini 403 kali dibaca
logo-footer
Tajuk Flores
Indonesia
Email [email protected]
Telp 088xx-xx23-45xx