Kualitas Udara di Jakarta Nomor 1 Terburuk di Dunia

Jumat, 7 Juni 2024 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kualitas udara di Jakarta

Ilustrasi kualitas udara di Jakarta

Tajukflores.com – Jakarta menjadi kota dengan kualitas udara nomor satu terburuk di dunia pada Jumat (7/6). Tak hanya Jakarta, Indonesia juga menyumbang satu kota lainnya yang masuk dalam daftar 10 besar terburuk, yakni Kota Medan Sumatera Utara yang berada pada urutan ke-10.

Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada Jumat pagi, Indeks Kualitas Udara (AQI) di Jakarta berada di urutan pertama dengan angka 176 atau masuk dalam kategori tidak sehat.

Baca Juga:  Jumlah WNI Bekerja Judi Online di Kamboja Meningkat Pesat, Jadi Perhatian Kemenlu

Angka itu memiliki penjelasan kategori tingkat kualitas udaranya tidak sehat bagi kelompok sensitif karena dapat merugikan manusia ataupun kelompok hewan yang sensitif atau bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan kualitas udara kategori sedang yakni kualitas udaranya yang tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 51-100.

Baca Juga:  Malaysia Tolak Bahasa Indonesia Jadi Bahasa Resmi UNESCO, Ini Kata Kemendikbudristek

Kemudian, kategori baik yakni tingkat kualitas udara yang tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia atau hewan dan tidak berpengaruh pada tumbuhan, bangunan ataupun nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 0-50.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Editor : Nick Tolen

Baca juga berita kami di:

Berita Terkait

Menko PMK Sebut Korban Judi Online Bakal Masuk Data Penerima Bansos
Soal Judi Online, Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Menabung untuk Modal Usaha
Ingin Wujudkan Swasembada Pangan, Kementan Fokus Penanaman Padi dengan Teknologi Tinggi
Inayah Wahid Kecam Keterlibatan NU dalam Kelola Konsesi Tambang, Kritik Kebijakan Pemerintah
BPK Temukan Penyimpangan Rp39,26 Miliar Belanja Perjalanan Dinas PNS, Termasuk di Bapanas
Nadiem Makarim Minta Tambahan Anggaran untuk Kemendikbudristek, Begini Respon Akademisi
KWI Tolak, PP Muhammadiyah Masih Kaji Kebijakan Ormas Agama Ikut Kelola Tambang
Politikus PAN Ini Dorong Pembuatan Kalender Umat Islam Dunia
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:47 WIB

Bukit Doa Watomiten, Surga Tersembunyi di Puncak Lembata

Jumat, 14 Juni 2024 - 18:46 WIB

Kodim 1625/Ngada Gelar Latihan Penanggulangan Bencana Alam Erupsi Gunung Inerie

Jumat, 14 Juni 2024 - 16:05 WIB

Momen Warga Nonton Bola Santai di Tengah Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

Jumat, 14 Juni 2024 - 11:22 WIB

Menko PMK Sebut Korban Judi Online Bakal Masuk Data Penerima Bansos

Kamis, 13 Juni 2024 - 19:16 WIB

Isu Duet Anies dan Kaesang di Pilkada Jakarta 2024, Ini Kata PKS

Kamis, 13 Juni 2024 - 19:06 WIB

Kaesang Sebut Grace Natalie Potensial Dampingi Anies atau Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta

Kamis, 13 Juni 2024 - 12:22 WIB

Soal Judi Online, Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Menabung untuk Modal Usaha

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:55 WIB

KPU Segera Publikasikan Rancangan PKPU Terkait Pencalonan Kepala Daerah

Berita Terbaru

Perhentian Jalan Salib di Bukit Doa Watomiten. Foto kolase: Tajukflores.com/Wisata.io/Facebook Kayo'wuan d'Napolz

Destinasi

Bukit Doa Watomiten, Surga Tersembunyi di Puncak Lembata

Jumat, 14 Jun 2024 - 19:47 WIB