Kuasa Allah Itu Nyata, Gereja Stasi Santo Mikael Simangulampe Terhindar dari Banjir Bandang

Sabtu, 9 Desember 2023 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gereja Stasi Santo Mikael Simangulampe, Paroki St Fidelis Dolok Sanggu, Keuskupan Agung Medan terhindar dari amukan banjir bandang yang menerjang wilayah itu. Foto tangkap layar (Tajukflores.com)

Gereja Stasi Santo Mikael Simangulampe, Paroki St Fidelis Dolok Sanggu, Keuskupan Agung Medan terhindar dari amukan banjir bandang yang menerjang wilayah itu. Foto tangkap layar (Tajukflores.com)

Tajukflores.com – Di tengah duka dan kepedihan akibat tanah longsor dan banjir bandang yang menghantam Desa Simangulampe, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, terdapat sebuah kisah luar biasa yang menunjukkan kuasa Allah itu nyata. Gereja Stasi Santo Mikael Simangulampe, Paroki St Fidelis Dolok Sanggu yang terletak di desa tersebut, terhindar dari amukan banjir bandang yang menghantam wilayah tersebut beberapa hari lalu.

Banjir bandang yang menyertai batu-batu besar hanya sampai di depan gereja tersebut, seolah-olah ada keajaiban yang melindungi Gereja Stasi Santo Mikael Simangulampe dari kehancuran yang meluas akibat bencana alam tersebut.

Warga yang mengalami kehilangan dan kepedihan akibat bencana ini mencatat peristiwa di mana arus banjir dan bebatuan besar yang menerjang Desa Simangulampe berhenti tepat di depan Gereja Katolik Stasi Santo Mikael Simangulampe.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kuasa Allah nyata di tengah bencana alam. Arus batu-batu besar muntahan mulut lembah yang menyembut kuat menghempas Desa Simangulampe tiba-tiba berhenti di depan Gereja Katolik Stasi St Mikael,” demikian disampaikan akun TikTok Uskup Agung Medan, Mgr Kornelius Sipayung, O.F.M. Cap.

Baca Juga:  2 Proyek Irigasi di Manggarai Barat Bermasalah, Pemerintah Dinilai Tak Becus, KPK Mesti Turun Tangan
Gereja Katolik Stasi Santo Mikael Simangulampe
Gereja Stasi Santo Mikael Simangulampe, Paroki St Fidelis Dolok Sanggu, Keuskupan Agung Medan terhindar dari amukan banjir bandang yang menerjang wilayah itu. Foto tangkap layar (Tajukflores.com)

Menurut akun tersebut, batu-batu besar itu tiba-tiba berhenti dan seolah-olah bersujud menghadap rumah Tuhan yang dilindungi oleh Malaikat Agung Mikael.

Sementara kejadian banjir bandang itu sendiri berlangsung selama sekitar 10 menit, memulai awalnya dari luapan air dari sebuah sungai kecil di antara dua bukit di desa tersebut.

“Batu-batu ini berhenti dan sujud menghadap rumah Tuhan yang dilindungi Malaikat Mikael,” lanjut akun tersebut.

Sementara itu, Direktur Perencanaan dan Pengawasan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), menyebutkan bahwa bencana banjir tersebut berakar pada pendangkalan sungai dalam Daerah Aliran Sungai (DAS) Asahan Toba.

Baca Juga:  Jodoh Tak Kemana-mana, Wanita Ini Menikah dengan Pria yang Memberinya Kado di Usia 4 Tahun

Curah hujan yang tinggi di hulu sungai menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya banjir tersebut. Kapasitas pengaliran sungai yang lebih kecil dari debit banjir, ditambah dengan pendangkalan alur sungai, memperparah keadaan.

Adapun titik bencana ada di Sub Sub-DAS Nambunga dengan luas Daerah Tangkapan Air (DTA) adalah 478,28 hektare. Area terdampak banjir merupakan daerah perladangan, pertanian, dan permukiman yang berada bagian hilir sungai.

Hingga saat ini,10 korban longsor dan banjir bandang di Desa Simangulampe belum ditemukan. Diketahui, akibat banjir dan longsor tersebut, 12 orang dinyatakan hilang. Hingga saat ini, baru dua di antaranya yang sudah berhasil ditemukan.

Pembersihan material longsor dan upaya pencarian korban masih terus dilakukan hingga hari ini, Sabtu, 9 Desember 2023.

@mgr.korneliussipayung

#gerejakatoliksimangulampe #bencanaalam #banjirbandangsimangulampe #simangulampeberduka #katolikindonesia #komsoskam #komsoskwi

♬ suara asli – Kornelius Sipayung – Kornelius Sipayung

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Edeline Wulan

Editor : Marcel Gual

Berita Terkait

Pulau Jawa Lebih Padat Dibanding Rusia dan Jepang, Ini Alasannya!
Kesan Luhut Usai Nonton Film Agak Laen di Bioskop, Kaget Namanya Disebut!
Jangan Bingung! Ini Arti ‘Agak Laen’ yang Viral di Media Sosial
Unik, 2 Bayi di Banda Aceh Lahir di Tahun Kabisat 29 Februari
Viral, Mahasiswa Ini Pergi ke Kampus Pakai Pesawat demi Hemat Biaya Sewa
Mengapa Masa Prapaskah Berlangsung selama 40 Hari?
Kisah Pernikahan Prabowo dan Titiek Soeharto: Antara Cinta dan Politik
Haruskah Doa Dilakukan secara Spontan?
Berita ini 264 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Maret 2024 - 17:38 WIB

Perolehan Suara DPD RI Dapil NTT: Pendatang Baru Jadi Jawara, El Asamau Gagal ke Senayan

Selasa, 5 Maret 2024 - 13:34 WIB

BPOLBF Gandeng Bandara Komodo Genjot Kunjungan Wisatawan ke Labuan Bajo dan Flores

Selasa, 5 Maret 2024 - 12:37 WIB

Tingkatkan Keselamatan Pelayaran, KSOP Labuan Bajo Gelar Diklat BST untuk Masyarakat

Selasa, 5 Maret 2024 - 11:08 WIB

Polri Rekrut 10.000 Orang untuk Memperkuat Keamanan di Papua

Selasa, 5 Maret 2024 - 10:53 WIB

Kemenko PMK Usulkan Skema Besaran Bansos Berdasarkan Wilayah

Selasa, 5 Maret 2024 - 09:08 WIB

Demo di DPR Hari Ini, Polri Turunkan 3.929 Personel

Senin, 4 Maret 2024 - 22:13 WIB

Tak Perlu Tunggu Prabowo-Gibran, Pengusaha Dermawan di Kupang Beri Makan Siang Gratis ke Siswa SD

Senin, 4 Maret 2024 - 21:26 WIB

OJK Blokir 233 Pinjol Ilegal, Total Jadi 2.481 Sejak 2023

Berita Terbaru

Cara Melacak Nomor HP Tanpa Aplikasi

Tips & Trick

Terbongkar! Cara Melacak Nomor HP Penipu Tanpa Aplikasi

Selasa, 5 Mar 2024 - 15:06 WIB