Mengharukan Bak Sinetron, 47 Tahun Menghilang Tanpa Jejak, Nenek Siti Pulang Ketemu Ayah Kandung di Mataloko NTT

Selasa, 17 Oktober 2023 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Video seorang wanita yang hilang selama hampir setengah abad akhirnya kembali ke kampung asalnya, viral di media sosial. Nenek Siti atau yang bernama asli Petronela Lela, putri semata wayang Yosep Koa kembali ke desa asalnya di kampung Doka, Radabata, Mataloko, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah menghilang 47 tahun lalu.

Nenek Siti, yang pada saat itu berusia sekitar 20 atau 22 tahun, menghilang setelah berpamitan untuk membeli pisang di Pasar Maumbawa pada tahun 1970-an.

“Saat itu, Oma Nela (atau Nenek Siti) berjualan hasil bumi bersama tantanya. Selesai berjualan Oma Nela berpamitan untuk membeli pisang, setelah itu hilang,” tulis akun Tiktok (@fitrielda99) yang membagikan kisah mengarukan itu pertama kali, seperti dikutip Tajukflores.com, Jumat (22/9).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga saat ini, video pertemuan ayah dan anak yang sama-sama berusia tua itu ditonton jutaan kali di media sosial.

Menurut Elda Fitri, selama enam tahun pertama setelah hilangnya Nenek Siti, keluarganya melakukan pencarian yang emosional dan melelahkan, mencari di berbagai tempat dan menggunakan segala sumber daya yang mereka miliki.

Sebuah ramalan dari seorang paranormal memberikan harapan kepada keluarga bahwa “Mama Nela masih hidup, di masa depan nanti cucunya sendiri yang akan datang dirumah kita.” Ramalan ini menjadi pemicu bagi keluarga terutama sang ayah, Yosep Koa untuk tidak pernah putus asa dalam mencari.

Baca Juga:  Kerap Pamer Hidup Mewah, Gaya Hidup Anggota DPRD Cantik Ini Disoroti

Keajaiban datang ketika Wilda, cucu pertama Nenek Siti, datang ke Mataloko untuk menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada Agustus 2023 lalu. Meski awalnya ditolak di beberapa desa, Wilda akhirnya diterima oleh Opa Anis, adik kandung Nenek Siti.

Saat pertemuan mereka, gestur tubuh Wilda membuat Anis teringat pada kakaknya yang hilang, dan dia meminta foto Nenek Siti.

Setelah melihat foto tersebut, keluarga yakin bahwa Wilda adalah cucu Nenek Siti yang hilang. Wilda kemudian menelpon ibunya dan menanyakan tentang asal usul mereka, yang mengarah pada pertemuan pertama dengan Nenek Siti setelah puluhan tahun.

“Ma kita orang apa? Mamanya bilang `kita orang Bajo, mungkin mereka salah orang,” tutur Elda menirukan percakapan Wilda dan ibunya.

Kendati demikian, keluarga Nenek Siti di Mataloko tetap bersikeras untuk bertemu dengannya dan pergi dua kali ke rumah Wilda untuk meminta ibunya menunjukkan jalan ke Longos untuk memastikan firasat mereka.

Di Longos, mereka membawa pesan dari Yosep Koa, ayah kandung dari Nenek Siti mengenai ciri khas fisik Nenek Siti. Seperti luka bakar di kaki, tahi lalat sekitar mata, jempol kaki besar dan miring kedalam, serta kemampuannya bermain suling dan kebiasaan makan sirih dengan tembakau. Semua tanda-tanda ini ada pada neneknya Wilda.

Baca Juga:  Edi Endi Dukung Kemajuan Sepak Bola di Mabar

Akhirnya, pada tanggal 16 September 2023, Nenek Siti pulang ke kampung Doka dan disambut dengan ritual adat. Keluarga sangat bahagia dan terharu, memperlakukannya seperti anak gadis mereka.

Gestur-gestur seperti mencubit pipi, memegang dagu, berpelukan, dan kegemasan seakan-akan mengingatkan pada momen dengan anak kecil.

“Hal yang bikin terharu, keluarga tetap melihat Oma Nela (Nenek Siti) sebagai anak gadis mereka. Bagaimana mereka mencubit pipi Mama Nela, memegang dagu, berpelukan, gemas. Sesuatu yang biasa kita lihat hanya pada anak kecil, benar-benar bikin kita tersenyum bahagia,” kata Elda Fitri.

Elda mengatakan, terdapat momen istimewa ketika adik dari Nenek Siti mengenang saat dimana dia diam-diam masuk ke kamar Nenek Siti untuk mencoba baju dalam. Menurutnya, kebahagiaan keluarga tersebut tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Ekspresi wajah mereka yang penuh cinta dan kebahagiaan menceritakan lebih dari apa pun.

“Tentang Bbpa Oma Nela (Yosep Koa) yang selalu menanti anaknya pulang. Semua ini karena kehendak Tuhan dan keluarga yang tidak putus asa dalam mencari,” tandas Elda Fitri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

Sosok Mayjen Gabriel Lema, Putra NTT Berprestasi yang Kini Jabat Asops Panglima TNI
Kisah Hidup Kombes Pol Alfons Loemau, dari Terhina Menjadi Kebanggaan
Sosok Ardy Mbalembout: Advokat dan Pejuang Sosial, Caleg DPR RI Dapil NTT 1
Jejak Ignas Kleden: Dari ‘Kenakalan’ di Seminari menuju Karir Intelektual Cemerlang
Sosok Faldo Payon, Pelatih Muda Basket Berbakat Asal NTT
Profil Clara Wirianda, TikToker Cantik yang Disebut Selingkuhan Bobby Nasution
Hana Rawhiti, Anggota Parlemen Termuda Selandia Baru yang Menginspirasi Generasi Muda
Profil Rudi Rohi, Panelis Debat Capres dari Undana Kupang
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:52 WIB

Musik Kencang Ganggu Warga, Warkop Dekat Polres Mabar di Labuan Bajo Ditegur Polisi

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:16 WIB

Kemenparekraf Gelar Rakornas Pemasaran Pariwisata di Pontianak, Dorong Sinergi dan Inovasi Menuju Target 2024

Jumat, 23 Februari 2024 - 07:56 WIB

Perpres Publisher Rights Atur Kerja Sama Publisher dan Platform Media Sosial

Jumat, 23 Februari 2024 - 06:56 WIB

Perpres Publisher Rights hanya Berlaku untuk Perusahaan Media yang Tercatat di Dewan Pers

Jumat, 23 Februari 2024 - 06:35 WIB

Ratusan Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung di Bandung dan Sumedang

Kamis, 22 Februari 2024 - 22:25 WIB

Potret Siswa SMA Papua ‘Trada Kata Terlambat’ untuk Sekolah Tuai Pujian Netizen

Kamis, 22 Februari 2024 - 21:26 WIB

Hantam Rancaekek Bandung, Kenali Beda Kekuatan Tornado dan Angin Puting Beliung

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:04 WIB

NTT Mulai Terapkan Program Makan Siang Gratis untuk Pelajar SMA dan Guru

Berita Terbaru