MUI Tetapkan Hukum Haram, Apa Saja Produk Pro-Israel yang Diboikot?

Minggu, 12 November 2023 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Coca-Cola dan Pepsi masuk dalam daftar produk pro Israel yang diboikot. Foto Istimewa

Coca-Cola dan Pepsi masuk dalam daftar produk pro Israel yang diboikot. Foto Istimewa

Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) baru-baru ini mengeluarkan Fatwa Nomor 83 Tahun 2023 yang menetapkan hukum haram bagi pembelian produk dari produsen yang secara nyata mendukung agresi Israel terhadap Palestina.

Meskipun fatwa dari MUI tidak merinci daftar produk atau perusahaan secara eksplisit, gerakan Boycott, Divestment, and Sanctions (BDS) Palestina baru-baru ini merilis daftar perusahaan yang berafiliasi dengan Israel, memberikan panduan bagi masyarakat di seluruh dunia.

Berikut daftar produk pro Israel yang diboikot:

1. Target Boikot Konsumen

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gerakan BDS menyerukan boikot total terhadap merek-merek yang dipilih dengan cermat karena rekam jejak perusahaan yang terbukti terlibat dalam apa yang dianggap sebagai tindakan apartheid Israel.

2. Target Boikot Organik

Meskipun gerakan BDS tidak memprakarsai kampanye boikot organik, mereka mendukung kampanye tersebut karena merek-merek tersebut secara terbuka mendukung apa yang dianggap sebagai genosida Israel terhadap warga Palestina.

3. Target Boikot Divestasi

Gerakan BDS menekan pemerintah, lembaga keuangan, dan dana investasi untuk mengecualikan dan melakukan divestasi dari sebanyak mungkin perusahaan yang terlibat, khususnya produsen senjata, bank, dan perusahaan yang terdaftar dalam database bisnis PBB yang terlibat dalam perusahaan pemukiman ilegal Israel.

Baca Juga:  Dari Labuan Bajo, Presiden Jokowi Perintahkan Kasus Brigadir Joshua Diusut Tuntas

4. Target Boikot Tekanan

Gerakan BDS secara aktif mendesak kampanye tekanan terhadap merek dan layanan tertentu karena keterlibatan mereka dalam apa yang dianggap sebagai tindakan apartheid Israel.

Keputusan untuk mengikuti boikot tersebut tetap menjadi hak dan keputusan masing-masing individu atau lembaga berdasarkan keyakinan dan pandangan mereka terhadap isu konflik Israel-Palestina.

Apa saja sasaran yang diboikot?

Berikut adalah beberapa perusahaan dan merek yang menjadi sasaran boikot oleh sejumlah individu dan kelompok karena dianggap memiliki keterkaitan dengan atau mendukung Israel dalam konteks konflik Israel-Palestina:

1. McDonald’s dan Burger King

McDonald’s Israel mendapat kecaman karena menyumbangkan makanan gratis untuk tentara Israel. Burger King juga dilaporkan turut menyumbangkan makanan kepada tentara Israel.

2. Starbucks

Baca Juga:  Pemerintah Pusat Kucurkan Dana Rp150 M untuk Pengendalian Banjir di NTT

Starbucks dikaitkan dengan kontroversi setelah menggugat serikat pekerja Starbucks Workers United yang dianggap pro-Palestina.

Starbucks membantah klaim ini dan menyatakan bahwa gugatan tersebut hanya terkait penggunaan nama Starbucks tanpa izin, dan perusahaan tersebut tidak menyumbang uang untuk Israel.

3. SodaStream

SodaStream, perusahaan berbasis di Israel, mendapat sorotan karena terkait dengan isu penganiayaan dan diskriminasi terhadap pekerja Palestina.

4. Sabra Dipping Company

Sabra Dipping Company, yang memproduksi berbagai produk makanan, menjadi sasaran boikot karena dimiliki bersama oleh PepsiCo dan Strauss Group yang mendukung Israel.

5. KFC dan Pizza Hut

KFC dan Pizza Hut, perusahaan waralaba lainnya, menjadi sasaran boikot di berbagai negara karena dianggap memiliki kecenderungan pro-Israel.

6. Coca-Cola, Pepsi, dan Nestle

Parlemen Turki secara tegas memboikot Coca-Cola dan Nestle, sementara Pepsi dianggap sebagai produk Barat yang mendukung Israel.

Penting untuk dicatat bahwa keputusan untuk memboikot produk atau perusahaan tertentu tetap menjadi keputusan pribadi masing-masing individu atau kelompok.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Rini Kurniati

Editor : Alex K

Berita Terkait

AHY Ngaku Dapat Arahan Khusus Jokowi Siapkan Lahan IKN
BPOLBF Gandeng Bandara Komodo Genjot Kunjungan Wisatawan ke Labuan Bajo dan Flores
Tingkatkan Keselamatan Pelayaran, KSOP Labuan Bajo Gelar Diklat BST untuk Masyarakat
Polri Rekrut 10.000 Orang untuk Memperkuat Keamanan di Papua
Kemenko PMK Usulkan Skema Besaran Bansos Berdasarkan Wilayah
Demo di DPR Hari Ini, Polri Turunkan 3.929 Personel
Tak Perlu Tunggu Prabowo-Gibran, Pengusaha Dermawan di Kupang Beri Makan Siang Gratis ke Siswa SD
OJK Blokir 233 Pinjol Ilegal, Total Jadi 2.481 Sejak 2023
Berita ini 96 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Maret 2024 - 12:08 WIB

Potensi Ridwan Kamil Maju di Pilkada DKI Jakarta

Senin, 4 Maret 2024 - 16:28 WIB

PSI Jadi Bulan-bulan Netizen, Partai Salah Input Trending di X

Sabtu, 2 Maret 2024 - 11:44 WIB

KPU: Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar 27 November

Jumat, 1 Maret 2024 - 10:36 WIB

MK: Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar November, Tak Boleh Diubah!

Kamis, 29 Februari 2024 - 13:48 WIB

Sidang Kabinet Bahas Program Makan Siang Gratis, TPN: Aneh, Janji Prabowo Dibayar Jokowi

Kamis, 29 Februari 2024 - 13:31 WIB

Connie Bakrie Soroti Dasar Hukum Jokowi Beri Gelar Jenderal Kehormatan kepada Prabowo

Kamis, 29 Februari 2024 - 12:24 WIB

KPK Belum Ambil Sikap Terhadap Program Makan Siang Gratis

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:54 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Pemberian Gelar Jenderal Kehormatan kepada Prabowo

Berita Terbaru

Cara Melacak Nomor HP Tanpa Aplikasi

Tips & Trick

Terbongkar! Cara Melacak Nomor HP Penipu Tanpa Aplikasi

Selasa, 5 Mar 2024 - 15:06 WIB

Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Presiden Jokowi di IKN. Foto: Twitter AHY

Nasional

AHY Ngaku Dapat Arahan Khusus Jokowi Siapkan Lahan IKN

Selasa, 5 Mar 2024 - 14:21 WIB