Nelayan Asal Flotim Hilang di Perairan Teluk Nobo Saat Pancing Ikan

Kamis, 7 Maret 2019 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang nelayan asal Kabupaten Flores Timur bernama Fandy Tokan (30) dilaporkan hilang saat memancing ikan di perairan Teluk Nobo, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Fandy merupakan awak kapal nelayan atau kapal bagan yang berangkat melaut bersama lima rekan lainya pada Senin (1/7/2019) malam.

Korban dilaporkan hilang di perairan Flores Timur pada Selasa dini hari sekitar Pukul 02.30 Wita. Saar ini Tim SAR Maumere dari Kabupaten Sikka tengah mencari awak kapal ini.

“Tim kami masih melakukan pencarian nelayan yang dilaporkan hilang di Perairan Flores Timur pada Selasa dini hari sekitar Pukul 02.30 WITA,” kata Kepala Kantor SAR Maumere I Putu Sudayana dari Kupang, Selasa (2/7/2019).

I Putu Sudayana mengatakan, nelayan yang diketahui berasal dari Desa Lewola, Kecamatan Titehena itu dilaporkan hilang seketika saat sedang memancing ikan di perairan Teluk Nobo.

Kronologis kejaduan bermula ketika sampai di tengah laut, kapal mereka diparkir untuk menunggu proses pencarian ikan. Sejumlah awak kapal lainnya dalam keadaan tertidur dan korban sendirian memancing ikan.

Baca Juga:  TPDI: Keberadaan HTI di NTT Jangan Dianggap Sepele

“Namun ketika awak kapal lainnya terbangun, korban sudah tidak ada lagi di kapal, mereka panik dan sempat mencarinya namun tidak dapat,” katanya seperti dilansir dari Antara.

Ia menjelaskan, sejumlah anggota tim SAR yang dikerahkan dari Maumere bersama anggota lainnya di Larantuka, ibu kota Kabupaten Flores Timur sudah melakukan pencarian sepanjang hari, namun belum ditemukan hingga sore hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

Ibu Muda di Labuan Bajo Tertembak OTK Saat Berbelanja di Toko Central
Duh, Calon Pastor di Ngada NTT Cabuli Siswa SMP di Asrama Sekolah, Kini Diburu Polisi
Sindikat Pornografi Anak LGBT Dibongkar FBI di Bandara Soetta, Ini Respon Kemen PPPA
Polisi dan FBI Ungkap Jaringan Internasional Pornografi Anak LGBT di Bandara Soetta
Guru Besar UGM Beri Petunjuk ke AHY Kalau Punya Nyali Berantas Mafia Tanah
Fakta-Fakta Kasus Perundungan ‘Geng Tai’ di Binus School, Praktik Terlarang 9 Generasi
Jejak Kelam Geng Tai di Binus School, Anak Vincent Rompies Diduga Terlibat Kasus Perundungan
Kejam! ART Asal NTT di Jakarta Disekap Majikan, Ini Kondisinya Sekarang
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 13:06 WIB

22 Titik Bencana Landa Manggarai Barat di Februari 2024, Warga Diminta Waspada

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:38 WIB

Wolobobo Ngada Festival Masuk KEN 2024, Fokus Promosi Kopi Arabika Bajawa

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:37 WIB

HUT ke-21 Manggarai Barat: Impian ‘Mabar Mantap’ hanya Jadi Pemanis Kampanye

Sabtu, 24 Februari 2024 - 12:39 WIB

Layanan Transportasi Online Maxim Hadir di Lobalain, Rote Ndao NTT

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:52 WIB

Musik Kencang Ganggu Warga, Warkop Dekat Polres Mabar di Labuan Bajo Ditegur Polisi

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:30 WIB

Usai Pemilu 2024, Presiden Jokowi Bukan Kemungkinan Stop Penyaluran Bansos Beras

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:16 WIB

Kemenparekraf Gelar Rakornas Pemasaran Pariwisata di Pontianak, Dorong Sinergi dan Inovasi Menuju Target 2024

Jumat, 23 Februari 2024 - 07:56 WIB

Perpres Publisher Rights Atur Kerja Sama Publisher dan Platform Media Sosial

Berita Terbaru