Ngeri! Gempa Bumi Susulan Terjadi 89 Kali di Manggarai NTT, Apakah Tanda Akan Ada Tsunami?

Selasa, 17 Oktober 2023 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wilayah Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami gempa bumi susulan sebanyak 89 kali hingga Selasa (22/2) pukul 07.00 WIB.

Data catatan gempa tersebut diperoleh dari hasil monitoring pihak Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) ketika dihubungi pada Selasa (22/2).

“Hasil monitoring BMKG hingga pagi ini Selasa 22 Februari 2022 Pukul 07.00 WIB telah terjadi gempa susulan sebanyak 89 kali,” ungkap Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Soal Gempa Bumi di Manggarai

Sebagaimana diketahui, wilayah Kabupaten Manggarai diguncang oleh gempa bumi tektonik dengan magnitudo 5,8 pada Senin (21/2) pukul 20.35.59 WITA episenter terletak pada koordinat 8,12 derajat LS ; 120,70 derajat BT tepatnya di laut pada jarak 54 Km arah timur laut Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur dengan kedalaman 33 km.

Baca Juga:  Chris Jhon: Duel dengan Viktor Laiskodat Demi Bangkitkan Tinju di NTT

Dari hasil analisis pihak BMKG, gempa bumi tersebut merupakan jenis gempa dangkal yang disebabkan oleh adanya aktivitas Sesar Naik Flores (Flores back arc thrust). Gempa tersebut juga memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Adapun guncangan gempa bumi tersebut dirasakan di wilayah Labuan Bajo, Maumere, Ende, Soa, Ruteng dalam skala intensitas III MMI.

Baca Juga:  Paus Fransiskus Minta Seluruh Negara Cepat Buat Vaksin Covid-19

Kemudian di Waingapu dan Dompu dirasakan dalam skala intensitas II-III MMI. Meski demikian, dari laporan pihak BMKG, gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami dan tidak berpotensi merusak.

Daryono sendiri mengungkapkan bahwa untuk wilayah Manggarai-Flores, sejak tahun 1800-an daerah tersebut belum pernah mengalami gempa bumi berskala besar yang dapat memicu adanya tsunami.

Akan tetapi, warga tetap berhati-hati akan adanya potensi gempa bumi di wilayah tersebut dan terus memantau dan mencaritahu berbagai informasi terkait kepada pihak yang bertanggung jawab.*

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

22 Titik Bencana Landa Manggarai Barat di Februari 2024, Warga Diminta Waspada
Wolobobo Ngada Festival Masuk KEN 2024, Fokus Promosi Kopi Arabika Bajawa
HUT ke-21 Manggarai Barat: Impian ‘Mabar Mantap’ hanya Jadi Pemanis Kampanye
Dulu Berjaya Kini Layu Menguning Terkena Penyakit, Jerit Petani Pisang di Manggarai Barat
Layanan Transportasi Online Maxim Hadir di Lobalain, Rote Ndao NTT
Musik Kencang Ganggu Warga, Warkop Dekat Polres Mabar di Labuan Bajo Ditegur Polisi
Usai Pemilu 2024, Presiden Jokowi Bukan Kemungkinan Stop Penyaluran Bansos Beras
Kemenparekraf Gelar Rakornas Pemasaran Pariwisata di Pontianak, Dorong Sinergi dan Inovasi Menuju Target 2024
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 13:06 WIB

22 Titik Bencana Landa Manggarai Barat di Februari 2024, Warga Diminta Waspada

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:38 WIB

Wolobobo Ngada Festival Masuk KEN 2024, Fokus Promosi Kopi Arabika Bajawa

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:37 WIB

HUT ke-21 Manggarai Barat: Impian ‘Mabar Mantap’ hanya Jadi Pemanis Kampanye

Sabtu, 24 Februari 2024 - 12:39 WIB

Layanan Transportasi Online Maxim Hadir di Lobalain, Rote Ndao NTT

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:52 WIB

Musik Kencang Ganggu Warga, Warkop Dekat Polres Mabar di Labuan Bajo Ditegur Polisi

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:30 WIB

Usai Pemilu 2024, Presiden Jokowi Bukan Kemungkinan Stop Penyaluran Bansos Beras

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:16 WIB

Kemenparekraf Gelar Rakornas Pemasaran Pariwisata di Pontianak, Dorong Sinergi dan Inovasi Menuju Target 2024

Jumat, 23 Februari 2024 - 07:56 WIB

Perpres Publisher Rights Atur Kerja Sama Publisher dan Platform Media Sosial

Berita Terbaru