Ombudsman NTT Soroti Lambatnya Penerbitan Paspor di Kantor Imigrasi

Rabu, 12 Juni 2019 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Darius Beda Daton, menyoroti lambatnya penerbitan paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Kupang yang melampaui jangka waktu sebagaimana ditetapkan dalam standar pelayanan paspor.

“Lambatnya penerbitan paspor di Kantor Imigrasi Kupang masih terus dikeluhkan warga melalui laporan yang kami terima selama dua bulan terakhir ini,” ujarnya, Jumaat (6/12).

Darius mengatakan, pelayanan paspor dikeluhkan warga sebagai pemohon karena menunggu waktu penerbitan yang terlalu lama melampaui empat hari sebagaimana yang ditetapkan dalam standar pelayanan paspor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, lanjut dia, pihaknya mendapat adanya laporan warga dari seorang warga Kabupaten Flores Timur yang mengaku sudah melengkapi berkas dan melunasi biaya sejak 4 November namun hingga hari Jumat (6/12) ini belum menerima paspor.

Baca Juga:  Paus Fransiskus kepada Kaum LGBT: Tuhan Tidak Mengingkari Anak-anakNya!

Darius mengaku sudah dua kali mengunjungi Kantor Imigrasi Kelas I Kupang untuk membicarakan persoalan ini serta masalah pelayanan lain dengan pimpinan instansi tersebut.

Dia menjelaskan, dari hasil kunjungan itu diketahui penyebab keterlambatan ini karena adanya migrasi sistem aplikasi paspor di Direktorat Jenderal Imigrasi Pusat yang ikut berpengaruh ke daerah.

“Karena itu kami minta ini menjadi perhatian serius pihak Imigrasi untuk segera membereskannya karena masalah ini sudah berbulan-bulan,” katanya.

Baca Juga:  Megawati Pukul Kentongan, Simbol Kewaspadaan Nasional Tolak Politik Uang dan Intimidasi di Pemilu 2024

Darius menambahkan, persoalan lain yang keluhkan warga selaku pemohon paspor yaitu adanya persyaratan tambahan yang tidak diatur dalam syarat pelayanan dan sistem pembayaran paspor.

Persyaratan tambahan ini, kata dia, tidak memungkinkan warga pemohon menarik kembali biaya paspor yang dibayar jika saat wawancara dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk memperoleh paspor.

“Untuk itu kami berharap agar ada perbaikan layanan yang tidak menyulitkan warga sebagai wujud negara hadir untuk melayani warga,” pungkasnya (Ant).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

22 Titik Bencana Landa Manggarai Barat di Februari 2024, Warga Diminta Waspada
Wolobobo Ngada Festival Masuk KEN 2024, Fokus Promosi Kopi Arabika Bajawa
HUT ke-21 Manggarai Barat: Impian ‘Mabar Mantap’ hanya Jadi Pemanis Kampanye
Dulu Berjaya Kini Layu Menguning Terkena Penyakit, Jerit Petani Pisang di Manggarai Barat
Layanan Transportasi Online Maxim Hadir di Lobalain, Rote Ndao NTT
Musik Kencang Ganggu Warga, Warkop Dekat Polres Mabar di Labuan Bajo Ditegur Polisi
Usai Pemilu 2024, Presiden Jokowi Bukan Kemungkinan Stop Penyaluran Bansos Beras
Kemenparekraf Gelar Rakornas Pemasaran Pariwisata di Pontianak, Dorong Sinergi dan Inovasi Menuju Target 2024
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 13:06 WIB

22 Titik Bencana Landa Manggarai Barat di Februari 2024, Warga Diminta Waspada

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:38 WIB

Wolobobo Ngada Festival Masuk KEN 2024, Fokus Promosi Kopi Arabika Bajawa

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:37 WIB

HUT ke-21 Manggarai Barat: Impian ‘Mabar Mantap’ hanya Jadi Pemanis Kampanye

Sabtu, 24 Februari 2024 - 12:39 WIB

Layanan Transportasi Online Maxim Hadir di Lobalain, Rote Ndao NTT

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:52 WIB

Musik Kencang Ganggu Warga, Warkop Dekat Polres Mabar di Labuan Bajo Ditegur Polisi

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:30 WIB

Usai Pemilu 2024, Presiden Jokowi Bukan Kemungkinan Stop Penyaluran Bansos Beras

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:16 WIB

Kemenparekraf Gelar Rakornas Pemasaran Pariwisata di Pontianak, Dorong Sinergi dan Inovasi Menuju Target 2024

Jumat, 23 Februari 2024 - 07:56 WIB

Perpres Publisher Rights Atur Kerja Sama Publisher dan Platform Media Sosial

Berita Terbaru