Pakar Soroti Risiko Ormas Keagamaan Kelola Tambang

Minggu, 2 Juni 2024 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majelis Ulama Indonesia (MUI) termasuk salah satu ormas keagaaman di Indonesia yang setuju dengan kebijakan WIUPK yang diteken Presiden Jokowi. Foto: Istimewa

Majelis Ulama Indonesia (MUI) termasuk salah satu ormas keagaaman di Indonesia yang setuju dengan kebijakan WIUPK yang diteken Presiden Jokowi. Foto: Istimewa

Jakarta – Direktur Eksekutif Reforminer Institute, Komaidi Notonegoro menyoroti kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan izin usaha pertambangan khusus (WIUPK) untuk mengelola tambang kepada badan usaha yang dimiliki ormas keagamaan.

Komaidi menekankan bahwa pertambangan memerlukan pengetahuan teknis yang mendalam dan praktek penambangan yang baik.

Ia berpendapat bahwa ormas keagamaan tidak memiliki kapasitas untuk melakukan kegiatan tersebut dan bahwa pengelolaan tambang seharusnya dilakukan oleh pihak yang memang memiliki kompetensi di bidang tersebut.

“Jadi, saya kira mereka bukan pihak yang memiliki kapasitas untuk melakukan kegiatan tersebut,” kata Komaidi di Jakarta, dikutip pada Minggu (3/6).

Komaidi menekankan, bahwa segala sesuatu harus diserahkan pada ahlinya. Menurutnya, pengelolaan tambang seharusnya dilakukan oleh pihak yang memang memiliki kompetensi di bidang tersebut.

“Untuk urusan usaha mestinya harus pengusaha. Kalau untuk mengelola masyarakat, tentu organisasi kemasyarakatan mungkin lebih pas,” katanya.

Baca Juga:  Dari Vatikan, Romo Markus Solo SVD Sampaikan Duka Mendalam atas Bencana Alam di NTT

Lebih lanjut, Komaidi menyatakan, bahwa pemerintah juga harus mempertimbangkan dampak sosial dari kebijakan ini.

Dia berpendapat bahwa memberi izin kepada ormas keagamaan bisa memicu gesekan sosial karena adanya ketidakadilan di antara berbagai ormas.

“Yang dikhawatirkan adalah gesekan sosial yang resikonya tentu jauh lebih besar untuk bisa dikendalikan,” katanya.

Komaidi juga mengungkapkan bahwa sistem dan kondisi yang ada tidak cukup mendukung ormas keagamaan untuk mengelola tambang secara efektif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Alex K

Editor : Alex K

Baca juga berita kami di:

Berita Terkait

Menko PMK: Tidak Semua Korban Judi Online Dapat Bansos, Ada Syaratnya!
Berantas Judi Online, BPIP Minta Pemerintah Putuskan Mata Rantai Pengusaha dan Oknum Penguasa
Indonesia Komitmen pada Pariwisata Berkelanjutan, Kata Sandiaga Uno
Kodim 1625/Ngada Gelar Latihan Penanggulangan Bencana Alam Erupsi Gunung Inerie
Momen Warga Nonton Bola Santai di Tengah Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki
Menko PMK Sebut Korban Judi Online Bakal Masuk Data Penerima Bansos
Isu Duet Anies dan Kaesang di Pilkada Jakarta 2024, Ini Kata PKS
Kaesang Sebut Grace Natalie Potensial Dampingi Anies atau Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Juni 2024 - 10:59 WIB

11 Daftar Tempat Wisata di Bantul Populer

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:47 WIB

Bukit Doa Watomiten, Surga Tersembunyi di Puncak Lembata

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:09 WIB

Indonesia Komitmen pada Pariwisata Berkelanjutan, Kata Sandiaga Uno

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:16 WIB

Atraksi Wisata Baru di Labuan Bajo: Kayaking Menyusuri Hutan Mangrove di Dusun Rangko

Rabu, 12 Juni 2024 - 10:07 WIB

Kemenkumham Gandeng Aparat Desa Jadi Mata-mata Awasi Turis Asing di Bali

Selasa, 11 Juni 2024 - 13:01 WIB

Viral Turis Inggris Curi Truk Gabah, Pakar Unpad Dorong Evaluasi Visa on Arrival untuk WNA di Bali

Sabtu, 8 Juni 2024 - 15:25 WIB

9 Daftar Tempat Wisata Populer di Solo 

Sabtu, 8 Juni 2024 - 06:17 WIB

Tips Mudik Menggunakan Bus Pariwisata: Kenyamanan dan Keselamatan di Perjalanan

Berita Terbaru

Scene dalam film Ipar Adalah Maut. Foto kolase: Tajukflores.com

Music & Movie

Harga Tiket Nonton Film Ipar Adalah Maut di Bioskop Bogor Hari ini

Sabtu, 15 Jun 2024 - 15:05 WIB