Pembangunan Pariwisata NTT Dinilai Belum Tingkatkan Ekonomi Daerah

Kamis, 9 Mei 2019 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat Ekonomi James Adam mengatakan, pembangunan pariwisata di NTT dalam satu tahun terakhir belum berdampak pada perubahan perkonomian di daerah itu.

“Secara fakta pembangunan pariwisata ekonomi belum berdampak pada perekonomian di daerah meskipun sudah ada perubahan dengan pembenahan beberapa destinasi wisata,” katanya ketika dihubungi di Kupang, Kamis (5/9).

Ia mengemukakan hal itu berkaitan pembangunan sektor pariwisata dalam satu tahun kepemimpinan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakilnya Josef Nae Soi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan, pemerintah provinsi saat ini bertekad menjadikan sektor pariwisata sebagai penggerak utama perekonomian di provinsi berbasiskan kepulauan itu.

Baca Juga:  2.719 Mahasiswa Bersaing di Kompetisi Ide Bisnis Pertamuda 2023

“Konsep pariwisata sebagai `prime mover` (penggerak) ekonomi ini memang bagus tapi dampaknya belum ada karena belum memberikan pemasukan bagi daerah,” kata pengamat yang juga Konsultan Internasional Fund for Agricultural Development (IFAD) untuk program pemberdayaan ekonomi itu.

Ia mengatakan, konsep pembangunan industri pariwisata di daerah itu perlu dilandasi dengan kesiapan sumber daya manusia (SDM) sebagai aspek penentu utama sampai tingkat yang paling bawah.

Menurutnya, ketika pemerintah daerah menghadirkan konsep yang bagus untuk membangun pariwisata namun tidak bisa diterjemahkan atau diimplementasikan dengan SDM yang memadai maka perekonomian daerah sulit didongkrak dari sektor ini.

“Karena itu menurut saya, tidak hanya infrastruktur pendukung yang dibenahi tapi SDM juga dibenahi secara serius sehingga ketika objek wisata siap tinggal diimplementasikan,” katanya.

Baca Juga:  Grab Tetapkan Kota Kupang sebagai Kota Masa Depan Perdana

Ia menambahkan, pembangunan pariwisata dalam satu tahun terkahir juga diwarnai dengan pertarungan wacana yang berlarut-larut seperti rencana penutupan Pulau Komodo di Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.

Kondisi ini, menurutnya, menimbukan ketidakpastian pasar wisata karena membuat para pelaku usaha dilema dalam memasarkan paket-paket wisatanya.

“Ini yang terjadi, padahal Taman Nasional Komodo itu pintu masuk wisatawan ke NTT sehingga kalau muncul persoalan maka arus wisatawan berkurang sehingga geliat perkonomian menjadi lesuh,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

Sosok Sukanto Tanoto, Orang Kaya RI dan Pemilik 48 Ribu Hektare Tanah di IKN
Kisah di Balik Harga Seribu Kompiang Manggarai, Antara Bisnis dan Menjaga Tradisi Keluarga
Kisah Oprah Winfrey: Dari Pembantu hingga Pengusaha Sukses, Punya Pendapatan Sebesar Rp37 Triliun
Gerakan Ekonomi Negeri GEN YZ Membawa Misi Tumbuhkan Ekonomi Palembang
Daftar Pengusaha Agen Tour and Travel Terkemuka di Indonesia
2.719 Mahasiswa Bersaing di Kompetisi Ide Bisnis Pertamuda 2023
Mengejar Mimpi dari Besikama: Dari Joki Plastik hingga Jadi Pengusaha Sukses di Jakarta
Program Entrepreneur Hub Jakarta Berhasil Bukukan Potensi Investasi Rp57 Miliar
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:52 WIB

Musik Kencang Ganggu Warga, Warkop Dekat Polres Mabar di Labuan Bajo Ditegur Polisi

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:16 WIB

Kemenparekraf Gelar Rakornas Pemasaran Pariwisata di Pontianak, Dorong Sinergi dan Inovasi Menuju Target 2024

Jumat, 23 Februari 2024 - 07:56 WIB

Perpres Publisher Rights Atur Kerja Sama Publisher dan Platform Media Sosial

Jumat, 23 Februari 2024 - 06:56 WIB

Perpres Publisher Rights hanya Berlaku untuk Perusahaan Media yang Tercatat di Dewan Pers

Jumat, 23 Februari 2024 - 06:35 WIB

Ratusan Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung di Bandung dan Sumedang

Kamis, 22 Februari 2024 - 22:25 WIB

Potret Siswa SMA Papua ‘Trada Kata Terlambat’ untuk Sekolah Tuai Pujian Netizen

Kamis, 22 Februari 2024 - 21:26 WIB

Hantam Rancaekek Bandung, Kenali Beda Kekuatan Tornado dan Angin Puting Beliung

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:04 WIB

NTT Mulai Terapkan Program Makan Siang Gratis untuk Pelajar SMA dan Guru

Berita Terbaru