Pemerintah Anggarkan Rp250 Miliar Pengembangan Bandara Ende

Minggu, 4 Agustus 2019 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sekitar Rp250 miliar untuk pengembangan Bandara Haji Hasan Aroeboesman di Kabupaten Ende, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

“Dana dari APBN ini sudah turun untuk pembebasan lahan. Pengembangan bandara nantinya, apakah ke darat atau ke laut tergantung hasil studi,” kata Wakil Bupati Ende Djafar Ahmad di Kupang, NTT, Senin (8/4/2019).

Bandara Haji Hasan Aroeboesman, yang memiliki panjang landasan 1.650 meter, rencananya akan diperpanjang hingga lebih dari 2.000 meter.

Ia mengatakan, pengembangan bandara ini salah satunya bertujuan memperlancar akses penerbangan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah setempat.

Menurutnya, pemerintah setempat juga ingin menangkap peluang arus kunjungan wisatawan dari Bali dengan mendorong pembukaan rute Denpasar-Ende.

“Kami sering diskusi dengan para agen travel di Bali untuk mendorong pembukaan rute Denpasar-Ende sehingga turis-turis yang bosan di Denpasar bisa berwisata ke Ende dan sekitarnya,” katanya.

Ia mengatakan, selain itu, pesawat jenis ATR akan tidak bisa diterima lagi masuk di Denpasar, karena itu pengembangan bandara ini juga untuk menangkap peluang yang ada.

Baca Juga:  Propam Polri Diminta Audit Penggunaan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruan

Djafar menambahkan, kalau maskapai Garuda akan masuk lagi di Ende, maka layanan penerbangan akan semakin ramai dengan 10 kali penerbangan setiap hari.

“Sehingga, nantinya Bandara di Ende akan menjadi yang teramai kedua di NTT setelah Bandara El Tari Kupang dan tentunya arus wisatawan juga akan semakin menggeliat,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

Musik Kencang Ganggu Warga, Warkop Dekat Polres Mabar di Labuan Bajo Ditegur Polisi
Usai Pemilu 2024, Presiden Jokowi Bukan Kemungkinan Stop Penyaluran Bansos Beras
Kemenparekraf Gelar Rakornas Pemasaran Pariwisata di Pontianak, Dorong Sinergi dan Inovasi Menuju Target 2024
Perpres Publisher Rights Atur Kerja Sama Publisher dan Platform Media Sosial
Perpres Publisher Rights hanya Berlaku untuk Perusahaan Media yang Tercatat di Dewan Pers
Ratusan Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung di Bandung dan Sumedang
Potret Siswa SMA Papua ‘Trada Kata Terlambat’ untuk Sekolah Tuai Pujian Netizen
Hantam Rancaekek Bandung, Kenali Beda Kekuatan Tornado dan Angin Puting Beliung
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:52 WIB

Musik Kencang Ganggu Warga, Warkop Dekat Polres Mabar di Labuan Bajo Ditegur Polisi

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:16 WIB

Kemenparekraf Gelar Rakornas Pemasaran Pariwisata di Pontianak, Dorong Sinergi dan Inovasi Menuju Target 2024

Jumat, 23 Februari 2024 - 07:56 WIB

Perpres Publisher Rights Atur Kerja Sama Publisher dan Platform Media Sosial

Jumat, 23 Februari 2024 - 06:56 WIB

Perpres Publisher Rights hanya Berlaku untuk Perusahaan Media yang Tercatat di Dewan Pers

Jumat, 23 Februari 2024 - 06:35 WIB

Ratusan Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung di Bandung dan Sumedang

Kamis, 22 Februari 2024 - 22:25 WIB

Potret Siswa SMA Papua ‘Trada Kata Terlambat’ untuk Sekolah Tuai Pujian Netizen

Kamis, 22 Februari 2024 - 21:26 WIB

Hantam Rancaekek Bandung, Kenali Beda Kekuatan Tornado dan Angin Puting Beliung

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:04 WIB

NTT Mulai Terapkan Program Makan Siang Gratis untuk Pelajar SMA dan Guru

Berita Terbaru