Penampakan Pria Muda Tewas akibat Kerusuhan di Tuapukan Kupang

Jumat, 10 April 2020 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pria berusia 20 tahun inisial A tewas akibat kerusuhan antar warga di Desa Tuapukan, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Minggu (4/10). Selain menewaskan A, tujuh unit rumah juga terbakar akibat dibakar massa.

Berdasarkan video yang diunggah akun YouTube Mabok Star, tampak polisi yang berada di lokasi mengeluarkan tembakan peringatan untuk menghentikan kerusuhan.

Sementara seorang wanita berpakaian hitam tampak berteriak, mencoba menjelaskan kejadian kepada polisi yang datang.

Di sebuah areal terbuka, terlihat ratusan warga mengerumuni seorang pria yang tewas dalam kejadian tersebut.

Layar video memperlihatkan pria yang mengenakan celana pendek dan bajo kaus itu tewas dengan luka menganga di bagian belakang tubuhnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Nusa Tenggara Timur, Kombes Pol Johannes Bangun membenarkan kejadian itu. Menurutnya, saat ini aparat kepolisian sudah dikerahkan ke lokasi kejadian.

“Iya benar, ada 250 personel sudah di TKP dipimpin, Karo ops, Dirkrimum, Wadir Sabhara dan Wakapolres Kupang. Situasi sudah dapat dikendalikan,” kata Johannes.

Baca Juga:  Cemburu Jadi Motif Mantan Pacar Sebar Video Porno Mahasiswi Politeknik Negeri Batam

Menurut Jo Bangun, kerusuhan itu terjadi berawal dari ada dugaan perselisihan antara korban dan pelaku, hingga berujung pembunuhan. “Korbannya inisial A (20) dan pelaku inisial AS,” ungkapnya.

Saat ini AS yang diduga sebagai pelaku pembunuhan dan dua saksi sudah diamankan ke Polda. “Informasi di TKP, salah satu rumah yang dibakar itu, termasuk rumah pelaku,” kata Johannes.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

Guru Besar UGM Beri Petunjuk ke AHY Kalau Punya Nyali Berantas Mafia Tanah
Fakta-Fakta Kasus Perundungan ‘Geng Tai’ di Binus School, Praktik Terlarang 9 Generasi
Jejak Kelam Geng Tai di Binus School, Anak Vincent Rompies Diduga Terlibat Kasus Perundungan
Kejam! ART Asal NTT di Jakarta Disekap Majikan, Ini Kondisinya Sekarang
Mayat Perempuan Tanpa Busana Hebohkan Warga Cirebon, Ditemukan di Tempat Pemakaman Umum
Wanita Asal NTT Diduga Disekap Majikan di Jakarta, Polisi Turun Tangan
Istri Polisi di Jeneponto Digerebek Selingkuh dengan ASN, Panjat Plafon Toilet saat Dikepung Warga
Takut Video Mesum Disebar, Wanita Bersuami Ngaku Diperas Selingkuhan Rp11 Juta
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:52 WIB

Musik Kencang Ganggu Warga, Warkop Dekat Polres Mabar di Labuan Bajo Ditegur Polisi

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:16 WIB

Kemenparekraf Gelar Rakornas Pemasaran Pariwisata di Pontianak, Dorong Sinergi dan Inovasi Menuju Target 2024

Jumat, 23 Februari 2024 - 07:56 WIB

Perpres Publisher Rights Atur Kerja Sama Publisher dan Platform Media Sosial

Jumat, 23 Februari 2024 - 06:56 WIB

Perpres Publisher Rights hanya Berlaku untuk Perusahaan Media yang Tercatat di Dewan Pers

Jumat, 23 Februari 2024 - 06:35 WIB

Ratusan Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung di Bandung dan Sumedang

Kamis, 22 Februari 2024 - 22:25 WIB

Potret Siswa SMA Papua ‘Trada Kata Terlambat’ untuk Sekolah Tuai Pujian Netizen

Kamis, 22 Februari 2024 - 21:26 WIB

Hantam Rancaekek Bandung, Kenali Beda Kekuatan Tornado dan Angin Puting Beliung

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:04 WIB

NTT Mulai Terapkan Program Makan Siang Gratis untuk Pelajar SMA dan Guru

Berita Terbaru