Pendiri PA 212 Ditangkap Polisi, Diduga Gelapkan Dana Umroh

Sabtu, 4 Mei 2019 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menangkap Ustad Bukhori Muslim atas dugaan penipuan perjalanan umroh sebesar USD135.000. Bukhori merupakan salah satu pendiri Persaudaraan Alumni (PA) 212.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapitra Ampera, yang juga salah pendiri alumni 212.

“Saya tadi ditelepon 2 kali, pukul 05.30 WIB dan pukul 06.05 WIB. Saat di jalan dia telepon katanya, `Bang saya ditangkap nih`. Lalu saat di Polda juga menghubungi saya lagi,” kata Kapitra, di Polda Metro Jaya, Kamis (4/4/2019).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapitra segera menuju ke Ditreskrimum Polda Metro Jaya, pada pukul 12.00 WIB. Tak lama ia mencoba mengonfirmasi penangkapan tersebut langsung ke Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Edy.

Baca Juga:  NTT Butuh Rp1,5 Triliun Tuntaskan Pembangunan Rumah Layak

“Saya tanya benar ditangkap, lalu saya minta izin bertemu,” kata Kapitra.

Kapitra akhirnya menemui Bukhori saat ia masih melakukan koreksi terhadap BAP penangkapannya. Ia juga menerima informasi, bahwa laporan penipuan tersebut ternyata telah dibuat setahun lalu, namun penangkapan baru dilakukan pagi tadi.

Dalam pertemuan tersebut, Bukhori sempat meminta agar mendapatkan pendampingan hukum dari Kapitra. Namun permintaan tersebut ditolak Kapitra.

“Saya lagi sibuk nyaleg di Riau, takutnya malah ada hak-hak dia yang enggak terpenuhi kan. Ya kita tunggu sampai lewat dulu lah pemilunya,” ujar Kapitra.

Mengenai penipuan tersebut, Kapitra sebenarnya tidak tahu menahu. Ia juga tidak mengerti apakah penipuan tersebut dilakukan dengan modus biro perjalanan umroh atau bukan.

Baca Juga:  Update Kasus Covid-19 30 Juli: Positif Nasional 41.168, NTT 570 Kasus

“Saya enggak tahu ya, kalau dia punya travel umroh atau apa saya belum pernah dengar,” kata Kapitra.

Meski begitu, Kapitra juga menyebut bahwa yang bersangkutan telah mengembalikan uang sebesar USD 30.000 kepada korban. Korban pun sesuai keterangan dari Bukhori hanya berjumlah 1 orang.

Sementara, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, akan memeriksa informasi itu. “Dicek ya,” ucap Argo saat dikonfirmasi, Kamis (4/4).

Di sisi lain, belum ada keterangan dari PA 212 terkait penangkapan terhadap ustaz Bukhori.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

Musik Kencang Ganggu Warga, Warkop Dekat Polres Mabar di Labuan Bajo Ditegur Polisi
Usai Pemilu 2024, Presiden Jokowi Bukan Kemungkinan Stop Penyaluran Bansos Beras
Kemenparekraf Gelar Rakornas Pemasaran Pariwisata di Pontianak, Dorong Sinergi dan Inovasi Menuju Target 2024
Perpres Publisher Rights Atur Kerja Sama Publisher dan Platform Media Sosial
Perpres Publisher Rights hanya Berlaku untuk Perusahaan Media yang Tercatat di Dewan Pers
Ratusan Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung di Bandung dan Sumedang
Potret Siswa SMA Papua ‘Trada Kata Terlambat’ untuk Sekolah Tuai Pujian Netizen
Hantam Rancaekek Bandung, Kenali Beda Kekuatan Tornado dan Angin Puting Beliung
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:52 WIB

Musik Kencang Ganggu Warga, Warkop Dekat Polres Mabar di Labuan Bajo Ditegur Polisi

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:16 WIB

Kemenparekraf Gelar Rakornas Pemasaran Pariwisata di Pontianak, Dorong Sinergi dan Inovasi Menuju Target 2024

Jumat, 23 Februari 2024 - 07:56 WIB

Perpres Publisher Rights Atur Kerja Sama Publisher dan Platform Media Sosial

Jumat, 23 Februari 2024 - 06:56 WIB

Perpres Publisher Rights hanya Berlaku untuk Perusahaan Media yang Tercatat di Dewan Pers

Jumat, 23 Februari 2024 - 06:35 WIB

Ratusan Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung di Bandung dan Sumedang

Kamis, 22 Februari 2024 - 22:25 WIB

Potret Siswa SMA Papua ‘Trada Kata Terlambat’ untuk Sekolah Tuai Pujian Netizen

Kamis, 22 Februari 2024 - 21:26 WIB

Hantam Rancaekek Bandung, Kenali Beda Kekuatan Tornado dan Angin Puting Beliung

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:04 WIB

NTT Mulai Terapkan Program Makan Siang Gratis untuk Pelajar SMA dan Guru

Berita Terbaru