Proficiat, APIP Kabupaten Manggarai Capai Kapabilitas Level 3

Selasa, 17 Oktober 2023 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inspektorat Kabupaten Manggarai, Provinsi NTT melalui Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) berhasil mencapai level 3. Dengan pencapaian ini artinya APIP Kabupaten Manggarai memiliki kapabilitas sesuai target RPJMN 2014-2019. 

Selain Kabupaten Manggarai, penghargaan yang sama juga diberikan kepada APIP Kabupaten Flores Timur.

Sertifikat Kapabilitas APIP level 3 diberikan oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) saat acara serah terima jabatan (sertijab) di kantor Gubernur NTT, 16 Januari 2020. Penghargaan ini merupakan penugasan untuk bekerja mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik di lingkungan Pemkap Manggarai. 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sertifikat Hasil Penjaminan Kualitas (Quality Assurance) atas penilaian Mandiri ini diberikan kepada Inspektur Daerah Kabupaten Manggarai, Bour Maximus.  Adapun Bupati Manggarai Bupati Manggarai Deno Kamelus, sendiri tidak dapat hadir, karena pada waktu yang sama sedang mengikuti pertemuan di Universitas Indonesia, Jakarta.

Baca Juga:  Longsor, Akses Atambua ke Perbatasan Timor Leste Terancam Putus

Dengan nilai level 3 ini, otomatis tanggung jawab APIP Kebupaten Manggarai semakin meningkat dan bertambah, bukan hanya sekedar pengawasan dan audit, namun juga tugas pencegahan.

Sekedar informasi, Tugas APIP dalam pengadaan barang dan jasa, sudah diatur dalam Perpres Nomor 54 Tahun 2010, yakni melakukan pengawasan intern atas pengelolaan tugas dan fungsi instansi pemerintah termasuk akuntabilitas keuangan negara.

Presiden Jokowi sebelumnya telah mencanangkan bahwa kapabilitas APIP harus meningkat ke level 3. Artinya APIP mampu memberikan peringatan dini, konsultatif, dan bisa ikut serta dalam memberantas korupsi. 

Diketahui, Kabupaten Manggarai menjadi salah satu daerah yang meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) laporan keuangan tahun 2018 yang diperiksa pada 2019.

Menanggapi itu, Bupati Manggarai Deno Kamelus mengatakan pencapian itu merupakan kerja keras semua pihak. Deno bersyukur daerah yang dipimpinnya bisa meraih opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Baca Juga:  Pemprov NTT Diminta Fokus Cegah Penyebaran Virus Corona di Labuan Bajo

“Syukur kepada Tuhan dam terima kasih kerja keras, kerjasama, kerja tulus fokus terukur tuntas dari seluruh staf dan pimpinan OPD selama sekian waktu sehingga kita memperoleh opini tertinggi yaitu WTP,” kata Bupati Deno kepada Tajukflores.com di Ruteng, Senin (27/5/2019).

Deno menjelaskan, opini WTP merupakan pernyataan profesional dari BPK mengenai kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan yang didasarkan pada empat kriteria.

Pertama, yakni kesesuaian dengan standar akutansi pemerintahan. Kedua, kecukupan pengungkapan (adequate disclosures). Ketiga, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

“Dan keempat, efektifitas pendendalian intern. Kempat hal tersebutlah yang wajar tanpa pengecualian,” ujarnya.

Lebih lanjut Deno mengatakan opini WTP ini menjadi pelecut baru bagi Kabupaten Manggarai terkait transparansi anggaran.

“Tantangan ke depan adalah mempertahankan dan mengembangkannya,” pungkas Deno.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

Hoax: Telat Bayar Pajak Kendaraan Tidak Bisa Beli BBM Subsidi
Revitalisasi KUA untuk Pernikahan Semua Agama, Perlu Kajian Mendalam
Jet Tempur MiG-29 Militer Myanmar Jatuh, Pilot Selamat
Wacana Pernikahan di KUA untuk Semua Agama, Ini Kata Disdukcapil 
IDI Hormati Putusan MK Tolak Uji UU Kesehatan
Pengorbanan di Papua, Brimob Polda NTT Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Promosi Pariwisata Indonesia Dinilai Kalah Jauh Dibanding Negara Lain
Jokowi Sebut Banyak Investor yang Antre Mau Investasi ke IKN
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Maret 2024 - 11:09 WIB

Hoax: Telat Bayar Pajak Kendaraan Tidak Bisa Beli BBM Subsidi

Sabtu, 2 Maret 2024 - 10:56 WIB

Revitalisasi KUA untuk Pernikahan Semua Agama, Perlu Kajian Mendalam

Sabtu, 2 Maret 2024 - 10:09 WIB

Wacana Pernikahan di KUA untuk Semua Agama, Ini Kata Disdukcapil 

Jumat, 1 Maret 2024 - 18:09 WIB

IDI Hormati Putusan MK Tolak Uji UU Kesehatan

Jumat, 1 Maret 2024 - 12:06 WIB

Pengorbanan di Papua, Brimob Polda NTT Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Jumat, 1 Maret 2024 - 10:03 WIB

Promosi Pariwisata Indonesia Dinilai Kalah Jauh Dibanding Negara Lain

Kamis, 29 Februari 2024 - 20:03 WIB

Jokowi Sebut Banyak Investor yang Antre Mau Investasi ke IKN

Kamis, 29 Februari 2024 - 19:39 WIB

Pedagang Kantin Protes Harga Menu Makan Siang Gratis Rp15 Ribu

Berita Terbaru

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Idham Holik., Foto: RRI

Pemilu

KPU: Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar 27 November

Sabtu, 2 Mar 2024 - 11:44 WIB