Ribuan Pelaku Judi Online Ditangkap Polisi Sepanjang 2023-2024, Mayoritas Berasal dari Kalangan MBR

Selasa, 30 April 2024 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cara Ampuh Atasi Iklan Judi Online yang Mengganggu. (Kolase Foto: Tajukflores.com/Robintinus Gun)

Cara Ampuh Atasi Iklan Judi Online yang Mengganggu. (Kolase Foto: Tajukflores.com/Robintinus Gun)

Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mencatat sebanyak 3.145 orang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus judi online (judol) sepanjang tahun 2023 hingga 2024. Jumlah ini merepresentasikan tingginya angka kriminalitas terkait judi online di Indonesia dalam dua tahun terakhir.

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, mayoritas pelaku judol berasal dari kalangan masyarakat dengan pendapatan rendah dan memiliki pekerjaan tidak tetap.

“Pelaku judi online merupakan mayoritas masyarakat dengan pendapatan rendah (MBR) yang memiliki pekerjaan tidak tetap. Mayoritas pelaku merupakan para pekerjaan tidak tetap atau pengangguran,” jelas Brigjen Pol. Trunoyudo dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/4).

Lebih lanjut, Karopenmas merincikan bahwa pada tahun 2023, terdapat 1.196 kasus judol dengan 1.967 tersangka. Sedangkan di tahun 2024, jumlah kasus judol mencapai 792 kasus dengan 1.158 tersangka.

Berdasarkan hasil penyelidikan, Karopenmas mengungkapkan motif utama para pelaku judol adalah keinginan untuk mendapatkan kekayaan secara instan. Hal ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi keuangan, kemudahan akses ke platform judi online, dan faktor ekonomi.

“Selain itu, juga ingin mendapatkan keuntungan yang besar secara mudah,” imbuhnya.

Adapun modus operandi yang dilakukan para pelaku judol terbilang beragam. Salah satunya adalah menawarkan permainan judi dengan jackpot (kemenangan) besar jika dimainkan di situs web tertentu yang mereka kelola.

Baca Juga:  Jokowi Sebut Koruptor Dihukum Mati Kalau Masyarakat Berkehendak

Modus lainnya adalah memberikan bonus poin tambahan kepada member yang melakukan deposit dan mempermudah proses penarikan uang (withdraw).

Menanggapi maraknya kasus judol, Polri telah melakukan berbagai upaya penindakan dan pencegahan. Dalam dua tahun terakhir, Polri telah memblokir ribuan situs web, iklan, dan aplikasi judi online.

Polri juga terus meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya judi online, bekerja sama dengan berbagai pihak terkait, dan melakukan patroli siber untuk mendeteksi dan menindak pelaku judol.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Alex K

Editor : Alex K

Baca juga berita kami di:

Berita Terkait

Gegara Sumbang Kopi dan Susu ke Anak Yatim Piatu, IRT di NTT Dianiaya Suami hingga Jari Patah
Buronan Kasus Vina Cirebon Diduga Punya Kekuatan Besar, Pakar Hukum: Masa Iya 8 Tahun Polisi Tidak Punya Identitas Lengkap DPO?
Petrus Selestinus Cium Aroma Tebang Pilih dan Intervensi Kekuasaan dalam Penanganan Kasus Korupsi di Ende
DPO Polda NTT terkait Perdagangan Orang, Warga Bangladesh Ditangkap Imigrasi Surabaya
Misteri Pembunuhan Grace Millane, Membongkar Kedok Predator Tinder
Sandra Dewi Dicecar Penyidik Kejagung soal Kepemilikan Jet Pribadi
KPK Telusuri Aliran Dana dan Aset Korupsi di Telkomsigma Anak Usaha Telkom
Korban Begal yang Sempat Jadi Tersangka Dibebaskan Polisi
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Mei 2024 - 22:08 WIB

Benarkah Indonesia Lolos ke Olimpiade karena Guinea Mundur dari Play Off?

Selasa, 30 April 2024 - 16:37 WIB

Viral Pria Hajar Selingkuhan Istri di Restoran di Lhokseumawe, Ternyata Begini Fakta Sebenarnya!

Selasa, 23 April 2024 - 09:42 WIB

Benarkah Pesawat Jatuh di Nagekeo, NTT? Cek Faktanya!

Rabu, 17 April 2024 - 11:44 WIB

Benarkah Kemedikbudristek Wajibkan Siswa Sekolah Beri Seragam Baru Tahun 2024?

Selasa, 9 April 2024 - 12:37 WIB

Benarkah MK Kabulkan Gugatan Sengketa Hasil Pilpres pada 7 April 2024?

Jumat, 5 April 2024 - 23:31 WIB

Klaim Salwan Momika Pembakar Al-Quran di Norwegia Tewas Adalah Hoax

Jumat, 5 April 2024 - 09:41 WIB

8 Artis Termasuk Raffi Ahmad dan Atta Halilintar Diduga Terlibat Kasus Korupsi Timah, Benarkah?

Selasa, 19 Maret 2024 - 11:03 WIB

Presiden Jokowi Perintahkan Pendemo Pemilu 2024 Ditangkap, Benarkah?

Berita Terbaru

Download Lagu Ikan Nae di Pante MP3 dengan YTBmp3

Music & Movie

Download Lagu Ikan Nae di Pante MP3 dengan YTBmp3

Sabtu, 18 Mei 2024 - 20:05 WIB