RUU Penyiaran Dikecam: Ancaman bagi Kebebasan Pers dan Jurnalisme Investigasi

Selasa, 14 Mei 2024 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalisme investigasi. Foto ilustrasi (Tajukflores.com)

Jurnalisme investigasi. Foto ilustrasi (Tajukflores.com)

Jakarta – Sejumlah pasal dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran dikhawatirkan bakal memberangus kebebasan pers dan berbenturan dengan Undang-undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Kekhawatiran ini disampaikan oleh berbagai pihak, termasuk Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan pakar komunikasi.

Ketua Umum PWI Hendry Ch Bangun menyoroti larangan penyiaran konten eksklusif jurnalisme investigasi dalam Pasal 50 B Ayat (2) RUU Penyiaran.

Baca Juga:  Lulus Tes Polri, Adik Bharatu Bonifasius Jawa Teruskan Dedikasi Sang Kakak

Menurutnya, larangan tersebut bertentangan dengan UU Pers dan menghambat tugas jurnalistik dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau UU Penyiaran versi baru ini tetap seperti ini tentu ada benturan antara UU Pers dan UU Penyiaran yang baru,” ujar Hendry.

Baca Juga:  Mahfud Sebut Pertanyaan Gibran Soal Greenflation Receh, Tak Layak untuk Dijawab!

Pasal-pasal bermasalah dalam draf RUU Penyiaran, yakni Pasal 8A huruf q dan Pasal 50 B Ayat 2 huruf c. Draf RUU Penyiaran berisikan 14 BAB dengan jumlah total 149 Pasal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Alex K

Editor : Marcel Gual

Baca juga berita kami di:

Berita Terkait

Nadiem Makarim Pastikan Hentikan Kenaikan UKT Tak Rasional di PTN
UKT Mahasiswa Mahal, DPR: Tak Harus Kuliah di Perguruan Tinggi Negeri!
Viral Pj Bupati Kupang Marahi Pegawai ASN PPPK yang Swafoto: Saya Pecat Kalian Memang!
Kata Singapore Airlines Soal Pesawat Alami Turbulensi Parah Tewaskan 1 Penumpang
100.000 Formasi IKN Dibuka Kemenpan RB, Fresh Graduate Siap-siap!
Pesawat Singapore Airlines Turbulensi Parah, 1 Tewas dan 30 Luka
Polres Kupang Tarik Senjata Api Anggota untuk Cegah Aksi Polisi Koboi
DPR RI Desak Nadiem Makarim Tinjau Ulang Kenaikan UKT di Perguruan Tinggi Negeri
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 09:19 WIB

Nadiem Makarim Pastikan Hentikan Kenaikan UKT Tak Rasional di PTN

Selasa, 21 Mei 2024 - 20:45 WIB

Viral Pj Bupati Kupang Marahi Pegawai ASN PPPK yang Swafoto: Saya Pecat Kalian Memang!

Selasa, 21 Mei 2024 - 20:22 WIB

Kata Singapore Airlines Soal Pesawat Alami Turbulensi Parah Tewaskan 1 Penumpang

Selasa, 21 Mei 2024 - 20:10 WIB

100.000 Formasi IKN Dibuka Kemenpan RB, Fresh Graduate Siap-siap!

Selasa, 21 Mei 2024 - 19:57 WIB

Pesawat Singapore Airlines Turbulensi Parah, 1 Tewas dan 30 Luka

Selasa, 21 Mei 2024 - 16:47 WIB

Polres Kupang Tarik Senjata Api Anggota untuk Cegah Aksi Polisi Koboi

Selasa, 21 Mei 2024 - 14:21 WIB

DPR RI Desak Nadiem Makarim Tinjau Ulang Kenaikan UKT di Perguruan Tinggi Negeri

Selasa, 21 Mei 2024 - 12:54 WIB

Penjelasan Lengkap Mendikbudristek Nadiem Soal Polemik UKT Mahal

Berita Terbaru