Sadis! Gegara Dimarahi Lewat Telpon, Pemuda Gorok Leher Ibu Kandung

Kamis, 23 November 2023 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Fadli Sukamto, pelaku pembunuhan ibu kandung di Kotawaringin Barat. Foto: Radar Sampit

Muhammad Fadli Sukamto, pelaku pembunuhan ibu kandung di Kotawaringin Barat. Foto: Radar Sampit

Pangkalan Bun, Kobar – Aksi keji dilakukan seorang pemuda bernama Muhammad Fadli Sukamto (22) di Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng). Ia tega mencekik dan menggorok leher ibu kandungnya sendiri hanya karena dimarahi.

Peristiwa itu terjadi di kediaman mereka di Jalan A Yani, Kelurahan Pandu Sanjaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Minggu, 19 November 2023 sekira pukul 16.30 WIB. Tiga hari sebelum kejadian, korban sempat memarahi pelaku yang sedang berada di Semarang, Jawa Tengah.

Menurut Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono, tersangka berada di Semarang untuk menuntut ilmu dan sering dimarahi oleh korban melalui telepon sehingga membuat tersangka sakit hati.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tersangka ini berada di Semarang sedang kuliah, sering dimarahi korban lewat telepon yang membuat tersangka ini sakit hati,” ujar Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono pada Rabu, 22 November 2023.

Pada tanggal 17 November, tersangka memutuskan untuk pulang dan melakukan tindak kejahatan tersebut.

Saat berada di Kotawaringin Barat pada Sabtu, 18 November 2023, pelaku tidak langsung pulang ke rumah melainkan tidur di barakan belakang rumahnya. Pelaku baru pulang ke rumahnya pada hari kejadian sekitar pukul 10.30 WIB.

Baca Juga:  Pengakuan Junaedi Habisi Keluarga Mantan Pacar Lalu Perkosa Jasad Ibu dan Anak di Babulu Laut

“Kemudian tersangka ini merokok di gazebo, di pukul 16.30 WIB tersangka masuk ke rumahnya dan langsung mendatangi kamar korban. Saat itu korban terlihat sedang bermain HP di pojok tempat tidur sehabis salat,” jelas Bayu.

Saat pelaku duduk di samping kiri korban, mereka pun terlibat cekcok. Korban menyebut pelaku anak dajjal hingga menyebut pelaku bukan anaknya.

“Korban mengatakan kalau tersangka ini anak dajjal, ‘otakmu dipakai atau nggak, kupingmu kamu buang ke mana, dan jangan panggil aku mama kamu bukan anakku’, yang membuat tersangka ini langsung mencekik korban,” terangnya.

Selanjutnya, pelaku memukul wajah kanan korban sebanyak 2 kali, kemudian menjatuhkan tubuh korban ke lantai. Lalu pelaku menarik korban hingga tersungkur di lantai.

“Saat korban mau bangun tersangka memukul lagi bagian belakang kepala korban sebanyak 4 kali dan samping kanan sebanyak 2 kali dengan setrika, lalu tersangka memukul lagi bagian leher belakang korban dengan tangan sebanyak 2 kali,” tuturnya.

Baca Juga:  Diduga Dicecoki Obat dan Diperkosa 5 Pemuda, Gadis Ini Meninggal Dunia

Bayu mengatakan bahwa perbuatan pelaku membuat korban mengeluarkan cukup banyak darah hingga berceceran di lantai. Namun pelaku tetap melanjutkan aksinya dan mengambil pisau di dapur.

“Setelah itu tersangka kembali ke kamar dan langsung menggorok leher korban menggunakan pisau itu di bagian leher kanan sebanyak 3 kali sayatan,” bebernya.

Nyawa korban pun tak tertolong. Setelah kejadian, pelaku menunggu jenazah ibunya dan sempat merenungi perbuatannya sebelum menyerahkan diri ke Polsek Pangkalan Lada.

“Tersangka sempat semalam menunggui mayat ibunya dikarenakan lemas, masih syok dengan apa yang dilakukannya. Esok harinya baru menyerahkan diri ke Polsek Pangkalan Lada,” pungkasnya.

Fadli dijerat dengan Pasal 340 KUHP Sub Pasal 338 KUHP atau Pasal 44 Ayat (3) Jo Pasal 5 huruf (a) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. Pelaku terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup, atau penjara sementara selama 20 tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Grace Seran

Editor : Alex K

Berita Terkait

Menyerahkan Diri ke Polisi, Driver Ojol Pelaku Pencabulan Anak di Serang Ternyata Sarjana Ilmu Komputer
2 Spesialis Pencurian Rumah Kosong di Labuan Bajo Dibekuk Tim Jatanras Komodo
Anggota Polda NTT Nikahi Wanita Lain Usai Hamili Pacar Dua Kali, Kini Terancam Dipecat
Bersih-bersih di Polda Jabar, 28 Personel Polisi Dipecat Tidak Hormat
Sosok Kapolsek di NTT yang Diciduk Selingkuh dengan Polwan, Diduga Pernah Jadi Polisi Teladan Tingkat Nasional
Simpan Narkoba di Bungkus Rokok, 2 Montir di Labuan Bajo Diciduk Polisi
Propam Tangkap Kapolsek di Sabu Raijua NTT, Diduga Selingkuh dengan Polwan
Kronologi Siswa SD Dicabuli Driver Ojol di Rumah Kosong di Serang, Dijemput Saat Pulang Sekolah
Berita ini 184 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Maret 2024 - 12:08 WIB

Potensi Ridwan Kamil Maju di Pilkada DKI Jakarta

Senin, 4 Maret 2024 - 16:28 WIB

PSI Jadi Bulan-bulan Netizen, Partai Salah Input Trending di X

Sabtu, 2 Maret 2024 - 11:44 WIB

KPU: Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar 27 November

Jumat, 1 Maret 2024 - 10:36 WIB

MK: Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar November, Tak Boleh Diubah!

Kamis, 29 Februari 2024 - 13:48 WIB

Sidang Kabinet Bahas Program Makan Siang Gratis, TPN: Aneh, Janji Prabowo Dibayar Jokowi

Kamis, 29 Februari 2024 - 13:31 WIB

Connie Bakrie Soroti Dasar Hukum Jokowi Beri Gelar Jenderal Kehormatan kepada Prabowo

Kamis, 29 Februari 2024 - 12:24 WIB

KPK Belum Ambil Sikap Terhadap Program Makan Siang Gratis

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:54 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Pemberian Gelar Jenderal Kehormatan kepada Prabowo

Berita Terbaru

Cara Melacak Nomor HP Tanpa Aplikasi

Tips & Trick

Terbongkar! Cara Melacak Nomor HP Penipu Tanpa Aplikasi

Selasa, 5 Mar 2024 - 15:06 WIB

Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Presiden Jokowi di IKN. Foto: Twitter AHY

Nasional

AHY Ngaku Dapat Arahan Khusus Jokowi Siapkan Lahan IKN

Selasa, 5 Mar 2024 - 14:21 WIB