Satgas Covid-19 Yakin Pilkada Tidak Pengaruh Bagi Infeksi Virus

Senin, 10 Februari 2020 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 meyakini Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 tidak mempengaruhi naik turunnya kurva infeksi virus.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo mengaku telah menerima data tebaru mengenai perkembangan situasi penyebaran Covid-19 di daerah penyelenggaraan pilkada yang mulai menurun.

“Kita lihat data-data pilkada ada kabupaten kota yang ikut pilkada ternyata kasusnya ternyata lebih rendah dibandingkan daerah yang tidak menyelenggarakan pilkada,” ujar Doni dalam acara Kick Off Sosialisasi Strategi Perubahan Perilaku Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19, yang digelar melalui aplikasi zoom, Jumat (2/10).

Ia mengatakan, jika melihat data tanggal 6 Septemeber yang lalu, jumlah daerah yang menggelar pilkada dan masuk zona merah itu jauh lebih tinggi dengan data terbaru yang dia pegang.

“Ternyata yang ada pilkada zona merahnya berkurang dari 45 ke 29 (daerah),” katanya melansir rmol.

Sementara untuk daerah yang tidak ada gelaran pilkada justru yang masuk kategori zona merah naik, dari 25 daerah menjadi 33 daerah.

“Jadi ada juga daerah yang tidak ada pilkada ternyata kasusnya meningkat, seperti halnya Aceh dan juga Jakarta,” tandasnya.

Baca Juga:  Selesaikan Konflik Papua Secara Holistik dan Kolaboratif

Oleh karena itu, penyelenggaraan pilkada tidak bisa dinilai sebagai salah satu sumber yang bisa memperburuk kondisi penyebaran Covid-19.

Justru yang menjadi tolak ukur naik turunnya kasus positif Covid-19, kata dia, adalah taat atau tidaknya masyarakat dengan penerapan protokol kesehatan. Seperti, menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.

“Sebenarnya pengalaman kita dalam beberapa minggu terkahir bukan ada tidak adanya pilkada, tapi komitmen seluruh komponen yang ada di daerah untuk bersama-sama mengendalikan Covid-19,” pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

Adian Napitupulu Sebut Fraksi PDIP Solid Gulirkan Hak Angket Usut Kecurangan Pemilu 2024
Bawaslu Sebut Hak Angket Tak Bisa Dipakai untuk Usut Kecurangan Pemilu
Harga Beras Naik Dicurigai untuk Dana Program Makan Siang Gratis
Nasib Venna Melinda: 2 Kali Pindah Partai, Gagal Lagi ke DPR RI
Ade Armando dan Venna Melinda Kecewa Suaranya Hangus Gegara PSI dan Perindo Gagal Lolos
Sindir Ganjar Soal Hak Angket, PSI: Usulan Muncul dari Politisi yang Tak Siap Terima Kekalahan!
Resmi Jadi Anak Buah Jokowi, AHY Tolak Halus Hak Angket Usut Kecurangan Pemilu 2024
Disinggung Koordinasi dengan PDIP, Jokowi Ngaku Tidak Ragu Lantik AHY sebagai Menteri ATR/BPN
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:52 WIB

Musik Kencang Ganggu Warga, Warkop Dekat Polres Mabar di Labuan Bajo Ditegur Polisi

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:16 WIB

Kemenparekraf Gelar Rakornas Pemasaran Pariwisata di Pontianak, Dorong Sinergi dan Inovasi Menuju Target 2024

Jumat, 23 Februari 2024 - 07:56 WIB

Perpres Publisher Rights Atur Kerja Sama Publisher dan Platform Media Sosial

Jumat, 23 Februari 2024 - 06:56 WIB

Perpres Publisher Rights hanya Berlaku untuk Perusahaan Media yang Tercatat di Dewan Pers

Jumat, 23 Februari 2024 - 06:35 WIB

Ratusan Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung di Bandung dan Sumedang

Kamis, 22 Februari 2024 - 22:25 WIB

Potret Siswa SMA Papua ‘Trada Kata Terlambat’ untuk Sekolah Tuai Pujian Netizen

Kamis, 22 Februari 2024 - 21:26 WIB

Hantam Rancaekek Bandung, Kenali Beda Kekuatan Tornado dan Angin Puting Beliung

Kamis, 22 Februari 2024 - 18:04 WIB

NTT Mulai Terapkan Program Makan Siang Gratis untuk Pelajar SMA dan Guru

Berita Terbaru