Seluruh Wilayah NTT Rawan Konflik Pemilu 2019, Kata Kapolda

Selasa, 2 April 2019 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERUJUNG RUSUH: Demonstrasi menuntut hasil laporan kecurangan pilkada Gubernur Kalimantan Utara berujung rusuh. Massa yang datang ke kantor Gubernur Kaltara beberapa kali terlibat bentrok dengan aparat keamanan saat rapat pleno rekapitulasi KPU Kaltara. Bahkan mereka sempat merusak dan membakar ruang serbaguna dan sejumlah mobil.

BERUJUNG RUSUH: Demonstrasi menuntut hasil laporan kecurangan pilkada Gubernur Kalimantan Utara berujung rusuh. Massa yang datang ke kantor Gubernur Kaltara beberapa kali terlibat bentrok dengan aparat keamanan saat rapat pleno rekapitulasi KPU Kaltara. Bahkan mereka sempat merusak dan membakar ruang serbaguna dan sejumlah mobil.

Kapolda Nusa Tenggara Timur Irjen Pol Raja Erizman menegaskan semua daerah di provinsi berbasis kepulauan itu berpotensi rawan konflik jelang pelaksaan Pemilu 2019 yang akan dilaksanakan pada 17 April mendatang.

“Kami anggap semua daerah di NTT ini berpotensi rawan akan konflik saat pemilu nanti,” katanya kepada wartawan di Kupang, Senin (4/2/2109).

Pemilu 2019 ada lima sektor sekaligus yang akan digelar. Yakni pemilihan anggota DPRD Kota/Kabupaten, anggota DPRD Provinsi, anggota DPR RI, anggota DPD dan terakhir adalah pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak kepolisian sendiri kata dia sudah memetakan daerah-daerah yang rawan akan terjadinya konflik jelang dan saat pelaksanaan Pemilu.

Baca Juga:  Di depan Kiai di Banten, Prabowo Ngaku Rela Berikan Nyawa untuk Kemakmuran Indonesia

“Kita sudah petakan semua daerah di NTT ini. Kita juga minta bantuan dari TNI serta keamanan di setiap daerah,” ujar dia.

Berkaca dari Pilkada 2018, ia menyakini seluruh petugas keamanan akan bekerja maksimal agar keamanan dan ketertiban di bumi Flobamora itu bisa tetap aman.

Untuk jumlah personel kata dia, ada sekitar 5.675 personelnya yang disiapkan untuk mengamankan Pemilu di NTT.

“Untuk berbagai tahapan pemilihan anggota legislatif dan pemilihan presiden 2019 nanti kami dari Polda NTT sudah menyiapkan kurang lebih 5.675 personel agar semuanya berjalan dengan aman dan damai,” tambah dia.

Baca Juga:  Jokowi Ancam Tak Perpanjang Izin FPI, Golkar: Tunjukan Sikap Konsisten

Pengamanan berbagai tahapan Pileg dan Pilpres 2019 itu tidak hanya melibatkan personel dari Polri saja, tetapi juga melibatkan personel TNI yang jumlahnya 2/3 atau kurang lebih 6.000 personel dari jumlah personel seluruh anggota Polda NTT.

Mantan Kadiv Hukum Mabes Polri itu menambahkan untuk tahap pertama pihaknya akan lebih mengedepankan upaya-upaya deteksi dini serta preventif dengan harapan agar penyelenggaraan pesta demokrasi itu dapat berjalan dengan baik dan aman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

Resmi Jadi Anak Buah Jokowi, AHY Tolak Halus Hak Angket Usut Kecurangan Pemilu 2024
Disinggung Koordinasi dengan PDIP, Jokowi Ngaku Tidak Ragu Lantik AHY sebagai Menteri ATR/BPN
AHY Dilantik Presiden Jokowi sebagai Menteri ATR/BPN, Ini Kata PDIP
SBY Restui AHY Bergabung ke Kabinet Jokowi sebagai Menteri ATR/BPN
AHY ‘Naik Kelas’, Resmi Jadi Menteri ATR/BPN di Sisa Masa Jabatan Jokowi
AHY Ketemu Prabowo sebelum Dilantik Jokowi Jadi Menteri ATR/BPN
Ganjar Desak Hak Angket DPR Usut Dugaan Kecurangan Pilpres 2024, Ace Golkar: Buktikan Dulu
Jokowi Beri Lampu Hijau Soal Isu Pelantikan Hadi Tjahjanto dan AHY: Tunggu Besok!
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:49 WIB

Kasus Bullying Binus School, Pakar: Bukti Minimnya Pendidikan Karakter di Sekolah

Rabu, 21 Februari 2024 - 18:00 WIB

Perpres Publisher Rights Atur Mekanisme Bagi Hasil, Tak Atur Perusahaan Pers

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:43 WIB

Nasib Dede Sunandar dan Sederet Komedian yang Terancam Gagal Lolos Jadi Anggota Dewan

Selasa, 20 Februari 2024 - 20:34 WIB

Kemendikbudristek Pantau Kasus Perundungan di Binus School, Pastikan Penerapan Sanksi

Selasa, 20 Februari 2024 - 20:25 WIB

Presiden Jokowi Tegaskan Perpres Publisher Rights Bukan untuk Membatasi Kebebasan Pers

Selasa, 20 Februari 2024 - 19:16 WIB

Ketahui 3 Poin Utama dalam Perpres Publisher Rights yang Diteken Jokowi

Selasa, 20 Februari 2024 - 18:58 WIB

Kasus Perundungan di Binus School, Anggota DPR Minta Legolas Rompies dan Geng Tai Ditindak Tegas

Selasa, 20 Februari 2024 - 18:31 WIB

Jokowi Teken Perpres Publisher Rights, Dukung Jurnalisme Berkualitas dan Industri Media Berkelanjutan

Berita Terbaru

Ilustrasi pupuk

Nasional

Mentan Pastikan Distribusi Pupuk Subsidi Tak Dipersulit

Rabu, 21 Feb 2024 - 22:16 WIB