Sosok Lukman Dolok Saribu, Pria Penghina Nabi Muhammad dan Sebut Pengikutnya Iblis

Senin, 27 November 2023 - 22:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lukman Dolok Saribu, pelaku ujaran kebencian yang mengeluarkan kata-kata vulgar menghina Nabi Muhammad di media sosial. (Tajukflores.com)

Lukman Dolok Saribu, pelaku ujaran kebencian yang mengeluarkan kata-kata vulgar menghina Nabi Muhammad di media sosial. (Tajukflores.com)

Medan – Polda Sumatera Utara (Sumut) menangkap Lukman Dolok Saribu (LDS), seorang pria berusia 57 tahun yang melakukan ujaran kebencian di media sosial (medsos). Dalam pernyataannya yang viral di media sosial, Lukman menyebut pengikut Nabi Muhammad sebagai iblis. Pria tersebut juga menyerukan Israel membunuh WNI di Palestina.

Lukman ditangkap polisi di Toba, Sumatera Utara, berdasarkan laporan Wakil Ketua Gerakan Pemuda Ansor Sumut.

Lalu seperti apa sosok Lukman sehari-hari?

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum ditangkap, selama ini Lukman Doloksaribu tinggal di Kota Sorong, Papua. Sehari-hari, ia bekerja sebagai sopir angkot.

Sebelum menjadi sopir angkot, Lukman sempat membuka usaha koperasi simpan pinjam di daerah yang terkenal dengan sebutan Kota Minyak, Sorong itu.

Namun lantaran tak punya izin usaha, usaha koperasi yang dirintisnya itu pun gulung tikar.

Polda Sumut Ambil Alih Kasus

Polda Sumut sebelumnya telah menangkap Lukman Dolok Saribu terkait dengan ujaran kebencian, dan penistaan agama, serta seruan membunuh masyarakat Islam di Indonesia, pun yang berada di Palestina.

Baca Juga:  Jusuf Kalla Tinjau Bantuan PMI ke Palestina, Alat Kesehatan dan Kebersihan Dikirim Besok

Menurut Kapolda Sumut Inspektur Jenderal (Irjen) Agung Setya Imam Effendi, Lukman Dolok Saribu ditangkap di tempat tinggalnya di Lumban Nabolon, di Desa Dolok Saribu, Kecamatan Uluan, di Kabupaten Toba.

“Polda Sumut mengambil alih penidikan kasus ujaran kebencian terhadap agama Islam tersebut. Dan status terhadap LDS (Lukman Dolok Saribu) sudah menjadi tersangka dan dilakukan penahanan,” ujar Agung Setya dalam siaran pers yang diterima wartawan di Jakarta, Senin, 27 November 2023.

Ujaran kebencian yang dilakukan Lukman Dolok Saribu viral snack video. Dalam video berdurasi kurang lebih 1 menit 43 detik itu, Lukman Dolok Saribu menyampaikan rasa permusuhannya dengan masyarakat Islam di Indonesia terkait dengan situasi perang Zionis Israel di Gaza-Palestina.

Pria paruh baya itu dalam video tersebut meminta agar militer Zionis Israel membombardir Rumah Sakit (RS) Indonesia di Gaza. Ia bahkan menyerukan agar tentara Zionis Israel membunuh semua warga Palestina, termasuk orang-orang Indonesia yang ada membantu RS Indonesia di Gaza.

“Selamat sore, habisi saja itu rumah sakit Indonesia itu ah, ya. Hai kaum Palestina, lebih kau mati bunuh diri dari pada Israel bunuh kamu. Sedikit-sedikit kamu apakan ke agama, habisi itu muslim semua itu,” katanya dalam sebuah video viral di X, seperti dikutip Tajukflores.com pada Senin, 27 November 2023.

Baca Juga:  ICJR Soroti Kasus Tersangka Pencurian Meninggal Diduga karena Disiksa Polisi

“Hai kaum Israel, bantai semua itu, baik orang Indonesia yang ada di sana, bunuh semua itu. Indonesia ini terlalu banyak komentar, bila perlu kasih bom ke Indonesia ini, Jakarta sana itu dibom ya, begitu. Kamu bikin rumah sakit di sana, di sini saja masih banyak orang yang apa, tidak mampu berobat,” sambung Lukman dalam video tersebut.

Lukman Dolok Saribu juga menyatakan bahwa ia tidak peduli dengan kondisi warga Palestina di Gaza. Kembali dia mengeluarkan kata-kata yang mengandung ujaran kebencian.

“Saya tidak peduli mereka itu karena mereka itu adalah pengikut iblis, pengikut setan, termasuk pengikut Nabi Muhammad yang mendapatkan wahyu dari Gua Hira, tapi yang dia dapat setan, goblok semua itu ya,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Robintinus Gun

Editor : Alex K

Berita Terkait

Motif Bullying di Binus School Serpong Terungkap, Korban Dituding Bocorkan Rahasia Geng Tai!
Khawatir Kabur, Gus Samsudin Dijemput Paksa Polda Jatim Terkait Video Tukar Pasangan
Engelbertus Lowa Soda, Frater Cabul Buronan Polres Ngada Ditangkap di Tebing Tinggi
Ngeri! Kakek Renta di Manado Tega Cabuli Anak 15 Tahun di Rumahnya
Bunuh Tunangan Asal Indonesia, Pria Bangladesh Dieksekusi Mati di Singapura
Kronologi Ibu Muda di Labuan Bajo Terkena Peluru Nyasar dari Pemilik Toko Central
Ibu Muda di Labuan Bajo Tertembak OTK Saat Berbelanja di Toko Central
Duh, Calon Pastor di Ngada NTT Cabuli Siswa SMP di Asrama Sekolah, Kini Diburu Polisi
Berita ini 96 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Maret 2024 - 11:09 WIB

Hoax: Telat Bayar Pajak Kendaraan Tidak Bisa Beli BBM Subsidi

Sabtu, 2 Maret 2024 - 10:56 WIB

Revitalisasi KUA untuk Pernikahan Semua Agama, Perlu Kajian Mendalam

Sabtu, 2 Maret 2024 - 10:09 WIB

Wacana Pernikahan di KUA untuk Semua Agama, Ini Kata Disdukcapil 

Jumat, 1 Maret 2024 - 18:09 WIB

IDI Hormati Putusan MK Tolak Uji UU Kesehatan

Jumat, 1 Maret 2024 - 12:06 WIB

Pengorbanan di Papua, Brimob Polda NTT Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Jumat, 1 Maret 2024 - 10:03 WIB

Promosi Pariwisata Indonesia Dinilai Kalah Jauh Dibanding Negara Lain

Kamis, 29 Februari 2024 - 20:03 WIB

Jokowi Sebut Banyak Investor yang Antre Mau Investasi ke IKN

Kamis, 29 Februari 2024 - 19:39 WIB

Pedagang Kantin Protes Harga Menu Makan Siang Gratis Rp15 Ribu

Berita Terbaru

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Idham Holik., Foto: RRI

Pemilu

KPU: Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar 27 November

Sabtu, 2 Mar 2024 - 11:44 WIB