Viral Mahasiswa di Gorontalo Hina Jokowi, Kombes Wahyu Merespons, Kalimatnya Tegas!

Rabu, 9 Maret 2022 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang mahasiswa berambut gondrong mengeluarkan kalimat tak pantas kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Aksi pria gondrong itu viral dalam sebuah video yang diunggah di media sosial.

Kalimat tak pantas pria berambut gondrong tersebut terhadap Presiden Jokowi saat berorasi di atas mobil komando dalam sebuah aksi demo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pria tersebut disebut-sebut merupakan mahasiswa yang sedang mengikuti aksi demo di sekitar Perlimaan, Kota Gorontalo pada Jumat, 2 September 2022.

Mahasiswa yang berorasi itu mengajak para mahasiswa untuk melawan.

“Sepakat lawan, hanya ada satu kata Lawan,” teriak mahasiswa itu dengan pengeras suara.

Baca Juga:  300 Petinju dari 27 Negara Ikut Piala Presiden di Labuan Bajo

Di akhir orasinya, mahasiwa berambut gondrong itu mengeluarkan kalimat tak senonoh kepada Presiden Joko Widodo.

“Presiden Republik Indonesia K*t*l” teriak mahasiswa itu dari atas mobil komando.

Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Wahyu Tri Cahyono mengatakan pihaknya mengaku menyayangkan aksi oknum mahasiswa itu.

“Kami sangat menyayangkan dengan apa yang dilakukan oleh oknum mahasiswa tersebut dengan menggunakan bahasa yang tidak etis dan santun menghina presiden,” kata Wahyu lewat pesan singkat, Sabtu, 3 Septermber 2022.

Kombes Wahyu mengatakan kalimat pria gondrong terdebut mencederai citra mahasiswa sebagai kaum intelektual.

“Sangat tidak elok dan tentu mencederai citra mahasiswa sebagai kelompok intelektual dan berbudaya luhur, apalagi dia menggunakan kata-kata yang bermuatan asusila di depan khlayak umum,” kata Wahyu.

Baca Juga:  Menkominfo Apresiasi Layanan Telekomunikasi Saat Ramadan dan Lebaran

Wahyu menegaskan Gorontalo merupakan daerah Serambi Madinah, sehingga kalimat takadab itu tak layak diucapkan oknum mahasiswa tersebut.

“Provinsi Gorontalo merupakan daerah Serambi Madinah jelas tidak pantas,” kata Wahyu.

Wahyu mengatakan saat ini memang belum ada yang melapor terkait kegiatan orasi yang dilakukan oleh mahasiswa tersebut.

Akan tetapi. kepolisian masih mendalami dugaan pelanggaran pidana dalam kegiatan demo itu.

“Kami masih pelajari dugaan adanya pelanggaran pidana yg terjadi dari kegiatan tersebut,” pungkas Wahyu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

22 Titik Bencana Landa Manggarai Barat di Februari 2024, Warga Diminta Waspada
Wolobobo Ngada Festival Masuk KEN 2024, Fokus Promosi Kopi Arabika Bajawa
HUT ke-21 Manggarai Barat: Impian ‘Mabar Mantap’ hanya Jadi Pemanis Kampanye
Dulu Berjaya Kini Layu Menguning Terkena Penyakit, Jerit Petani Pisang di Manggarai Barat
Layanan Transportasi Online Maxim Hadir di Lobalain, Rote Ndao NTT
Musik Kencang Ganggu Warga, Warkop Dekat Polres Mabar di Labuan Bajo Ditegur Polisi
Usai Pemilu 2024, Presiden Jokowi Bukan Kemungkinan Stop Penyaluran Bansos Beras
Kemenparekraf Gelar Rakornas Pemasaran Pariwisata di Pontianak, Dorong Sinergi dan Inovasi Menuju Target 2024
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 13:06 WIB

22 Titik Bencana Landa Manggarai Barat di Februari 2024, Warga Diminta Waspada

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:38 WIB

Wolobobo Ngada Festival Masuk KEN 2024, Fokus Promosi Kopi Arabika Bajawa

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:37 WIB

HUT ke-21 Manggarai Barat: Impian ‘Mabar Mantap’ hanya Jadi Pemanis Kampanye

Sabtu, 24 Februari 2024 - 12:39 WIB

Layanan Transportasi Online Maxim Hadir di Lobalain, Rote Ndao NTT

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:52 WIB

Musik Kencang Ganggu Warga, Warkop Dekat Polres Mabar di Labuan Bajo Ditegur Polisi

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:30 WIB

Usai Pemilu 2024, Presiden Jokowi Bukan Kemungkinan Stop Penyaluran Bansos Beras

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:16 WIB

Kemenparekraf Gelar Rakornas Pemasaran Pariwisata di Pontianak, Dorong Sinergi dan Inovasi Menuju Target 2024

Jumat, 23 Februari 2024 - 07:56 WIB

Perpres Publisher Rights Atur Kerja Sama Publisher dan Platform Media Sosial

Berita Terbaru