Warga Golo Mori Protes Puskesmas Diberi Nama Tana Mori: Itu Sama Halnya Melacuri Budaya Kami!

Jumat, 8 Desember 2023 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puskesmas Tana Mori di kampung Jarak Deda Golo Mori, Kecamatan Komodo, Kabuoaten Manggarai Barat. Warga setempat memprotes pemberian nama Tana Mori terhadap puskesmas yang telah dibangun. Foto: Tajukflores.com/Istimewa

Puskesmas Tana Mori di kampung Jarak Deda Golo Mori, Kecamatan Komodo, Kabuoaten Manggarai Barat. Warga setempat memprotes pemberian nama Tana Mori terhadap puskesmas yang telah dibangun. Foto: Tajukflores.com/Istimewa

Tajukflores.com – Masyarakat di Golo Mori memprotes pemberian nama ‘Tanah Mori’ pada sebuah puskesmas yang telah dibangun di Kampung Jarak, Desa Golo Mori, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.

Tokoh pemuda Golo Mori, Hasanuddin mengecam perubahan nama tersebut. Menurutnya, penamaan ‘Tana Mori’ yang ditulis di bagian atas puskesmas sama halnya melecehkan sejarah dan identitas wilayah Golo Mori.

“Sebagai putra asli Golo Mori tentu saya menolak, mengutuk dan mengecam perubahan nama Golo Mori menjadi Tana Mori. Sebab, nama Golo Mori adalah nama asli yang diberikan masyarakat adat lokal terhadap lokasi itu. Ini sama halnya melacuri atau melecehkan terhadap budaya dan nenek moyang kami terdahulu,” kata Hasan dalam keterangan yang diterima Tajukflores.com, Jumat 8 Desember 2023.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa istilah “Tana Mori” memiliki makna yang berbeda dengan sebutan “Golo Mori”. Ia juga mempertanyakan maksud dan tujuan dari Pemerintah Daerah Manggarai Barat yang melakukan pergantian tersebut.

“Lalu apa maksud dari semua ini pihak pengelola, pemerintah merubah, sebutan dan tulisan Golo Mori dengan sebutan Tana Mori,” jelas Hasan.

“Saya hanya khawatir nenek moyang kami sudah berpulang, marah kepada oknum elit tersebut dan berdampak pada kejadian yang tidak kita inginkan,” lanjutnya.

Hasan mengatakan, perubahan nama itu tanpa mempertimbangkan kearifan lokal, kultur budaya yang tumbuh berkembang di tengah masyarakat setempat. Apalagi, kata dia, tidak meminta izin terlebih dahulu.

Baca Juga:  Bisa Nikmati Keindahan Bawah Laut, Ini Rute Kapal Wisata Bottom Glass di Labuan Bajo

“Rupanya pemerintah sengaja dan pura-pura tidak tau, tidak menerima kritikan tentang perubahan nama Golo Mori dengan sebutan lain selama ini,” kata Hasan yang juga menjabat sebagai Ketua KNPI Manggarai Barat.

Ia pun mengingatkan kepada pihak pengelola dan pemerintah melalui Dinas Kesehatan Manggarai Barat yang telah merubah nama sebutan “Golo Mori” menjadi sebutan ‘Tana Mori” untuk segera mencabut papan nama itu di atas puskesmas plus yang telah dibangun di wialayah itu.

Ia menegaskan, jika papan nama itu tidak dirubah pihaknya dengan seluruh tokoh muda Golo Mori akan melakukan upaya lain serta akan terus melawan ketika harkat dan martabat masyarakat dilecehkan oleh siapa pun.

Pasalnya kejadian perubahan nama Golo Mori sudah beberapa kali terjadi, dan situasi ini menjadi atensi masyarakat setempat bahwa hal itu menjadi perhatian serius.

“Dan kali ini kami pun serius menanggapinya, dan akan mengambil sikap kalau dalam tempo yang sesingkat-singkatnya tulisan itu tidak dirubah. Kalau ditukar di antara yang penting sebutan Golo Mori atau keberadaan puskesmas plus, kami pun tetap memilih keaslian Golo Mori, dibanding keberadaan Puskesmas Plus itu tapi melecehkan pranata sosiologis masyarakat yang sudah terbangun dari dahulu,” tegasnya.

Baca Juga:  ICJR Soroti Kasus Tersangka Pencurian Meninggal Diduga karena Disiksa Polisi

Hal ini, lanjut Hasan, tidak boleh dianggap sepele. Ia mengimbau kepada semua pihak baik para koorporasi, pengelola, pemerintah, yang selalu punya niat mau merubah kultur tulisan, sebutan nama tempat yang ada di Manggarai Barat untuk tidak dan atau haram dilakukan.

Ia berharap semua pihak harus mematuhi dan mentaati adat istiadat masyarakat setempat.

“Bagi kami warga lokal mereka-mereka itu tidak bedanya dengan para bandit, datang dan pergi sesuka hati, seenak gue, mau merubah segalanya kapan pun mereka mau. Dan cara-cara seperti ini, tidak bedanya model penjajah semi moderen, dengan uang dan kekuasaan mereka bisa mengambil segalanya dari apa yang kita miliki. Harus mematuhi dan mentaati adat istiadat masyarakat adat setempat. Dimana bumi di pijak, maka disitu langit di junjung. Itu hukum adatnya. Jangan sepelekan ini,” pungkasnya.

Saat dikonfirmasi Tajukflores.com, Pemda Mabar melalui Kepala Dinas Kesehatan Paulus Mamimelalui mengatakan terkait perubahan nama pada puskesma ditanyakan langsung kepada asisten 1 Bupati Manggarai Barat.

“Terima kasih, tabe, hubung langsung asisten 1,” katanya melalui pesan WhatsApp, Jumat siang, 8 November 2023.

Tajukflores.com kemudian menghubungi Hilarius Madin, asisten 1 Bupati Manggarai Barat. Namun, pesan yang dikirim ini belum direspon Hilarius Madin hingga berita ini diturunkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Fons Abun

Editor : Marcel Gual

Berita Terkait

Perolehan Suara DPD RI Dapil NTT: Pendatang Baru Jadi Jawara, El Asamau Gagal ke Senayan
AHY Ngaku Dapat Arahan Khusus Jokowi Siapkan Lahan IKN
BPOLBF Gandeng Bandara Komodo Genjot Kunjungan Wisatawan ke Labuan Bajo dan Flores
Tingkatkan Keselamatan Pelayaran, KSOP Labuan Bajo Gelar Diklat BST untuk Masyarakat
Polri Rekrut 10.000 Orang untuk Memperkuat Keamanan di Papua
Kemenko PMK Usulkan Skema Besaran Bansos Berdasarkan Wilayah
Demo di DPR Hari Ini, Polri Turunkan 3.929 Personel
Tak Perlu Tunggu Prabowo-Gibran, Pengusaha Dermawan di Kupang Beri Makan Siang Gratis ke Siswa SD
Berita ini 194 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Maret 2024 - 17:38 WIB

Perolehan Suara DPD RI Dapil NTT: Pendatang Baru Jadi Jawara, El Asamau Gagal ke Senayan

Selasa, 5 Maret 2024 - 13:34 WIB

BPOLBF Gandeng Bandara Komodo Genjot Kunjungan Wisatawan ke Labuan Bajo dan Flores

Selasa, 5 Maret 2024 - 12:37 WIB

Tingkatkan Keselamatan Pelayaran, KSOP Labuan Bajo Gelar Diklat BST untuk Masyarakat

Selasa, 5 Maret 2024 - 11:08 WIB

Polri Rekrut 10.000 Orang untuk Memperkuat Keamanan di Papua

Selasa, 5 Maret 2024 - 10:53 WIB

Kemenko PMK Usulkan Skema Besaran Bansos Berdasarkan Wilayah

Selasa, 5 Maret 2024 - 09:08 WIB

Demo di DPR Hari Ini, Polri Turunkan 3.929 Personel

Senin, 4 Maret 2024 - 22:13 WIB

Tak Perlu Tunggu Prabowo-Gibran, Pengusaha Dermawan di Kupang Beri Makan Siang Gratis ke Siswa SD

Senin, 4 Maret 2024 - 21:26 WIB

OJK Blokir 233 Pinjol Ilegal, Total Jadi 2.481 Sejak 2023

Berita Terbaru

Cara Melacak Nomor HP Tanpa Aplikasi

Tips & Trick

Terbongkar! Cara Melacak Nomor HP Penipu Tanpa Aplikasi

Selasa, 5 Mar 2024 - 15:06 WIB