Waspada, Manggarai Barat Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem hingga 5 Mei

Sabtu, 5 Maret 2022 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Komodo Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) meminta kepada warga agar waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah tersebut hingga 5 Mei mendatang.

Berdasarkan keterangan Kepala Stasiun Meterorologi Komodo Manggarai Barat Sti Nenotek di Labuan Bajo pada Senin (2/5), cuaca ekstrem tersebut disebabkan oleh adanya masa peralihan musim.

“Masyarakat harus waspada cuaca ekstrem pada masa peralihan musim ini dengan berbagai potensi dampaknya,” ungkap Sti Nenotek.

Nenotek menjelaskan, dari prospek atau prakiraan cuaca pihak BMKG, ada tiga kecamatan di Manggarai Barat yang mesti waspada terhadap adanya cuaca ekstrem hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang.

Adapun tiga kecamatan yang dimaksudkan itu, demikian Nenotek, ialah Kecamatan Ndoso, Kecamatan Kuwus, dan Kecamatan Kuwus Barat.

Ia menerangkan, selain berbagai bencana yang telah yang telah disebutkan di atas, cuaca ekstrem tersebut juga bisa menimbulkan adanya angin puting beliung, hujan es, pohon tumbang, dan papan baliho roboh.

Baca Juga:  Putusan PN Jakpus Perintahkan Tunda Pemilu Dinilai Keliru dan Berlebihan

Karena itu, Nenotek meminta kepada seluruh warga agar selalu berhati-hati ketika melakukan aktivitas baik di dalam maupun di luar rumah.

“Dalam Prospek Cuaca Manggarai Barat, BMKG mencatat suhu muka laut di Manggarai Barat berkisar antara 29,0 derajat celcius hingga 31 derajat celcius dengan anomali suhu muka laut berkisar antara 0,0 derajat celcius hingga +2,0 derajat celcius,” terang Nenotek.*

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

22 Titik Bencana Landa Manggarai Barat di Februari 2024, Warga Diminta Waspada
Wolobobo Ngada Festival Masuk KEN 2024, Fokus Promosi Kopi Arabika Bajawa
HUT ke-21 Manggarai Barat: Impian ‘Mabar Mantap’ hanya Jadi Pemanis Kampanye
Dulu Berjaya Kini Layu Menguning Terkena Penyakit, Jerit Petani Pisang di Manggarai Barat
Layanan Transportasi Online Maxim Hadir di Lobalain, Rote Ndao NTT
Musik Kencang Ganggu Warga, Warkop Dekat Polres Mabar di Labuan Bajo Ditegur Polisi
Usai Pemilu 2024, Presiden Jokowi Bukan Kemungkinan Stop Penyaluran Bansos Beras
Kemenparekraf Gelar Rakornas Pemasaran Pariwisata di Pontianak, Dorong Sinergi dan Inovasi Menuju Target 2024
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 13:06 WIB

22 Titik Bencana Landa Manggarai Barat di Februari 2024, Warga Diminta Waspada

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:38 WIB

Wolobobo Ngada Festival Masuk KEN 2024, Fokus Promosi Kopi Arabika Bajawa

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:37 WIB

HUT ke-21 Manggarai Barat: Impian ‘Mabar Mantap’ hanya Jadi Pemanis Kampanye

Sabtu, 24 Februari 2024 - 12:39 WIB

Layanan Transportasi Online Maxim Hadir di Lobalain, Rote Ndao NTT

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:52 WIB

Musik Kencang Ganggu Warga, Warkop Dekat Polres Mabar di Labuan Bajo Ditegur Polisi

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:30 WIB

Usai Pemilu 2024, Presiden Jokowi Bukan Kemungkinan Stop Penyaluran Bansos Beras

Jumat, 23 Februari 2024 - 18:16 WIB

Kemenparekraf Gelar Rakornas Pemasaran Pariwisata di Pontianak, Dorong Sinergi dan Inovasi Menuju Target 2024

Jumat, 23 Februari 2024 - 07:56 WIB

Perpres Publisher Rights Atur Kerja Sama Publisher dan Platform Media Sosial

Berita Terbaru