5 Suku di Indonesia yang Punya Tradisi Unik

Selasa, 5 Desember 2023 - 00:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

5 Suku di Indonesia dengan tradisi uniknya. Foto: Suku Sasak Lombok/Good News From Indonesia

5 Suku di Indonesia dengan tradisi uniknya. Foto: Suku Sasak Lombok/Good News From Indonesia

Tajukflores.com – Artikel ini membahas suku di Indonesia yang memiliki tradisi unik. Sebagai negara kepulauan, Indonesia punya kekayaan budaya yang tak tertandingi. Dalam keragaman ini, ada suku-suku yang dengan gigih mempertahankan warisan budaya mereka, hidup terisolasi dari arus modernisasi.

Inilah cerita lima suku unik di Indonesia yang tidak hanya memelihara tradisi leluhur, tetapi juga menjadi penjaga kekayaan budaya negara.

1 . Suku Butong (Sulawesi Tengah)

Di Sulawesi Tengah, Suku Butong memiliki tradisi unik yang dikenal sebagai pekande-kandea, yaitu ritual makan yang dipimpin oleh gadis-gadis Butong.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ritual ini menciptakan pengalaman kuliner tak terlupakan dan memberikan wawasan tentang budaya Butong. Meskipun terisolasi, suku ini menjaga keunikan budaya mereka dan memperkaya keberagaman budaya Indonesia.

2. Suku Sasak (Lombok)

Suku Sasak di Pulau Lombok terkenal dengan keahlian menenun kain. Meskipun mayoritas beragama Islam, sebagian masih menganut kepercayaan pra-Islam.

Uniknya, upacara perkawinan Sasak melibatkan penculikan calon pengantin wanita dengan aturan dan prosesi tertentu. Adat istiadat perkawinan ini mencerminkan nilai-nilai tradisional yang kuat, dan ketrampilan menenun menjadi bagian integral dari warisan budaya mereka.

Baca Juga:  Sejarah Hari Natal dan Makna Perayaan yang Perlu Anda Ketahui

3. Suku Dayak (Kalimantan)

Suku Dayak, yang tinggal di pedalaman Kalimantan, memiliki keunikan budaya dalam pakaian, kehidupan sehari-hari, dan upacara adat. Meskipun terisolasi dari akses global, Dayak tetap mempertahankan bahasa dan tarian khas mereka.

Ritual adat seperti Gawai Dayak, yang diadakan setiap tahun sebagai ungkapan syukur atas hasil panen, menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan mereka. Keahlian mereka dalam seni ukir dan tekstil juga menjadi ciri khas Dayak yang memukau.

4. Suku Asmat (Papua)

Suku Asmat, yang mendiami wilayah Papua, terkenal dengan keunikan ukiran kayu mereka. Terbagi menjadi dua kelompok, yaitu penduduk pesisir dan pedalaman, suku ini memiliki dialek, gaya hidup, dan ritual yang khas.

Seni ukir kayu Asmat mencerminkan kehormatan mereka terhadap alam dan kehidupan. Tradisi pernikahan dan upacara kematian di suku ini memberikan wawasan mendalam tentang keyakinan dan kehidupan masyarakat Asmat.

Baca Juga:  Mengenal Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT: Alasan Kenapa Ibu sangat Dihargai

5. Baduy (Urang Kanekes/Baduy)

Baduy, yang merupakan bagian dari suku Sunda, terletak di wilayah Kabupaten Lebak, Banten. Dengan populasi sekitar 26.000 orang, Baduy terbagi menjadi dua kelompok utama: Baduy Dalam dan Baduy Luar.

Baduy Dalam menjalankan kehidupan terasing sementara Baduy Luar lebih terbuka. Mereka mempertahankan aturan bersama (Pikukuh) sesuai adat leluhur.

Baduy Dalam sangat ketat dalam memegang tradisi, termasuk larangan pengambilan foto dan penggunaan bahan kimia selama mandi. Desa Baduy kini menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin merasakan nuansa kehidupan tradisional.

Keragaman suku-suku ini bukan hanya menyuguhkan pesona bagi para wisatawan, tetapi juga menjadi pewaris budaya yang tak ternilai.

Dengan mempertahankan tradisi nenek moyang, suku-suku ini berperan penting dalam menjaga keberagaman budaya Indonesia yang menjadi kekayaan bangsa.

Nah, demikianlah 5 suku di Indonesia yang memiliki tradisi unik.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

Pulau Jawa Lebih Padat Dibanding Rusia dan Jepang, Ini Alasannya!
Kesan Luhut Usai Nonton Film Agak Laen di Bioskop, Kaget Namanya Disebut!
Jangan Bingung! Ini Arti ‘Agak Laen’ yang Viral di Media Sosial
Unik, 2 Bayi di Banda Aceh Lahir di Tahun Kabisat 29 Februari
Viral, Mahasiswa Ini Pergi ke Kampus Pakai Pesawat demi Hemat Biaya Sewa
Mengapa Masa Prapaskah Berlangsung selama 40 Hari?
Kisah Pernikahan Prabowo dan Titiek Soeharto: Antara Cinta dan Politik
Haruskah Doa Dilakukan secara Spontan?
Berita ini 118 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Maret 2024 - 17:38 WIB

Perolehan Suara DPD RI Dapil NTT: Pendatang Baru Jadi Jawara, El Asamau Gagal ke Senayan

Selasa, 5 Maret 2024 - 13:34 WIB

BPOLBF Gandeng Bandara Komodo Genjot Kunjungan Wisatawan ke Labuan Bajo dan Flores

Selasa, 5 Maret 2024 - 12:37 WIB

Tingkatkan Keselamatan Pelayaran, KSOP Labuan Bajo Gelar Diklat BST untuk Masyarakat

Selasa, 5 Maret 2024 - 11:08 WIB

Polri Rekrut 10.000 Orang untuk Memperkuat Keamanan di Papua

Selasa, 5 Maret 2024 - 10:53 WIB

Kemenko PMK Usulkan Skema Besaran Bansos Berdasarkan Wilayah

Selasa, 5 Maret 2024 - 09:08 WIB

Demo di DPR Hari Ini, Polri Turunkan 3.929 Personel

Senin, 4 Maret 2024 - 22:13 WIB

Tak Perlu Tunggu Prabowo-Gibran, Pengusaha Dermawan di Kupang Beri Makan Siang Gratis ke Siswa SD

Senin, 4 Maret 2024 - 21:26 WIB

OJK Blokir 233 Pinjol Ilegal, Total Jadi 2.481 Sejak 2023

Berita Terbaru

Cara Melacak Nomor HP Tanpa Aplikasi

Tips & Trick

Terbongkar! Cara Melacak Nomor HP Penipu Tanpa Aplikasi

Selasa, 5 Mar 2024 - 15:06 WIB