Bedah Buku Hitam Prabowo Subianto di Padang Ricuh, Penulis Tantang Pembangkang

Senin, 22 Januari 2024 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diskusi bedah buku bertajuk

Diskusi bedah buku bertajuk "Buku Hitam Prabowo Subianto: Catatan Kelam Reformasi 98 dan Masa Depan Demokrasi Indonesia" yang digelar di Kafe Pagi Tepi Pantai, Kompleks Universitas Negeri Padang. (Foto: Istimewa)

Padang – Sebuah diskusi bedah buku bertajuk “Buku Hitam Prabowo Subianto: Catatan Kelam Reformasi 98 dan Masa Depan Demokrasi Indonesia” yang digelar di Kafe Pagi Tepi Pantai, Kompleks Universitas Negeri Padang, Kota Padang, Sumatera Barat, Senin 22 Januari 2024 sore, diwarai ricuh.

Diskusi yang menghadirkan Azwar Furgudyama, penulis buku tersebut, serta sejumlah narasumber lainnya, diwarnai aksi protes dari sekelompok pemuda yang diduga “penyusup”.

Mereka meminta diskusi tersebut dihentikan karena dianggap sebagai bagian dari kampanye terselubung dan “kampanye hitam”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Azwar Furgudyama yang juga putra asli kelahiran tanah Minang tersebut dengan suara lantang menegaskan, dirinya menantang pihak-pihak yang merasa dirugikan dari buku tersebut, agar membantah sejumlah data dan fakta terhadap keterlibatan Prabowo Subianto pada penculikan aktivis 98 dan dalang dibalik kerusuhan Mei 98 di era orde baru.

Baca Juga:  Harga Tiket Pesawat Terbang Tinggi, Presiden Jokowi Instruksi Menhub Segera Diselesaikan

“Publik harus tahu bahwa Prabowo Subianto secara faktual dan tidak bisa dibantah oleh sejarah di negara ini adalah orang satu-satunya petinggi militer pada tahun 1998 yang dipecat dari dinas kemiliteran oleh Dewan Kehormatan Perwira. Itu yang masyarakat Indonesia hari ini harus tau,” jelas Azwar.

Menurut Azwar, buku tersebut bukan bermaksud untuk kampanye hitam kepada sosok tertentu. Tapi, ini merupakan fakta sejarah yang belum terungkap dan diselesaikan.

Ia menuturkan, bahwa tidak ingin Indonesia memiliki pemimpin yang memiliki sejarah kelam masa lalu.

Baca Juga:  Peluang Investasi Menjanjikan! BPOLBF Buka Pintu Investor Lokal di Kawasan Parapuar Labuan Bajo

Azwar mengakui, pada Pemilu 2014 dan 2019 dirinya mendukung Jokowi. Tujuan dukungan tersebut, agar mengalahkan Prabowo sebagai pelanggar HAM yang menculik kawan-kawannya di tahun 98.

Selain itu, Azwar menilai, Prabowo merupakan ancaman terbesar demokrasi Indonesia untuk masa depan. Khususnya untuk pengusaha non pribumi.

“Kita semua bertanggungjawab untuk menyelamatkan bangsa ini dari kepeminpinan yang otoriter dan feodal sebagai warisan orde baru. Apalagi pada hari ini, wakilnya pelanggar konstitusi atau etik,” kata Azwar.

Sementara itu, Sarah Azmi, Direktur Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Sumatera Barat (PBHI), menjelaskan, pihaknya sangat konsen pada isu HAM.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Rini Kuriniati

Editor : Alex K

Baca juga berita kami di:

Berita Terkait

Ikuti Agama Calon Istri, Bharada Richard Eliezer Resmi Peluk Keyakinan Katolik
Indonesia dan Karibia Berpotensi Jalin Kerja Sama Pariwisata Berbasis Kapal Pesiar
Tunjangan Pindahan Menanti ASN yang Pindah ke IKN
Gunung Ruang Erupsi Eksplosif, PVMBG Keluarkan Peringatan Tsunami!
Foto: Gunung Ruang Erupsi, Melontarkan Abu Vulkanik Setinggi 3.000 Meter!
Buruan! Kementerian PANRB Buka Formasi CPNS 2024 Khusus untuk IKN
Taylor Swift Tolak Tawaran Rp144 Miliar dari Arab
Siap-siap Pendatang Baru, Pemprov DKI akan Lakukan Pendataan
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 April 2024 - 09:45 WIB

Meta Luncurkan Chatbot AI di Instagram untuk Rekomendasi Konten

Kamis, 18 April 2024 - 04:04 WIB

Rilis Terbaru! Kode Redeem AFK Journey Bulan April 2024

Kamis, 18 April 2024 - 00:38 WIB

Link Ujian Wibu Google Form Terbaru 2024 yang Lagi Viral, dan Cara Mainnya

Rabu, 17 April 2024 - 22:33 WIB

Link Ujian Tes Kegoblokan Google Form dan Tondanoweb Viral Tiktok

Rabu, 17 April 2024 - 20:58 WIB

Link Ujian Tes Kesabaran Google Form Gratis 2024 dan Cara Mainnya

Rabu, 17 April 2024 - 20:15 WIB

Kode Redeem Maple Rush Terbaru Hari Ini 17 April 2024

Rabu, 17 April 2024 - 19:26 WIB

Link Ujian Free Fire Google Form Tes Seberapa Pro Kamu Player FF Viral di TikTok, Begini Cara Main Kuis Epep

Rabu, 17 April 2024 - 14:16 WIB

Literasi Digital di Era Perkembangan AI, Apa Urgensinya?

Berita Terbaru

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas. Foto: RRI

IKN

Tunjangan Pindahan Menanti ASN yang Pindah ke IKN

Kamis, 18 Apr 2024 - 08:47 WIB