Daftar Lengkap UMK Jawa Barat 2024: Kota Bekasi Tertinggi, Banjar Terendah

Jumat, 1 Desember 2023 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Daftar kenaikan UMK Jawa Barat 2024. Foto ilustrasi

Daftar kenaikan UMK Jawa Barat 2024. Foto ilustrasi

Bandung – Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) untuk wilayah Jawa Barat yang berlaku mulai 1 Januari 2024. Di mana Kota Bekasi memiliki UMK tertinggi sebesar Rp5.343.430, sementara Kota Banjar memiliki UMK terendah sebesar Rp2.070.192.

Keputusan ini diatur dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat No: 561.7/Kep.804-Kesra/2003 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2024, yang telah ditetapkan pada 30 November 2023.

“Sore ini saya sudah menandatangani Keputusan Gubernur terkait dengan UMK di Jawa Barat tahun 2024,” ujar Bey Machmudin di Gedung Sate Bandung, Kamis, 30 November 2023, seperti dilansir dari jabarprov.go.id.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses penetapan UMK ini mengacu pada formulasi Peraturan Pemerintah (PP) No 51/2023 tentang Perubahan atas PP No 36/2021 tentang Pengupahan. Formulasi tersebut dirinci sebagai berikut:

π‘ˆπ‘€(𝑑+1) = π‘ˆπ‘€(𝑑) + (π‘ƒπ‘’π‘›π‘¦π‘’π‘ π‘’π‘Žπ‘–π‘Žπ‘› π‘π‘–π‘™π‘Žπ‘– π‘ˆπ‘€ π‘₯ π‘ˆπ‘€(𝑑))

π‘ƒπ‘’π‘›π‘¦π‘’π‘ π‘’π‘Žπ‘–π‘Žπ‘› π‘π‘–π‘™π‘Žπ‘– π‘ˆπ‘€ = πΌπ‘›π‘“π‘™π‘Žπ‘ π‘– + (𝑃𝐸 π‘₯ Ξ±)

Dengan menggunakan inflasi tahunan Jawa Barat pada September 2023 sebesar 2,35% dan indeks tertentu (Ξ±) dalam rentang 0,10-0,30.

Bey Triadi Machmudin menjelaskan bahwa Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Barat melakukan pemeriksaan terhadap 27 rekomendasi usulan nilai UMK dari Bupati/Wali Kota di Jawa Barat pada tanggal 28 November 2023.

Baca Juga:  PLN dan Pertamina Sepakati Peralihan Motor BBM ke Listrik di Labuan Bajo

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 13 Kabupaten/Kota merekomendasikan sesuai dengan formulasi penyesuaian upah minimum, sedangkan 14 Kabupaten/Kota tidak berdasarkan PP 51 Tahun 2023.

Rekomendasi yang sesuai formulasi di antaranya adalah Kabupaten Bekasi, Kota Bogor, Kota Sukabumi, Kota Bandung, Kabupaten Indramayu, Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Pangandaran, dan Kota Banjar. Sementara itu, 14 Kabupaten/Kota lainnya disebut tidak sesuai formulasi.

Berdasarkan keputusan tersebut, UMK di wilayah Jawa Barat tahun 2024 rata-rata sebesar Rp3.370.534. Dengan formulasi penghitungan kenaikan menggunakan Ξ± rata-rata 0,22, rata-rata besaran kenaikan UMK di Jawa Barat tahun 2024 adalah sekitar 2,50%, atau sebesar Rp78.909.

Berikut adalah besaran UMK 2024 di beberapa wilayah Jawa Barat:

  1. Kota Bekasi
    • Kenaikan: 3,59%
    • Besaran UMK: Rp5.343.430
  2. Kabupaten Karawang
    • Kenaikan: 1,58%
    • Besaran UMK: Rp5.257.834
  3. Kabupaten Bekasi
    • Kenaikan: 1,59%
    • Besaran UMK: Rp5.219.263
  4. Kabupaten Purwakarta
    • Kenaikan: 0,79%
    • Besaran UMK: Rp4.499.768
  5. Kabupaten Subang
    • Kenaikan: 0,63%
    • Besaran UMK: Rp3.294.485
  6. Kota Depok
    • Kenaikan: 3,92%
    • Besaran UMK: Rp4.878.612
  7. Kota Bogor
    • Kenaikan: 3,76%
    • Besaran UMK: Rp4.813.988
  8. Kabupaten Bogor
    • Kenaikan: 1,31%
    • Besaran UMK: Rp4.579.541
  9. Kabupaten Sukabumi
    • Kenaikan: 0,97%
    • Besaran UMK: Rp3.384.491
  10. Kabupaten Cianjur
    • Kenaikan: 0,76%
    • Besaran UMK: Rp2.915.102
  11. Kota Sukabumi
    • Kenaikan: 3,15%
    • Besaran UMK: Rp2.834.399
  12. Kota Bandung
    • Kenaikan: 3,97%
    • Besaran UMK: Rp4.209.309
  13. Kota Cimahi
    • Kenaikan: 3,24%
    • Besaran UMK: Rp3.627.880
  14. Kabupaten Bandung Barat
    • Kenaikan: 0,80%
    • Besaran UMK: Rp3.508.677
  15. Kabupaten Sumedang
    • Kenaikan: 0,96%
    • Besaran UMK: Rp3.504.308
  16. Kabupaten Bandung
    • Kenaikan: 1,02%
    • Besaran UMK: Rp3.504.308
  17. Kabupaten Indramayu
    • Kenaikan: 3,21%
    • Besaran UMK: Rp2.623.697
  18. Kota Cirebon
    • Kenaikan: 3,12%
    • Besaran UMK: Rp2.533.038
  19. Kabupaten Cirebon
    • Kenaikan: 3,58%
    • Besaran UMK: Rp2.517.730
  20. Kabupaten Majalengka
    • Kenaikan: 3,54%
    • Besaran UMK: Rp2.257.871
  21. Kabupaten Kuningan
    • Kenaikan: 3,18%
    • Besaran UMK: Rp2.074.666
  22. Kota Tasikmalaya
    • Kenaikan: 3,85%
    • Besaran UMK: Rp2.630.951
  23. Kabupaten Tasikmalaya
    • Kenaikan: 1,41%
    • Besaran UMK: Rp2.535.204
  24. Kabupaten Garut
    • Kenaikan: 3,26%
    • Besaran UMK: Rp2.186.437
  25. Kabupaten Ciamis
    • Kenaikan: 3,35%
    • Besaran UMK: Rp2.089.464
  26. Kabupaten Pangandaran
    • Kenaikan: 3,36%
    • Besaran UMK: Rp2.086.126
  27. Kota Banjar
    • Kenaikan: 3,61%
    • Besaran UMK: Rp2.070.192
Baca Juga:  Indonesia AirAsia Resmi Buka Rute Denpasar-Bandar Lampung

Dengan demikian, Kota Bekasi memiliki UMK tertinggi sebesar Rp5.343.430, sementara Kota Banjar memiliki UMK terendah sebesar Rp2.070.192. Variasi ini mencerminkan kondisi ekonomi dan kebutuhan hidup yang berbeda di setiap daerah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Rini Kurniati

Editor : Edeline Wulan

Berita Terkait

Indonesia Timur Bangkit: Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi Didukung Investasi Infrastruktur
Pemprov NTT Fasilitasi Pendaftaran Merek Dagang bagi 125 Pelaku UMK
BPOLBF Gaet Eiger dan Dusit Internasional, Raup Komitmen Investasi Rp250 M untuk Parapuar
Data Dinas Peternakan: 10 Kecamatan di Rote Ndao NTT Ternak Kuda
Gandeng TikTok, BPOLBF Gelar KONTRAS di Taman Parapuar, Dorong Kolaborasi dan Kreativitas Komunitas Labuan Bajo
Pedagang Tolak Beras SPHP Bulog, Jadi Kendala Penurunan Harga Beras
Dorong Ekonomi Nasional, Pemerintah Gelar F1 Powerboat dan Kembangkan Desa Wisata di Danau Toba
Bulog NTT Pastikan Beras SPHP Tersedia di Pasar Ritel Modern Kupang, Stok Aman hingga Lebaran
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Februari 2024 - 22:29 WIB

Meninggal Dunia, Ini Kesan Andreas Pareira tentang Sosok Marselis Sarimin

Rabu, 28 Februari 2024 - 15:32 WIB

Warga Sumba Kerap Bikin Ulah di Bali, Tetua: Fokus Cari Makan, Jangan Kayak Orang Hebat!

Rabu, 28 Februari 2024 - 12:54 WIB

Komisi II DPR Sebut Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar pada November

Selasa, 27 Februari 2024 - 13:06 WIB

22 Titik Bencana Landa Manggarai Barat di Februari 2024, Warga Diminta Waspada

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:38 WIB

Wolobobo Ngada Festival Masuk KEN 2024, Fokus Promosi Kopi Arabika Bajawa

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:37 WIB

HUT ke-21 Manggarai Barat: Impian ‘Mabar Mantap’ hanya Jadi Pemanis Kampanye

Selasa, 27 Februari 2024 - 09:54 WIB

Dulu Berjaya Kini Layu Menguning Terkena Penyakit, Jerit Petani Pisang di Manggarai Barat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 12:39 WIB

Layanan Transportasi Online Maxim Hadir di Lobalain, Rote Ndao NTT

Berita Terbaru