DPR Minta Kemendikbudristek Ambil Tindakan Soal Mahasiswa Penerima KIPK Hidup Mewah

Senin, 6 Mei 2024 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu mahasiswa penerima KIP Kuliah (KIPK) adalah Cantika Mutiara Johani, seorang influencer dengan ratusan ribu pengikut di Instagram. Foto: Istimewa

Salah satu mahasiswa penerima KIP Kuliah (KIPK) adalah Cantika Mutiara Johani, seorang influencer dengan ratusan ribu pengikut di Instagram. Foto: Istimewa

Jakarta – Anggota Komisi X DPR RI, Hetifah Sjafrieani, mendorong Kemendikbudristek untuk menindaklanjuti informasi viral tentang mahasiswa penerima KIPK (Kartu Indonesia Pintar Kuliah) yang bergaya hedonistik di media sosial.

Diketahui, nama-nama mahasiswa penerima KIP Kuliah Undip yang terendus gaya hidup hedonnya beredar di media sosial.

Hal ini memicu beragam reaksi netizen, termasuk protes karena dinilai tidak sesuai dengan tujuan program KIP Kuliah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu nama yang mencuat adalah Cantika Mutiara Johani, seorang influencer dengan ratusan ribu pengikut di Instagram. Ia diketahui kerap menerima endorse dan memamerkan gaya hidup mewah di media sosialnya.

Baca Juga:  Semua Hal yang Perlu Diketahui tentang Diagnosis Kanker Putri Wales Kate Middleton

Hetifah meminta Kemendikbudristek melakukan verifikasi kembali data penerima KIPK dan meminta pihak kampus untuk menindak tegas, bahkan mencabut bantuan jika terbukti penerima tidak berhak.

“Kemendikbud harus melakukan verifikasi kembali, dan tetap ada verifikasi data oleh Kampus. Karena berarti sudah mengambil hak orang lain,” ungkap Hetifah dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (5/5).

Hetifah, politisi dari Golkar ini, menekankan bahwa KIPK harus tepat sasaran dan diberikan kepada mahasiswa yang benar-benar membutuhkan.

Baca Juga:  Panglima TNI Mutasi 52 Pati, Termasuk Kepala BAIS dan Danjen Akademi TNI

Ia meminta pihak kampus untuk menindaklanjuti dan melakukan pencabutan bantuan jika ditemukan penerima yang tidak berhak.

“Apabila ditemukan ada penerima yang tidak sesuai maka pihak Kampus bisa mengusulkan untuk dibatalkan sebagai penerima. Mahasiswa penerima KIPK yang sebenarnya tidak berhak, sebaiknya mengembalikan uangnya ke negara,” katanya.

Hetifah menambahkan, KIPK diberikan kepada masyarakat bertujuan membantu mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi untuk dapat menempuh pendidikan tinggi.

Ia berharap dengan adanya verifikasi dan penindakan tegas, KIPK dapat digunakan secara tepat sasaran dan membantu mahasiswa yang benar-benar membutuhkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Alex K

Editor : Alex K

Baca juga berita kami di:

Berita Terkait

DPR: PP Tapera Jangan Memberatkan Masyarakat, Cari Solusi Tepat!
Banyak Anak Sengaja Titip Orang Tua ke Panti Sosial, Mensos Risma Prihatin Atas Penelantaran Lansia di Indonesia
Krispianus Bheda Dicopot DKPP, Ferdiano Sutarto Parman Terpilih sebagai Ketua KPU Manggarai Barat
Starlink Mulai Operasi di Indonesia, Ancaman Baru bagi Provider Lokal dan Keamanan Data?
Putusan DKPP ke Ketua KPU Manggarai Barat Dinilai Formappi sebagai Dagelan Belaka, Jangan Heran Penyelenggara Pemilu Bisa Disetir
Ketua KPU Manggarai Barat Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual, Formappi Heran dengan Putusan DKPP
Dicopot dari Ketua KPU Mabar, Krispianus Bheda Klaim Tak Lakukan Kekerasan Seksual
Kemendikbudristek Minta Kampus Kembalikan Kelebihan UKT Mahasiswa
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Mei 2024 - 17:56 WIB

DPR: PP Tapera Jangan Memberatkan Masyarakat, Cari Solusi Tepat!

Rabu, 29 Mei 2024 - 17:36 WIB

Banyak Anak Sengaja Titip Orang Tua ke Panti Sosial, Mensos Risma Prihatin Atas Penelantaran Lansia di Indonesia

Rabu, 29 Mei 2024 - 15:46 WIB

Krispianus Bheda Dicopot DKPP, Ferdiano Sutarto Parman Terpilih sebagai Ketua KPU Manggarai Barat

Rabu, 29 Mei 2024 - 11:23 WIB

Putusan DKPP ke Ketua KPU Manggarai Barat Dinilai Formappi sebagai Dagelan Belaka, Jangan Heran Penyelenggara Pemilu Bisa Disetir

Rabu, 29 Mei 2024 - 10:07 WIB

Ketua KPU Manggarai Barat Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual, Formappi Heran dengan Putusan DKPP

Selasa, 28 Mei 2024 - 22:04 WIB

Dicopot dari Ketua KPU Mabar, Krispianus Bheda Klaim Tak Lakukan Kekerasan Seksual

Selasa, 28 Mei 2024 - 19:41 WIB

Kemendikbudristek Minta Kampus Kembalikan Kelebihan UKT Mahasiswa

Selasa, 28 Mei 2024 - 12:02 WIB

Ketahui Apa Itu Tapera dalam PP 21/2024, Siap-siap Gaji PNS dan Karyawan Swasta Dipotong 2,5 Persen Setiap Bulan

Berita Terbaru