DPR: PP Tapera Jangan Memberatkan Masyarakat, Cari Solusi Tepat!

Rabu, 29 Mei 2024 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus. Foto: dpr.go.id

Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus. Foto: dpr.go.id

Jakarta – Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, meminta agar penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) tidak memberatkan masyarakat.

Ia berharap pemerintah dapat mengakomodir kepentingan berbagai pihak, khususnya pekerja dan pengusaha pemberi kerja.

“Tapera bertujuan untuk membantu masyarakat memiliki rumah. Tapi, kalau aturannya memberatkan, bukan solusi namanya. PP ini harus mengakomodir kepentingan semua pihak agar tidak ada yang dirugikan. Harus ada jalan tengah,” kata Lasarus dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (29/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Politisi PDIP ini mengungkapkan bahwa pihaknya menerima banyak masukan dari pengusaha terkait Tapera.

Menurutnya, pemerintah perlu melakukan kajian ulang terhadap PP Tapera dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

Baca Juga:  Jelang Ahok Bebas, Kabar Veronica Tan Terbaru: Borong Kain Sumba

“PP ini banyak dikeluhkan pengusaha karena mereka akan terbebani. Kalau ada pihak yang dirugikan oleh aturan ini, pemerintah perlu mempertimbangkan kembali penerapannya,” katanya.

Presiden telah menandatangani PP Nomor 21 Tahun 2024 tentang Perubahan atas PP Nomor 25 Tahun 2020 tentang Tapera.

Aturan tersebut mewajibkan ASN, TNI-Polri, dan pekerja swasta untuk menyisihkan 3% dari penghasilan mereka untuk program tabungan perumahan.

Lasarus berharap pemerintah dapat mencari solusi yang tepat agar program Tapera dapat berjalan dengan baik tanpa membebani masyarakat.

Sebelumnya, ekonom dan pakar kebijakan publik UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat MPP menyatakan kekhawatirannya terhadap kebijakan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) yang diatur dalam PP Nomor 21 Tahun 2024.

Baca Juga:  Jaketnya Ditarik Prabowo saat Debat Cawapres, Bahlil Lahadalia: Biasa Abang dengan Adiknya!

Menurutnya, kebijakan ini berpotensi menimbulkan beban finansial bagi pekerja dan pengusaha, serta risiko salah kelola dana, korupsi, dan penggunaan dana yang ugal-ugalan.

“Salah urus tabungan perumahan rakyat bisa merusak reputasi Presiden (Jokowi) sendiri dan reputasi institusi negara secara keseluruhan,” ujar Achmad Nur Hidayat di Jakarta, Rabu (29/5).

Menurut Hidayat, salah satu risiko utama Tapera adalah potensi salah kelola dana. Dana yang diakumulasi dari potongan gaji pekerja dan pemberi kerja mencapai jumlah yang sangat besar.

Tanpa manajemen yang profesional dan akuntabel, kata dia, dana ini berisiko disalahgunakan atau diinvestasikan pada instrumen yang tidak menguntungkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Alex K

Editor : Marcel Gual

Baca juga berita kami di:

Berita Terkait

Isu Duet Anies dan Kaesang di Pilkada Jakarta 2024, Ini Kata PKS
Kaesang Sebut Grace Natalie Potensial Dampingi Anies atau Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta
Soal Judi Online, Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Menabung untuk Modal Usaha
KPU Segera Publikasikan Rancangan PKPU Terkait Pencalonan Kepala Daerah
Ruben Onsu Resmi Gugat Cerai Sarwendah Setelah 11 Tahun Pernikahan
Klarifikasi Nadia, Perempuan Viral yang Ngaku sebagai Sarjana Hukum saat Cekcok dengan Ojek Online di Bali
Ingin Wujudkan Swasembada Pangan, Kementan Fokus Penanaman Padi dengan Teknologi Tinggi
Inayah Wahid Kecam Keterlibatan NU dalam Kelola Konsesi Tambang, Kritik Kebijakan Pemerintah
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 20:59 WIB

HP Diretas untuk Open BO, Selebgram Tiara Aurellie Laporkan Teman Kencannya Pajar Setiabudi ke Polisi

Kamis, 13 Juni 2024 - 20:13 WIB

Model Seksi Tiara Aurellie Jadi Korban Penipuan Pajar Setiabudi, Pria Ngaku Pengusaha Ternyata Sales Properti

Kamis, 13 Juni 2024 - 12:11 WIB

Usut Pencucian Uang SYL, KPK Periksa Tenri Angka Yasin Limpo

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:33 WIB

Gerindra Sebut Mahfud MD Omong Kosong dan Game Over Soal Penanganan Kasus Vina Cirebon Unprofessional

Rabu, 12 Juni 2024 - 11:34 WIB

Ini Motif AP Peras Ria Ricis Rp300 Juta Retas HP Ancam Sebar Foto dan Video Pribadi

Rabu, 12 Juni 2024 - 10:07 WIB

Kemenkumham Gandeng Aparat Desa Jadi Mata-mata Awasi Turis Asing di Bali

Selasa, 11 Juni 2024 - 10:20 WIB

Briptu Fadhilatun Nikmah, Polwan Pembakar Suami di Mojokerto Terancam Dihukum 15 Tahun Penjara

Selasa, 11 Juni 2024 - 08:19 WIB

Polda Jabar Gelar Tes Psikologi Forensik Pegi Setiawan, Pelaku Utama Pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon

Berita Terbaru

Cara Download Hamster Kombat Airdrop APK Tanpa Ribet

Tekno

Cara Download Hamster Kombat Airdrop APK Tanpa Ribet

Jumat, 14 Jun 2024 - 06:22 WIB

Begini Cara Download Hamster Kombat Coin APK dengan Mudah

Tips & Trick

Begini Cara Download Hamster Kombat Coin APK dengan Mudah

Kamis, 13 Jun 2024 - 22:02 WIB

Cara Withdraw Hamster Kombat Banyak yang Cari

Tips & Trick

Cara Withdraw Hamster Kombat Banyak yang Cari

Kamis, 13 Jun 2024 - 21:43 WIB