Heboh Surat Osama bin Laden ke Amerika, Singgung Kejahatan Israel di Palestina

Jumat, 17 November 2023 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemimpin Al-Qaeda, Osama bin Laden membenarkan tindakannya atas serangan 11 September 2021 ke Menara Kembar World Trade Center di New York City dalam surat yang viral di TikTok. (Tajukflores.com)

Pemimpin Al-Qaeda, Osama bin Laden membenarkan tindakannya atas serangan 11 September 2021 ke Menara Kembar World Trade Center di New York City dalam surat yang viral di TikTok. (Tajukflores.com)

Jakarta – Media sosial TikTok dihebohkan dengan surat lama pemimpin Al-Qaeda, Osama bin Laden, di tengah sengitnya perang Israel-Hamas di Jalur Gaza dan dukungan Amerika Serikat (AS) atas agresi tersebut.

Surat Osama bin Laden berjudul ‘Surat untuk Amerika’, ditulis 21 tahun lalu, setahun setelah peristiwa penyerangan 11 September 2001. Isinya menyampaikan upaya pembenarannya atas serangan teror terhadap AS yang menewaskan hampir 3.000 orang.

Surat Osama masih tayang di TikTok pada Kamis sore, 16 November 2023 dengan lebih dari 900.000 penayangan. Seorang pengguna TikTokers menyatakan bahwa “semua yang kita pelajari tentang Timur Tengah, peristiwa 9/11, dan ‘terorisme’ adalah sebuah kebohongan.”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, beberapa pengguna media sosial lainnya mengkritik video tersebut karena dianggap bersimpati pada teroris dan melegitimasi kekerasan.

Surat Osama bin Laden menjadi viral setelah TikTokers menemukan salinan terjemahan yang diterbitkan oleh The Guardian pada tahun 2002, meskipun situs berita tersebut telah menghapus surat tersebut pada 15 November.

The Guardian mengatakan kepada TIME dalam sebuah pernyataan melalui email pada 16 November bahwa setelah transkrip tersebut dibagikan secara luas di media sosial tanpa konteks yang lengkap.

Baca Juga:  DPR: Pilkada Serentak 2024 Telah Ditetapkan Digelar September

“Kami memutuskan untuk menghapusnya dan mengarahkan pembaca ke artikel berita yang awalnya mengkontekstualisasikannya,” tulis The Guardian, seperti dikutip dari TIME.

Surat Osama bin Laden tersebut berisi pembenaran atas pembunuhan warga sipil, dengan merujuk pada laporan-laporan kekerasan yang disponsori oleh AS dan pemerintah lainnya terhadap Muslim di wilayah Palestina, Somalia, Chechnya, Kashmir, dan Libanon. Serta sanksi-sanksi ekonomi di Irak yang menyebabkan banyak orang kelaparan.

Surat tersebut juga menuduh AS munafik karena membiarkan Israel menduduki wilayah Palestina selama beberapa dekade tanpa menghiraukan hukum PBB dan melanggar hukumnya sendiri dengan memenjarakan orang-orang di Teluk Guantanamo tanpa dakwaan atau pengadilan.

Jawaban TikTok

Namun, TikTok telah menghapus konten yang berisikan sura Osama bin Laden tersebut dan menyatakan bahwa konten yang mempromosikan surat ini jelas melanggar peraturan mereka dalam mendukung segala bentuk terorisme.

“Kami secara proaktif dan agresif menghapus konten ini dan menyelidiki bagaimana konten ini bisa masuk ke platform kami,” kata TikTok.

Perusahaan juga mengatakan bahwa konten tersebut tidak mencerminkan tren yang meluas, melainkan hanya beberapa unggahan di platform.

Baca Juga:  Bawaslu NTT Temukan 4 Pelanggaran Pemilu 2024, Ada ASN Jadi MC di Acara Gibran

“Jumlah video di TikTok sangat sedikit dan laporan bahwa itu menjadi tren di platform kami tidak akurat. Hal ini tidak hanya terjadi di TikTok dan telah muncul di berbagai platform dan media,” kata TikTok.

Penayangan video yang dibagikan dengan tagar #lettertoamerica telah ditonton lebih dari 14 juta kali pada hari Kamis, 16 November 2023. Namun, pada Kamis sore frasa tersebut tidak dapat dicari di aplikasi karena melanggar pedoman.

Ini bukan pertama kalinya TikTok menghadapi kontroversi atas apa yang dibagikan di aplikasi. Perusahaan ini telah menanggapi kritik dari Partai Republik bahwa platform ini bias terhadap konten pro-Palestina dengan menunjukkan jajak pendapat yang menunjukkan bahwa orang yang lebih muda lebih bersimpati terhadap Palestina.

Sementara puluhan ribu orang baru-baru ini secara terbuka menunjukkan dukungan mereka untuk Israel di AS dan mengutuk anti-Semitisme di Prancis, ratusan ribu orang telah turun ke jalan dalam protes pro-Palestina di seluruh dunia, menyerukan gencatan senjata untuk melindungi warga sipil di Gaza, sejak dimulainya perang pada tanggal 7 Oktober.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

Hoax: Telat Bayar Pajak Kendaraan Tidak Bisa Beli BBM Subsidi
Revitalisasi KUA untuk Pernikahan Semua Agama, Perlu Kajian Mendalam
Jet Tempur MiG-29 Militer Myanmar Jatuh, Pilot Selamat
Wacana Pernikahan di KUA untuk Semua Agama, Ini Kata Disdukcapil 
IDI Hormati Putusan MK Tolak Uji UU Kesehatan
Pengorbanan di Papua, Brimob Polda NTT Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Promosi Pariwisata Indonesia Dinilai Kalah Jauh Dibanding Negara Lain
Jokowi Sebut Banyak Investor yang Antre Mau Investasi ke IKN
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Maret 2024 - 11:09 WIB

Hoax: Telat Bayar Pajak Kendaraan Tidak Bisa Beli BBM Subsidi

Sabtu, 2 Maret 2024 - 10:56 WIB

Revitalisasi KUA untuk Pernikahan Semua Agama, Perlu Kajian Mendalam

Sabtu, 2 Maret 2024 - 10:09 WIB

Wacana Pernikahan di KUA untuk Semua Agama, Ini Kata Disdukcapil 

Jumat, 1 Maret 2024 - 18:09 WIB

IDI Hormati Putusan MK Tolak Uji UU Kesehatan

Jumat, 1 Maret 2024 - 12:06 WIB

Pengorbanan di Papua, Brimob Polda NTT Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Jumat, 1 Maret 2024 - 10:03 WIB

Promosi Pariwisata Indonesia Dinilai Kalah Jauh Dibanding Negara Lain

Kamis, 29 Februari 2024 - 20:03 WIB

Jokowi Sebut Banyak Investor yang Antre Mau Investasi ke IKN

Kamis, 29 Februari 2024 - 19:39 WIB

Pedagang Kantin Protes Harga Menu Makan Siang Gratis Rp15 Ribu

Berita Terbaru

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Idham Holik., Foto: RRI

Pemilu

KPU: Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar 27 November

Sabtu, 2 Mar 2024 - 11:44 WIB