HUT ke-21 Manggarai Barat: Impian ‘Mabar Mantap’ hanya Jadi Pemanis Kampanye

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi saat menyampaikan amanat pada apel HUT Mabar ke-21. Foto: manggaraibaratkab.go.id

Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi saat menyampaikan amanat pada apel HUT Mabar ke-21. Foto: manggaraibaratkab.go.id

Labuan Bajo – Perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-21 Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) diwarnai kritik dari para aktivis terkait realisasi janji kampanye dan pembangunan daerah. Doni Parera, aktivis sosial, menilai bahwa slogan “Mabar Mantap” yang diusung oleh Bupati Edistasius Endi dan Wakil Bupati Yulianus Weng (Edi-Weng) saat Pilkada 2020 hanyalah “pemanis kampanye”.

Doni menilai bahwa janji kampanye Edi-Weng ‘Mabar Mantap’ tidak sejalan dengan pencapaian selama kepemimpinan mereka di Manggarai Barat. Beberapa janji yang disebutkan, seperti Labuan Bajo Smart City, penciptaan kota-kota baru di kecamatan, pemerintahan yang bersih, layanan publik berbasis teknologi; pertanian, peternakan, dan perikanan zonasi berbasis teknologi, serta program beasiswa tidak mampu, tidak terwujud sepenuhnya.

Selain itu, peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan serta insentif bagi tenaga medis, perhatian khusus bagi para lansia, komitmen untuk tekan angka kematian ibu dan anak, dan peningkatan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan inklusif.

Kemudian, menciptakan generasi berani berwirausaha, dan meningkatkan prosentase terserapnya tenaga kerja produktif di semua sektor, pemerataan dan peningkatan kualitas semua jenis infrastruktur pelayanan masyarakat dan jalan raya dan menuntaskan persoalan air minum serta menyediakan pengelolaan berbasis teknologi informasi.

“Impian Mabar Mantap hanya jadi pemanis kampanye untuk menjaring suara belaka ketika minta dipilih. Karena setelah diberi kepercayaan, Mabar Mantap tak terwujud,” kata Doni kepada Tajukflores.com merespon perayaan puncak hari ulang tahun Manggarai Barat ke-21 yang dilaksanakan pada, Senin (26/2).

Dia juga meragukan implementasi program-program tersebut selama kepemimpinan Edi-Weng. Doni menyoroti bahwa kendala seperti infrastruktur jalan yang tampak hanya memperoleh pembiayaan dari provinsi dan pusat, sementara janji menciptakan kota-kota baru belum terwujud, dan layanan publik belum terlihat mengalami perkembangan teknologi. Doni juga mempertanyakan zonasi wilayah untuk pertanian dan peternakan yang belum ada hingga sekarang.

Baca Juga:  Dana untuk Tangani COVID-19 Turun, Ini Desain Anggaran Kesehatan RI 2023

“Masih jauh panggang dari api. Kemungkinan tidak dapat terwujud. Hanya soal infrastruktur jalan saja yang tampak. Itupun pembiayaan dari provinsi dan pusat. Janji ciptakan kota-kota kecil yang baru di kecamatan, di ibukota kecamatan mana itu terwujud?,” ungkap Doni.

“Labuan Bajo jadi smart city, sudahkah itu terwujud? Pelayanan masyarakat berbasis teknologi, apakah ada? Lihat saja yang paling sering dibutuhkan masyarakat adalah pelayanan di dinas catatan sipil dan kesehatan. Apakah ada sentuhan teknologi baru dalam pelayanan itu selama paket Edi-Weng diberi kepercayaan memimpin oleh masyarakat Mabar? Sejauh pengamatan, tetap seperti pelayanan ketika mereka belum diberi kepercayaan,” sambung dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Fons Abun

Editor : DM

Baca juga berita kami di:

Berita Terkait

Judi Online Bikin Orang Terjerat Pinjol, Menkominfo: Kita Siap Perang, Sikat Tanpa Kompromi!
2 Helikopter AL Malaysia Jatuh di Lumut, 10 Awak Tewas
Iuran Pariwisata di Tiket Pesawat Tuai Pro Kontra, Menparekraf Sandiaga Klaim Tak Ada Beban Baru untuk Masyarakat
DPR Tolak Rencana Penarikan Iuran Pariwisata Kepada Penumpang Pesawat
Tuntaskan Kesenjangan Riset Perguruan Tinggi, Kemendikbudristek Janji Benahi Universitas Swasta
Profil Pendeta Mell Atok yang Sebut Mualaf Dondy Tan sebagai Anak Setan
Heboh Kasus Plagiat Prof Kumba Digdowiseiso, Kemendikbudristek Bakal Evaluasi Jurnal Ilmiah yang Sudah Terbit
Ledek Israel, Menlu Iran Anggap Serangan Drone seperti Mainan Anak-Anak
Berita ini 461 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 April 2024 - 20:19 WIB

Profil Galih Loss, Konten Kreator TikTok yang Ditangkap Atas Dugaan Penistaan Agama

Selasa, 23 April 2024 - 03:12 WIB

Kenaikan Kelas 2024 Bulan Apa? Yuk Intip Kalender Pendidikan 2023/2024 Semester 2 dari SD Hingga SMA di Sini!

Senin, 22 April 2024 - 08:24 WIB

Mengapa Harus Renovasi dengan Jasa Arsitektur? Yuk, Simak Informasinya!

Minggu, 21 April 2024 - 12:35 WIB

4 Alasan Kenapa Labuan Bajo Sangat Terkenal?

Minggu, 21 April 2024 - 12:15 WIB

Daftar Tanggal Merah di Bulan Mei 2024, Ada 2 Momen Cuti Bersama!

Minggu, 21 April 2024 - 11:35 WIB

Jadwal Buka Tutup Puncak Bogor Hari Ini 21 April, Cek Jam One Way dan Ganjil Genap Terbaru di Sini

Jumat, 19 April 2024 - 11:05 WIB

PT KAI Buka Lowongan, S1 dengan IPK Minimal 3,5 Dipersilakan!

Kamis, 18 April 2024 - 11:00 WIB

5 Sekolah Internasional Terbaik di Bekasi, Ciptakan Generasi Muda Berdaya Saing Global

Berita Terbaru