Kampanye di Kupang NTT, Ganjar Bicara Soal Penanganan Perdagangan Orang

Sabtu, 2 Desember 2023 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo menyapa warga saat menggelar kampanye Pilpres 2024 di Kota Kupang, NTT. Foto: Facebook Ganjar Pranowo

Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo menyapa warga saat menggelar kampanye Pilpres 2024 di Kota Kupang, NTT. Foto: Facebook Ganjar Pranowo

Kupang – Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo menegaskan bahwa penanganan masalah tindak pidana perdagangan orang (TPPO) perlu dilakukan secara bersama-sama. Hal itu disampaikan Ganjar saat melakukan kampanye Pilpres 2024 di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Perlu ada partisipasi antara pemerintah daerah, kemudian juga penegak hukum untuk penanganan TPPO,” kata Ganjar di Kota Kupang, Jumat, 1 Desember 2023.

Ganjar menceritakan dia pernah ikut menangani kasus TPPO saat menjabat sebagai gubernur Jawa Tengah. Saat itu, dalam kasus TPPO itu korbannya adalah warga asal NTT.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tadi, kami bicara juga pernah menangani kasus TPPO, kebetulan (korbannya) dari NTT,” kata Ganjar yang sedang berkampanye di NTT.

Baca Juga:  Survei: Polri Belum Cukup Tegas Menindak Penyelewengan Anggotanya, Kepercayaan Publik Terjun Bebas

Korban tersebut, lanjut Ganjar, berada di Semarang, Jawa Tengah, dalam waktu cukup lama dan mendapatkan pelatihan kerja. Alasannya, katanya, nanti setelah fasih mendapatkan keahlian selama pelatihan, korban akan dikirim ke suatu tempat untuk bekerja di Indonesia.

Tetapi, kata Ganjar, ternyata kasusnya masuk dalam TPPO atau human trafficking, sehingga saat itu Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ikut terlibat menangani masalah tersebut.

Kasus tersebut kini sudah selesai dan sudah diputuskan oleh kejaksaan setempat. Dengan demikian, menurut Ganjar, pemerintah daerah perlu membangun tempat penampungan supaya masyarakat korban TPPO bisa melaporkan kasus tersebut dan ditangani dengan cepat.

“Mesti ada satu layanan yang masyarakat bisa melapor, sehingga kami bisa merespons dengan cepat. Mesti ada kesadaran di publik untuk satu, mau melaporkan; dua, mau bertindak dengan cepat,” ujarnya.

Baca Juga:  Momen Mesra Anies dan Ganjar Berbalas Pesan Selamat Ulang Tahun, Netizen: Kode Apa Ini?

Sekedar informasi, Polda NTT sebelumnya menyatakan, sejak Januari hingga Agustus 2023, korban TPPO di NTT mencapai 256 orang. Pada proses penanganannya, kepolisian telah menetapkan 52 tersangka.

Adapun modus yang dilakukan dalam perekrutan TPPO yaitu para calo turun langsung ke pedesaan untuk mencari tenaga kerja yang ekonominya lemah dan langsung ditawari dengan imbalan gaji besar. Mereka kemudian menyebarkan lowongan pekerjaan melalui media sosial.

Ada pula modus lain seperti kenalan atau kerabatnya yang sudah sukses bekerja di luar negeri, maka mereka menjadi perekrut dengan berbagai iming-iming gaji besar.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Grace Seran

Editor : Edeline Wulan

Berita Terkait

AHY Ngaku Dapat Arahan Khusus Jokowi Siapkan Lahan IKN
Hak Angket Dugaan Kecurangan Pemilu 2024 Menggema di Rapat Paripurna DPR
BPOLBF Gandeng Bandara Komodo Genjot Kunjungan Wisatawan ke Labuan Bajo dan Flores
Tingkatkan Keselamatan Pelayaran, KSOP Labuan Bajo Gelar Diklat BST untuk Masyarakat
Potensi Ridwan Kamil Maju di Pilkada DKI Jakarta
Polri Rekrut 10.000 Orang untuk Memperkuat Keamanan di Papua
Kemenko PMK Usulkan Skema Besaran Bansos Berdasarkan Wilayah
Demo di DPR Hari Ini, Polri Turunkan 3.929 Personel
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Maret 2024 - 12:08 WIB

Potensi Ridwan Kamil Maju di Pilkada DKI Jakarta

Senin, 4 Maret 2024 - 16:28 WIB

PSI Jadi Bulan-bulan Netizen, Partai Salah Input Trending di X

Sabtu, 2 Maret 2024 - 11:44 WIB

KPU: Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar 27 November

Jumat, 1 Maret 2024 - 10:36 WIB

MK: Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar November, Tak Boleh Diubah!

Kamis, 29 Februari 2024 - 13:48 WIB

Sidang Kabinet Bahas Program Makan Siang Gratis, TPN: Aneh, Janji Prabowo Dibayar Jokowi

Kamis, 29 Februari 2024 - 13:31 WIB

Connie Bakrie Soroti Dasar Hukum Jokowi Beri Gelar Jenderal Kehormatan kepada Prabowo

Kamis, 29 Februari 2024 - 12:24 WIB

KPK Belum Ambil Sikap Terhadap Program Makan Siang Gratis

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:54 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Pemberian Gelar Jenderal Kehormatan kepada Prabowo

Berita Terbaru

Cara Melacak Nomor HP Tanpa Aplikasi

Tips & Trick

Terbongkar! Cara Melacak Nomor HP Penipu Tanpa Aplikasi

Selasa, 5 Mar 2024 - 15:06 WIB

Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Presiden Jokowi di IKN. Foto: Twitter AHY

Nasional

AHY Ngaku Dapat Arahan Khusus Jokowi Siapkan Lahan IKN

Selasa, 5 Mar 2024 - 14:21 WIB