UU Cipta Kerja Disahkan Jokowi, Karyawan Pensiun dan PHK Dapat Pesangon dan Uang Penghargaan

Rabu, 15 Mei 2024 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi uang pesangon

Ilustrasi uang pesangon

Tajukflores.com – Presiden Joko Widodo atau Jokokwi telah mengesahkan Undang-undang Cipta Kerja. Salah satu poin di dalamnya adalah bahwa ketika seorang karyawan swasta pensiun atau kena PHK maka ia akan mendapat uang pesangon dan uang penghargaan.

Selain uang pesangon, dalam UU Cipta Kerja juga disebutkan jika hak karyawan yang di PHK atau pensiun mendapatkan uang penghargaan.

UU Cipta Kerja mengatakan jika uang pesangon dan uang penghargaan adalah hak bagi karyawan yang di PHK atau pensiun.

Jadi ketika ada karyawan di PHK atau pensiun maka haknya adalah mendapatkan uang pesangon dan mendapatkan uang penghargaan sesuai yang diatur dalam UU Cipta Kerja.

Besaran uang pesangon untuk karyawan yang di PHK atau pensiun itu dibedakan oleh masa kerja. Semakin lama masa kerja karyawan yang di PHK atau pensiun maka semakin besar uang pesangon yang diterima.

Baca Juga:  Kepala Otorita Sebut Target Investasi Masuk ke IKN Rp45,5 Triliun hingga Akhir 2023

Berikut ini besaran uang pesangon yang diatur dalam UU Cipta Kerja.

Uang pesangon untuk karyawan pensiun

1. Masa kerja 1 tahun sebesar 1 bulan upah

2. Masa kerja 1 tahun lebih, kurang 2 tahun sebesar 2 bulan upah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Nick Tolen

Editor : Nick Tolen

Baca juga berita kami di:

Berita Terkait

Anggaran Kemensos 2025 Turun Rp2 Triliun, PKH Tetap 10 Juta Keluarga
Di depan DPR, Menkeu Sri Mulyani Bicara Defisit Anggaran Tahun 2025
Beras Impor Indonesia Capai 1,7 Juta Ton, Hampir Semua Negara Asean Jadi Penyumbang
Diragukan Lawan, Prabowo Yakin APBN Mampu Biayai Program Makan Siang Gratis
Presiden Jokowi Turun Tangan Benahi Bea Cukai yang Sarat Masalah, Ini Respon Kemenkeu
8 Provinsi Belum Bentuk Komite Daerah Ekonomi Syariah, Termasuk Papua, Bali dan NTT
Pengunggah Tuding Bea Cukai Pungut Pajak Peti Mati Akhirnya Minta Maaf, Ngaku Belum Paham Aturan
Dirut Bank NTT Pantas Dicopot, Tahun 2023 Lalu Laba Bersihnya Turun Drastis!
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Mei 2024 - 11:21 WIB

Terjawab! Apa 3 Tantangan Paling Sulit yang Akan Anda Hadapi Dalam Melakukan Perubahan, PDF 10 Tantangan PMM

Jumat, 24 Mei 2024 - 20:01 WIB

Sotagasur Artinya Apa yang Viral di TikTok, Simak Arti Kata Sotagasur Dalam Bahasa Gaul

Rabu, 22 Mei 2024 - 16:11 WIB

Gratis Download PDF Contoh Soal Tes Wawancara PPS Pilkada 2024

Selasa, 21 Mei 2024 - 17:48 WIB

Bagaimana Bank Dapat Menjaga Keseimbangan Antara Perlindungan Privasi Nasabah dan Kewajiban Moral atau Etis untuk Membantu Nasabah

Selasa, 21 Mei 2024 - 16:58 WIB

Download PDF Makalah Tentang Peran Mahasiswa Dalam Mewujudkan Indonesia Maju

Senin, 20 Mei 2024 - 11:26 WIB

Cara Mencari Siaran K Vision Agar Tertangkap Semua

Sabtu, 18 Mei 2024 - 17:17 WIB

Kunci Jawaban Modul 3.2 3.4 3.6 3.8 3.10 Pelatihan Microlearning : Membuat Projek P5PPRA di Pintar Kemenag

Sabtu, 18 Mei 2024 - 14:52 WIB

Contoh Teks MC Peringatan Hari Kebangkitan Nasional atau Harkitnas 20 Mei 2024

Berita Terbaru