Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Pemberian Gelar Jenderal Kehormatan kepada Prabowo

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo (kiri) menyematkan pangkat Jenderal TNI Kehormatan kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Foto: Antara

Presiden Joko Widodo (kiri) menyematkan pangkat Jenderal TNI Kehormatan kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Foto: Antara

Jakarta – Koalisi Masyarakat Sipil (KMS) mengecam pemberian kenaikan pangkat kehormatan jenderal (HOR) bintang empat kepada Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Mereka menilai pemberian gelar tersebut tidak tepat dan melukai perasaan korban serta mengkhianati Reformasi 1998.

Prabowo Subianto resmi menerima gelar Jenderal Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada hari ini, Rabu, 28 Februari 2024. Gelar serupa pernah diberikan kepada sejumlah purnawirawan TNI yang sebelumnya menjabat sebagai menteri, seperti Susilo Bambang Yudhoyono, Luhut Binsar Pandjaitan, Agum Gumelar, A.M. Hendropriyono, hingga Sarwo Edhie Wibowo.

Kementerian Pertahanan RI menjelaskan bahwa pemberian tanda kehormatan tersebut didasarkan pada dedikasi dan kontribusi Prabowo dalam dunia militer, yang diusulkan oleh Mabes TNI dan didasarkan pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan.

Namun, Namun, Koalisi Masyarakat Sipil menilai bahwa keputusan tersebut tidaklah tepat dan bahkan melukai perasaan korban, serta mengkhianati semangat Reformasi 1998.

Mereka menegaskan bahwa pemberian gelar jenderal kehormatan kepada Prabowo merupakan langkah yang keliru, mengingat rekam jejak buruknya dalam karir militer terutama terkait dengan keterlibatannya dalam pelanggaran berat HAM masa lalu.

Menurut Koalisi, Prabowo Subianto pernah dipecat secara tidak hormat oleh TNI atas keterlibatannya dalam beberapa penyimpangan dan kesalahan, termasuk penculikan terhadap aktivis pro demokrasi pada tahun 1998.

Mereka menilai bahwa pemberian gelar kehormatan kepada orang yang telah dipecat secara tidak hormat oleh TNI justru menciderai nilai-nilai profesionalisme dan patriotisme dalam tubuh TNI.

Baca Juga:  Ibu Rumah Tangga di Reo Manggarai Tewas Terbakar, Benarkah Dibunuh Suaminya?

“Bagaimana mungkin orang yang diberhentikan oleh TNI pada masa lalu karena terlibat atau bertanggung jawab dalam kejahatan kemanusiaan hari ini akan diberi gelar kehormatan? Artinya, Presiden Joko Widodo telah memaksa institusi TNI untuk menjilat ludah mereka sendiri demi kepentingan politik keluarga Presiden Joko Widodo,” kata Koalisi dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (28/2).

Menurut Koalisi, Presiden Jokowi tidak hanya mempolitisasi TNI, melainkan meruntuhkan marwah dan martabat TNI yang telah dibangun oleh banyak prajurit dengan darah dan air mata.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Alex K

Editor : DM

Baca juga berita kami di:

Berita Terkait

Gerindra Komitmen Usung Kader Sendiri di Pilkada Mabar 2024, Meski Edi-Weng Sudah Mendaftar
Presiden Jokowi Hormati Putusan MK, Sebut Tuduhan Lakukan Kecurangan Tidak Terbukti
Maju Lagi di Pilkada Manggarai Barat 2024, Edi-Weng Daftar ke Demokrat dan Gerindra
Didampingi Christiani Naomi Kenda, Saverinus Kaka Siap Maju di Pilkada Sumba Barat Daya 2024
Thomas Dohu: Manggarai Harus Jadi Penyangga Utama Pariwisata Super Premium Labuan Bajo
Putusan MK Sengketa Pilpres 2024, Seluruh Permohonan Anies-Cak Imin Ditolak
Putusan MK Sebut Penyaluran Bansos Jokowi Tak Terbukti Untungkan Suara Prabowo-Gibran
MK: Tuduhan Intervensi Jokowi Ubah Syarat Pencalaonan dan Ketidaknetralan KPU Tak Beralasan Hukum
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 April 2024 - 20:19 WIB

Profil Galih Loss, Konten Kreator TikTok yang Ditangkap Atas Dugaan Penistaan Agama

Selasa, 23 April 2024 - 03:12 WIB

Kenaikan Kelas 2024 Bulan Apa? Yuk Intip Kalender Pendidikan 2023/2024 Semester 2 dari SD Hingga SMA di Sini!

Senin, 22 April 2024 - 08:24 WIB

Mengapa Harus Renovasi dengan Jasa Arsitektur? Yuk, Simak Informasinya!

Minggu, 21 April 2024 - 12:35 WIB

4 Alasan Kenapa Labuan Bajo Sangat Terkenal?

Minggu, 21 April 2024 - 12:15 WIB

Daftar Tanggal Merah di Bulan Mei 2024, Ada 2 Momen Cuti Bersama!

Minggu, 21 April 2024 - 11:35 WIB

Jadwal Buka Tutup Puncak Bogor Hari Ini 21 April, Cek Jam One Way dan Ganjil Genap Terbaru di Sini

Jumat, 19 April 2024 - 11:05 WIB

PT KAI Buka Lowongan, S1 dengan IPK Minimal 3,5 Dipersilakan!

Kamis, 18 April 2024 - 11:00 WIB

5 Sekolah Internasional Terbaik di Bekasi, Ciptakan Generasi Muda Berdaya Saing Global

Berita Terbaru