Marak Dugaan Pelanggaran, Projo Ganjar Desak KPU Laksanakan Pemilu Ulang

Kamis, 15 Februari 2024 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua organisasi relawan Projo Ganjar Haposan Situmorang meminta Litbang Kompas kembali ke jati dirinya sebagai media yang dipercaya masyarakat. Foto: Antara

Ketua organisasi relawan Projo Ganjar Haposan Situmorang meminta Litbang Kompas kembali ke jati dirinya sebagai media yang dipercaya masyarakat. Foto: Antara

Jakarta – Organisasi relawan Projo Ganjar, di bawah pimpinan  mengungkapkan keprihatinan mereka terhadap maraknya dugaan pelanggaran dalam kontestasi Pemilu 2024, khususnya dalam Pilpres dan mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI untuk menggelar pemilu ulang.

Meskipun berbagai lembaga survei telah menyajikan perhitungan cepat yang sementara mengunggulkan pasangan Nomor Urut 02, Prabowo-Gibran, dengan persentase sekitar 56 persen, Projo Ganjar tetap mempertahankan tuntutannya untuk menggelar pemilu ulang demi memastikan integritas dan keadilan dalam proses demokrasi di Indonesia.

Baca Juga:  Suara PSI Meledak Jadi 3,13% Dinilai Janggal, Ternyata Bersumber dari Daerah Ini

Ketua Umum Projo Ganjar, Haposan Situmorang, menyoroti sejumlah indikasi pelanggaran yang dianggap merusak alam demokrasi yang telah dipertahankan oleh warga sipil sejak masa Reformasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Haposan, kecurangan seperti pemungutan suara terlebih dahulu pada lembaran suara, intimidasi oleh aparat tertentu, dan penghalangan partisipasi dalam pemilu, telah merusak integritas proses demokrasi.

Baca Juga:  Ngeri! Gempa Bumi Susulan Terjadi 89 Kali di Manggarai NTT, Apakah Tanda Akan Ada Tsunami?

“Hal ini dapat kita lihat sebagaimana yang disajikan atau disampaikan oleh orang perorang pada medsos, yakni seperti lembaran suara telah dicoblos terlebih dahulu, intimidasi oleh oknum-oknum aparat serta menghalang-halangi mengikuti pemilu,” kata Haposan dalam keterangan resmi, Kamis (15/2).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Rayen Putra Perdana

Editor : DM

Baca juga berita kami di:

Berita Terkait

Kemendikbudristek Minta Kampus Kembalikan Kelebihan UKT Mahasiswa
Ketahui Apa Itu Tapera dalam PP 21/2024, Siap-siap Gaji PNS dan Karyawan Swasta Dipotong 2,5 Persen Setiap Bulan
Pengamat: Pembatalan Kenaikan UKT Kebijakan Reaktif, Harus Ada Evaluasi dan Revisi Permendikbudristek 2/2024
Sudah Dibatalkan, Nadiem Ungkap Penyebab UKT PTN 2024 Naik Drastis
Segera Waspada! Jangan Sampai Gunung Kelimutu di Ende Bernasib Sama dengan Kawah Gunung Dempo di Sumsel
Klarifikasi Bobby Nasution Soal Pencurian di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Tak Ada Kehilangan Uang Miliaran
GP Ansor Sebut Jokowi Pahlawan Indonesia Sentris
Mendikbudristek Batalkan Kenaikan UKT Perguruan Tinggi 2024 Usai Dipanggil Jokowi ke Istana
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Mei 2024 - 19:10 WIB

Megawati Diminta Jadi Ketum PDIP Lagi Hingga 2030

Minggu, 26 Mei 2024 - 11:39 WIB

PDIP Serahkan Surat Tugas ke David Melo Wadu sebagai Bakal Calon Bupati Sumba Timur 2024

Sabtu, 25 Mei 2024 - 20:23 WIB

Siap Maju di Pilkada Sumut, Ahok Tunggu Hasil Rakernas PDIP

Sabtu, 25 Mei 2024 - 14:56 WIB

Adian Napitupulu Jadi Ketua Tim Pemenangan Pilkada Nasional PDIP

Jumat, 24 Mei 2024 - 15:18 WIB

Maju Pilkada Manggarai, Thomas Dohu Sudah Kunjungi Lebih dari 200 Titik di Manggarai

Jumat, 24 Mei 2024 - 14:43 WIB

Lantik 36 Anggota Panwas Kecamatan, Ketua Bawaslu Mabar Minta Pahami Aturan dan Bekerja Cepat

Jumat, 24 Mei 2024 - 13:27 WIB

Bertentangan dengan Kosntitusi, Alasan PDIP Tak Undang Jokowi dan Keluarga ke Rakernas

Kamis, 23 Mei 2024 - 20:40 WIB

Ditanya Pilih Jadi Menteri atau Gubernur, Anies: Saya Tidak Mau Hipotetis

Berita Terbaru