Minta Filri Mundur, Sahroni Apreasiasi Polda Metro Jaya Tetapkan Ketua KPK sebagai Tersangka

Kamis, 23 November 2023 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni meminta Ketua KPK Firli Bahuri mundur dari jabatannya usai ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan. Foto: dpr.go.id

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni meminta Ketua KPK Firli Bahuri mundur dari jabatannya usai ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan. Foto: dpr.go.id

Jakarta – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni meminta Ketua KPK Firli Bahuri, untuk segera mengundurkan diri dari jabatannya setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL).

“Seharusnya Pak Firli dengan inisatif mengundurkan diri atas status (tersangka) yang sudah diterima,” ujar Sahroni di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 23 November 2023.

Sahroni mengapresiasi kinerja Polda Metro Jaya yang memberikan kejelasan atas penanganan perkara yang melibatkan Firli Bahuri. Hanya saja, Sahroni mengaku kaget saat membaca berita Firli Bahuri ditetapkan sebagai tersangka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukti bahwa republik kita pada pokoknya tidak ada yang pada posisi aman dan kita tidak mau menjustifikasi semua pihak yang seolah-olah merasa benar. Dan ini menunjukkan kepolisian serius menangani perkara yang dimaksud tentang pemerasan itu dan akhirnya baru tadi malam yang bersangkutan tersangka,” ucap politikus Partai Nasdem itu.

Baca Juga:  Dirut Garuda Indonesia Sebut Penghentian Pemotongan Iuran Serikat Pekerja Tak Melanggar Hukum

Sementara itu, anggota Komisi III DPR RI lainnya, Benny K Harman meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menjelaskan ke publik mengenai kasus yang menimpa Ketua KPK. Menurut anggota DPR dari Frasi Partai Demokrat itu, penjelasan Kapolri sangat penting agar tak membuat publik bertanya-tanya dan berasumsi liar.

“Kapolri harus menjelaskan secara gamblang kepada publik apa sebenarnya yang terjadi dengan Ketua KPK Firli Bahuri. Tanpa ada penjelasan yang cesplong, publik bertanya-tanya lalu membuat analisis sendiri,” kata Benny melalui akun X atau dulu dikenal sebagai Twitter, Kamis, 23 November 2023.

Benny khawatir bakal terjadi saling sandera dengan kasus hukum. Ia menekankan perlunya penegakan hukum yang adil, tanpa pandang bulu terhadap siapa pun.

“Sesama anak bangsa kemudian saling sandera. Hukum tentu harus ditegakkan tanpa pilih kasih, tidak hanya tajam ke lawan tapi lembek ke kawan, namun publik juga berhak untuk tahu (the right to know) apa sebenarnya yang sedang terjadi,” ucapnya.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Sutradara dan Pemain Film Porno Kelas Bintang di Jakarta

Polda Metro Jaya sebelumnya telah menetapkan nama Ketua KPK Firli Bahuri sebagai tersangka dalam kasus pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) pada Rabu, 22 November 2023 malam.

Penetapan tersebut diumumkan setelah penyidik melakukan gelar perkara dan sudah mengumpulkan bukti yang cukup dengan memeriksa 91 saksi terkait kasus tersebut, termasuk Firli Bahuri.

Firli Bahuri dijerat dengan pasal 12e atau pasal 12B atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 65 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling berat seumur hidup.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

Menyerahkan Diri ke Polisi, Driver Ojol Pelaku Pencabulan Anak di Serang Ternyata Sarjana Ilmu Komputer
2 Spesialis Pencurian Rumah Kosong di Labuan Bajo Dibekuk Tim Jatanras Komodo
Anggota Polda NTT Nikahi Wanita Lain Usai Hamili Pacar Dua Kali, Kini Terancam Dipecat
Bersih-bersih di Polda Jabar, 28 Personel Polisi Dipecat Tidak Hormat
Sosok Kapolsek di NTT yang Diciduk Selingkuh dengan Polwan, Diduga Pernah Jadi Polisi Teladan Tingkat Nasional
Simpan Narkoba di Bungkus Rokok, 2 Montir di Labuan Bajo Diciduk Polisi
Propam Tangkap Kapolsek di Sabu Raijua NTT, Diduga Selingkuh dengan Polwan
Kronologi Siswa SD Dicabuli Driver Ojol di Rumah Kosong di Serang, Dijemput Saat Pulang Sekolah
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Maret 2024 - 12:08 WIB

Potensi Ridwan Kamil Maju di Pilkada DKI Jakarta

Senin, 4 Maret 2024 - 16:28 WIB

PSI Jadi Bulan-bulan Netizen, Partai Salah Input Trending di X

Sabtu, 2 Maret 2024 - 11:44 WIB

KPU: Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar 27 November

Jumat, 1 Maret 2024 - 10:36 WIB

MK: Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar November, Tak Boleh Diubah!

Kamis, 29 Februari 2024 - 13:48 WIB

Sidang Kabinet Bahas Program Makan Siang Gratis, TPN: Aneh, Janji Prabowo Dibayar Jokowi

Kamis, 29 Februari 2024 - 13:31 WIB

Connie Bakrie Soroti Dasar Hukum Jokowi Beri Gelar Jenderal Kehormatan kepada Prabowo

Kamis, 29 Februari 2024 - 12:24 WIB

KPK Belum Ambil Sikap Terhadap Program Makan Siang Gratis

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:54 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Pemberian Gelar Jenderal Kehormatan kepada Prabowo

Berita Terbaru

Cara Melacak Nomor HP Tanpa Aplikasi

Tips & Trick

Terbongkar! Cara Melacak Nomor HP Penipu Tanpa Aplikasi

Selasa, 5 Mar 2024 - 15:06 WIB

Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Presiden Jokowi di IKN. Foto: Twitter AHY

Nasional

AHY Ngaku Dapat Arahan Khusus Jokowi Siapkan Lahan IKN

Selasa, 5 Mar 2024 - 14:21 WIB