OJK Dalami Kasus Kredit Macet Investree dengan TWP90 16,44%

Jumat, 2 Februari 2024 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Otoritas Jasa Keuangan atau OJK. Foto: Istimewa

Otoritas Jasa Keuangan atau OJK. Foto: Istimewa

JakartaOtoritas Jasa Keuangan (OJK) terus menggali informasi terkait tingkat wanprestasi di atas 90 hari (TWP90) yang terjadi di PT Investree Radhika Jaya (Investree), yang mencapai 16,44 persen pada tanggal 1 Februari 2024.

Menurut Friderica Widyasari Dewi, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, penyelidikan ini difokuskan untuk memahami apakah kerugian yang dialami oleh Investree disebabkan oleh risiko bisnis atau adanya pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan.

Baca Juga:  Bapanas Desak Pemda Percepat Realisasi Dana Dekonsentrasi Pangan

Friderica, atau yang akrab disapa Kiki, menyatakan hal ini dalam Seremonial Penandatanganan Kerja Sama antara OJK dan Kemenko Perekonomian di Jakarta pada Jumat, 2 Februari 2024.

Rasio TWP90 yang tinggi di Investree, sebuah perusahaan peer to peer (P2P) lending, menunjukkan bahwa tingkat kelalaian dalam penyelesaian kewajiban telah melampaui ambang batas yang ditetapkan oleh OJK, yakni tidak lebih dari 5 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Edeline Wulan

Editor : Alex K

Baca juga berita kami di:

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Meroket Rp14.000 Menjadi Rp1.347.000 per Gram
Pertamina: Pertalite Tetap Disalurkan Walaupun Ada Pertamax Green 95
Kerang Darah Labuan Bajo Tembus Pasar Thailand, Bakal Jajal Pasar Malaysia dan Singapura
Bahlil Lahadalia Bongkar Nilai Investasi Starlink, hanya Rp30 Miliar dan 3 Karyawan
BPJPH Berlakukan Sertifikasi Halal Produk Impor Mulai Oktober 2024
INDEF: Kenaikan Cukai Rokok 2025 Berpotensi Picu Peredaran Rokok Ilegal
BPOLBF Gelar Komodo Travel Mart 2024, Target Transaksi Rp30 Miliar di Labuan Bajo
Teken PKS dengan BPOLBF, Eiger Indonesia Segera Bangun Eiger Adventure Store di Parapuar Labuan Bajo
Berita ini 24 kali dibaca
logo-footer
Tajuk Flores
Indonesia
Email [email protected]
Telp 088xx-xx23-45xx