OJK dan Pelaku Industri Bahas Kerangka Pengawasan dan Pengembangan Aset Kripto

Jumat, 5 April 2024 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OJK menggelar FGD bertajuk

OJK menggelar FGD bertajuk "Kerangka Pengawasan dan Pengembangan Aset Keuangan Digital termasuk Aset Kripto" di Jakarta pada tanggal 28 Maret 2024. Foto: Istimewa

JakartaOtoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Kerangka Pengawasan dan Pengembangan Aset Keuangan Digital termasuk Aset Kripto” di Jakarta pada 28 Mei 2024.

FGD ini bertujuan untuk menjaring masukan dari para pemangku kepentingan terkait pengawasan dan pengembangan aset kripto di Indonesia.

Hal tersebut sejalan dengan peralihan kewenangan pengawasan dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) ke OJK yang diamanatkan dalam UU No. 4 Tahun 2023 tentang Penguatan dan Pengembangan Sektor Keuangan (UU P2SK).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengaturan dan pengawasan aset kripto, yang sebelumnya berada di bawah Bappebti, akan secara resmi berpindah ke OJK pada Januari 2025.

Baca Juga:  Kemenparekraf Gelar FGD di Labuan Bajo, Upaya Kolaborasi Atasi Krisis Kepariwisataan

Perubahan ini merupakan respons atas pertumbuhan cepat aset kripto, di mana nilai transaksinya telah mencapai Rp 33,69 triliun pada Februari 2024.

Sementara itu, terdapat 35 CPFAK dengan lembaga penunjang yang  terdiri  dari  Bursa  Berjangka,  Kliring  Berjangka,  dan  Repository.

Adapun  jumlah  jenis aset kripto yang diperdagangkan juga mengalami peningkatan menjadi 545 jenis, termasuk  diantaranya  39  jenis  aset  kripto  lokal.

Seiring  dengan  pertumbuhan  ini,  tentunya  akan  muncul  potensi  risiko  yang  perlu  diatasi  oleh  regulator  dalam  rangka menjamin integritas pasar dan pelindungan konsumen.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO), Yudhono Rawis menyampaikan bahwa pentingnya kolaborasi antara pelaku industri dan regulator untuk membangun regulasi yang lebih kuat untuk menjaga integritas pasar dan melindungi konsumen.

Baca Juga:  Impor Tinggi, Bapannas Sebut Indonesia Masih Terbelenggu Darurat Kemandirian Pangan

“Diperlukan sinergi yang kuat antara regulator dan industri untuk menciptakan ekosistem aset keuangan digital yang sehat dan inovatif mengingatkan potensi risiko yang menyertai aset kripto.  Pasca terbitnya UU P2SK, aset kripto menjadi  kelas  aset  baru  yang  menjadi  salah  satu  bagian  dari  aset  keuangan  digital,  di mana pendekatan  pengaturan  dan  pengawasan  yang  akan  diterapkan  akan  disesuaikan dengan best practice di sektor keuangan,” kata Yudho.

Pengembangan Instrumen Aset Keuangan Digital

Salah satu topik utama yang dibahas adalah bagaimana aset keuangan digital, termasuk aset kripto, dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru.

VRITIMES

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Meroket Rp14.000 Menjadi Rp1.347.000 per Gram
Pertamina: Pertalite Tetap Disalurkan Walaupun Ada Pertamax Green 95
Kerang Darah Labuan Bajo Tembus Pasar Thailand, Bakal Jajal Pasar Malaysia dan Singapura
Bahlil Lahadalia Bongkar Nilai Investasi Starlink, hanya Rp30 Miliar dan 3 Karyawan
BPJPH Berlakukan Sertifikasi Halal Produk Impor Mulai Oktober 2024
INDEF: Kenaikan Cukai Rokok 2025 Berpotensi Picu Peredaran Rokok Ilegal
BPOLBF Gelar Komodo Travel Mart 2024, Target Transaksi Rp30 Miliar di Labuan Bajo
Teken PKS dengan BPOLBF, Eiger Indonesia Segera Bangun Eiger Adventure Store di Parapuar Labuan Bajo
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 15:54 WIB

Combo Harian Hamster Kombat Terbaru 16 Juni 2024 Dapatkan Koin 5 Juta dan Kode Sandi NFT Uang Crypto

Minggu, 16 Juni 2024 - 14:55 WIB

Link Download Takbiran Idul Adha Terbaru 2024 Full Bedug MP3 Nonstop 2 Jam

Minggu, 16 Juni 2024 - 00:20 WIB

Sandi Harian Hamster Kombat Hari Ini 16 Juni 2024, Ini Kode Morse Ketikan Dapat Combo Koin 5 Juta

Sabtu, 15 Juni 2024 - 21:02 WIB

Bukan Telegram, Ini 5 Aplikasi Mirip X Jika Kominfo Resmi Blokir Gegara Konten Pornografi

Sabtu, 15 Juni 2024 - 17:44 WIB

Rilis Terbaru! 2 Coupon Code The Spike Volleyball Story Terbaru Hari Ini 15 Juni 2024, Klaim Sekarang

Sabtu, 15 Juni 2024 - 17:31 WIB

Update Terbaru! Combo Harian Hamster Kombat 15 – 16 Juni 2024 Dapatkan Koin 5 Juta dan Kode Sandi DEFI Uang Crypto

Sabtu, 15 Juni 2024 - 14:05 WIB

Kode Sandi Harian Hamster Kombat Daily Combo Terbaru Hari Ini 15 Juni 2024 Dapatkan Koin hingga 5 Juta

Sabtu, 15 Juni 2024 - 10:33 WIB

Jangakauan di FB Pro Itu Apa? Simak Perbedaan Tayangan, Jangkauan, dan Impresi di Facebook

Berita Terbaru