Penyelam Lokal dan Ritual Adat di Balik Penemuan Jenazah 3 Siswa SMK Mathilda Ruteng

Sabtu, 11 November 2023 - 23:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Tiga siswa SMK Mathilda Ruteng tewas akibat tenggelam di Bendungan Wae Ces Karot, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai pada Sabtu (11/9/2023). Misi pencarian korban berhasil dilakukan setelah melibatkan penyelam lokal dan ritual adat. Foto kolase: Tajukflores.com/Istimewa

Tiga siswa SMK Mathilda Ruteng tewas akibat tenggelam di Bendungan Wae Ces Karot, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai pada Sabtu (11/9/2023). Misi pencarian korban berhasil dilakukan setelah melibatkan penyelam lokal dan ritual adat. Foto kolase: Tajukflores.com/Istimewa

Ruteng – Kematian tragis tiga siswa SMK Mathilda Ruteng yang tewas tenggelam di Bendungan Wae Ces III, Kelurahan Karot, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Sabtu, 11 November 2023 sore menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga dan rekan-rekan sekolahnya.

Berdasarkan keterangan polisi dan camat Langke Rembong, upaya pencarian terhadap korban yang duduk di Kelas X di SMK Mathilda Ruteng itu sempat mengalami kendala. Ketiga jenazah sulit ditemukan sekitar 2 jam pertama dalam upaya pencarian yang melibatkan TNI/Polri dan masyarakat setempat.

Namun demikian, upaya pencarian terhadap siswa SMK Mathilda Ruteng pun baru berhasil dilakukan setelah warga berinisiatif untuk memanggil seorang warga asal Kampung Lalong untuk melakukan ritual adat di lokasi kejadian.

Selain itu, misi pencarian juga melibatkan Anus Pejang, seorang penyelam lokal dari Desa Lalong, Kecamatan Wae Ri’i.

Hasilnya, setelah 30 menit setelah ritual dilakukan ditemukan satu korban, dan 40 menit kemudian dua korban lainnya yang ditemukan dalam kondisi semuanya meninggal dunia.

“Ketiga korban sudah ditemukan berkat bantuan dari penyelam lokal atas nama Bapak Anus Pejang dari Desa Lalong, Kecamatan Wae Ri’i. Saat ini, ketiga korban telah diantar ke RSUD Kabupaten Manggarai,” ungkap Humas Polres Manggarai, Ipda I Made Budiarsa saat dihubungi Tajukflores.com, Sabtu malam.

Menurut Budiarsa, peristiwa itu bermula ketika tujuh orang siswa St Mathilda Ruteng pulang sekolah menuju Bendung Wae Ces yang berada tidak jauh dari lokasi sekolah untuk mandi.

Baca Juga:  Wajar Jika Viktor Laiskodat Mundur dari Pertarungan Pilgub NTT 2024

Sampai di lokasi, korban Yosep Casalta Reta terpeleset dan jatuh ke dalam bendungan. Ia segera meminta pertolongan kepada teman-temannya. Namun, dalam beberapa saat, Yosep tenggelam.

Melihat temannya dalam bahaya, Vilman Noli Bodo berusaha menolong, namun sayangnya ia juga tidak bisa berenang dan akhirnya tenggelam. Polcearnus Dasa, tanpa ragu, turun ke bendungan untuk membantu kedua temannya, namun akhirnya ia juga tenggelam dan tidak dapat diselamatkan.

Sementara itu, teman-teman yang tidak ikut turun ke bendungan segera berteriak meminta pertolongan dan memberitahu warga setempat mengenai kejadian tragis tersebut.

Menurut Camat Langke Rembong Yohanes Emiliano Ndahur, setelah ditemukan, ketiga jenazah korban langsung dievakuasi warga bersama TNI/Polri menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ruteng.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

Viral, Mahasiswa Ini Pergi ke Kampus Pakai Pesawat demi Hemat Biaya Sewa
Mengapa Masa Prapaskah Berlangsung selama 40 Hari?
Kisah Pernikahan Prabowo dan Titiek Soeharto: Antara Cinta dan Politik
Haruskah Doa Dilakukan secara Spontan?
Di Balik Layar Dirty Vote: Alasan Dandhy Laksono Ungkap Dugaan Kecurangan Pemilu
Viral! Suami Ketahuan Selingkuh di Indekos, Istri Pergoki Tanpa Busana
Menyambut Imlek 2024: Tradisi Unik dan Sejarah Panjang di Indonesia
Menyambut Tahun Baru Imlek 2576: Tradisi Unik dan Maknanya
Berita ini 313 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Februari 2024 - 22:29 WIB

Meninggal Dunia, Ini Kesan Andreas Pareira tentang Sosok Marselis Sarimin

Rabu, 28 Februari 2024 - 15:32 WIB

Warga Sumba Kerap Bikin Ulah di Bali, Tetua: Fokus Cari Makan, Jangan Kayak Orang Hebat!

Rabu, 28 Februari 2024 - 12:54 WIB

Komisi II DPR Sebut Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar pada November

Selasa, 27 Februari 2024 - 13:06 WIB

22 Titik Bencana Landa Manggarai Barat di Februari 2024, Warga Diminta Waspada

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:38 WIB

Wolobobo Ngada Festival Masuk KEN 2024, Fokus Promosi Kopi Arabika Bajawa

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:37 WIB

HUT ke-21 Manggarai Barat: Impian ‘Mabar Mantap’ hanya Jadi Pemanis Kampanye

Selasa, 27 Februari 2024 - 09:54 WIB

Dulu Berjaya Kini Layu Menguning Terkena Penyakit, Jerit Petani Pisang di Manggarai Barat

Sabtu, 24 Februari 2024 - 12:39 WIB

Layanan Transportasi Online Maxim Hadir di Lobalain, Rote Ndao NTT

Berita Terbaru