Randy Badjideh Tidak Percaya Dituntut Hukuman Mati, Masih Tetap Menyangkal Bunuh Astri dan Lael

Selasa, 17 Oktober 2023 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Randy Badjideh tidak percaya dituntut dengan hukuman mati dalam kasus pembunuhan ibu anak di Kupang, Astri Manafe dan Lael Maccabee.

Randy Badjideh tidak percaya dituntut dengan hukuman mati dalam kasus pembunuhan ibu anak di Kupang, Astri Manafe dan Lael Maccabee.

Tajukflores.com – Terdakwa kasus pembunuhan Astri Manafe dan Lael Maccabee, Randy Badjideh tidak percaya dan kaget dituntut dengan hukuman mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Kendati demikian, Randy Badjideh juga masih tetap tidak mengakui jika dirinya lah yang membunuh korban Astri dan Lael yang tak lain merupakan selingkuhan dan darah dagingnya sendiri

Reaksi kaget dan tidak percaya Randy Badjideh itu diungkapkan kuasa hukumnya, Benny Taopan, Senin 18 Juli 2022.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Benny Taopan, momen suami sah dari Ira Ua mengaku kaget dengan tuntutan JPU itu terjadi saat keluar dari ruangan persidangan usai sidang dengan agenda pembacaan tuntutan.

“Klien kami katakan sempat kaget ketika dituntut hukuman mati. Randy juga katakan, dirinya bukan yang membunuh Lael,” kata Benny Taopan, melansir Pos Kupang.

Dalam sidang yang berlangsung di yang berlangsung di Ruang Cakra Pengadilan Negari (PN) Kupang Kelas 1A, NTT itu, JPU menyatakan tidak ada hal yang meringankan terdakwa.

Tuntutan JPU dibacakan dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Kupang Kelas IA, Senin 18 Juli 2022. Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Wari Juniati.

JPU terdiri dari Herry Franklin, Herman Deta dan Sisca Gitta Rumondang Marpaung. Sementara terdakwa Randy Badjideh didampingi kuasa hukumnya, Yance Th Mesah, dan Benny Taopan.

Selama persidangan, Randy Badjideh nampak tenang. Pria itu terlihat mengenakan kemeja putih lengan pendek dan rompi orange.

Ketua Majelis Hakim Wari Juniati sempat menanyakan kondisi kesehatan, dan dijawab Randy Badjideh bahwa dia dalam keadaan sehat.

Hakim Wari Juniati juga menanyakan terdakwa apakah kuat, sudah makan. “Masih kuat,” jawab Randy Badjideh.

Baca Juga:  Pria di Banyuasin Nyaris Rudapaksa Istri Teman Saat Mati Lampu

Menurut JPU, suami Ira Ua itu terbukti membunuh Astri Manafe dan Lael Maccabee, ibu dan anak di Kota Kupang, pada Sabtu 28 Agustus 2021.

JPU Herry Franklin menyebut tuntutan JPU sebanyak 200 halaman lebih. Hakim meminta agar yang dibacakan adalah pokok materi.

Herry Franklin mengatakan, terdakwa yang membunuh kemudian menguburkan korban sehingga di dalam benak terdakwa, korban adalah binatang sehingga dikuburkan tidak manusiawi.

Sedangkan dalam sidang, terdakwa mengaku dia sendiri yang mengemudi mobil Rush ke kantor BPK. Menurut JPU, bagaimana mungkin mobil Rush bisa bergerak sendiri.

Sedangkan luka-luka ada pada tubuh korban, terdakwa Randy Badjideh juga tidak mengetahui padahal di dalam mobil hanya terdakwa dan dua korban.

Bahwa ada luka di dada bagian tengah terdakwa mengaku mencekik, tapi saat sidang hal ini tidak bisa dibuktikan oleh terdakwa.

Dalam pembacaan tuntutan, JPU Sisca Gita mengatakan, Randy Badjideh sejak di SMA 1 Lobalain mempunyai hubungan pacaran dengan Astri Manafe.

Kemudian kedua mempunyai hubungan dan pada tahun 2016 Astri mengandung dan keguguran. Namun, pada 21 Oktober 2020 melahirkan anak laki-laki dan dinamakan Lael Maccabee.

Pada Sabtu 28 Agustus 2021, terdakwa membawa kedua korban dengan mobil Rush. Terdakwa memarkir mobil Rush di depan rumah jabatan Bupati Kupang atau Hollywood sehingga unsur berencana juga terpenuhi secara sah.

Unsur keempat adalah merampas hak orang lain, sesuai keterangan saksi dan kesesuaian dan fakta persidangan.

JPU juga mengatakan, keterangan Randy Badjideh tidak didukung alat bukti soal Lael dicekik Astri.

Baca Juga:  Miris, Wanita Ini Setor Rp75 Juta ke Calo, Nasibnya Berujung Ditangkap Polda NTT

Menurut JPU, terdakwa yang melakukan pembunuhan terhadap Lael, berdasarkan saksi, alat bukti surat, keterangan terdakwa.

JPU membenarkan terdakwa membekap Lael sehingga mati lemas, sesuai bukti visum. Dari fakta yang ditemukan, bahwa ditemukan bayi laki-laki, luka robek di tengkorak kepala akibat kekerasan tumpul.

Kuasa Hukum Tidak Percaya

Kuasa hukum Randy Badjideh Benny Taopan menyebut kliennya mengaku hanya mencekik Astri Manafe tapi tidak mencekik atau membekap Lael.

“Kalau cekik Astri, Randy mengakui dan mengatakan dirinya menyesali perbuatannya. Tapi, dirinya juga katakan tidak membunuh Lael,” jelas Benny Taopan.

Dalam tuntutannya, JPU menyebut Randy Badjideh membunuh anaknya sehingga dituntut sebagai pelaku pembunuhan terhadap Lael dan ibunya.

Mengenai hukuman mati, Benny Taopan mengatakan, tuntutan itu menurut versi jaksa kemudian dirangkai menjadi fakta persidangan menurut versi JPU.

“Jujur saja kita punya fakta sidang dan cara pandang kita terhadap fakta-fakta sidang itu. Jaksa yang mendakwa dan membuktikan. Menjadi pertanyaan besar itu bahwa semua ini kan tidak tahu peristiwa tersebut,” katanya.

Benny Taopan juga kaget karena JPU menyebut Randy Badjideh membunuh Lael Badjideh.

“Saya juga kaget, dengan dasar dan bukti apa? Saya pikir jaksa sudah mereformasi hukum itu sendiri soal HAM, soal hukuman mati. Tapi kita hormati itu dan menunggu pembelaan kami,pasti kami punya cara pandang sendiri soal ini. Kita patuh semua ruang yang diberikan UU dan memakai ruang itu secara baik,” kata Benny Taopan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait

BNN Bebaskan Anggota DPRD NTT yang Diciduk karena Pakai Narkoba, Ketua Timsesnya Ternyata DPO di Jakarta
Ngeri! Kakek Renta di Manado Tega Cabuli Anak 15 Tahun di Rumahnya
Anggota DPRD NTT dari Partai Perindo Ditangkap BNN Terkait Narkoba
Bunuh Tunangan Asal Indonesia, Pria Bangladesh Dieksekusi Mati di Singapura
Kronologi Ibu Muda di Labuan Bajo Terkena Peluru Nyasar dari Pemilik Toko Central
Ibu Muda di Labuan Bajo Tertembak OTK Saat Berbelanja di Toko Central
Duh, Calon Pastor di Ngada NTT Cabuli Siswa SMP di Asrama Sekolah, Kini Diburu Polisi
Sindikat Pornografi Anak LGBT Dibongkar FBI di Bandara Soetta, Ini Respon Kemen PPPA
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Februari 2024 - 12:27 WIB

Link Nonton Film Agak Laen 2024 Full HD Pengganti LK21

Kamis, 22 Februari 2024 - 13:22 WIB

Lagu ‘Lagi Syantik’ Siti Badriah Tembus 700 Juta Views di YouTube: Sejarah Baru Musik Indonesia

Kamis, 1 Februari 2024 - 21:37 WIB

Raffi Ahmad Kembali Diterpa Rumor Pencucian Uang, Nagita Slavina Tetap Pamer Keceriaan

Kamis, 1 Februari 2024 - 13:13 WIB

Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencucian Uang, Punya Ratusan Rekening Penadah

Rabu, 31 Januari 2024 - 21:28 WIB

Tamara Tyasmara Buka Suara Soal Penyebab Anaknya Dante Meninggal

Rabu, 31 Januari 2024 - 13:22 WIB

Kontroversi Sarah Keihl: Dari Lelang Keperawanan hingga Dituding Menduakan Mantan

Rabu, 31 Januari 2024 - 12:21 WIB

BCL Tak Mau Punya Anak Lagi, Gaji Tiko Aryawardhana Jadi Sorotan

Senin, 29 Januari 2024 - 13:48 WIB

10 Film yang Akan Tayang di Bioskop Februari 2024

Berita Terbaru