Romo Magnis Beber 5 Bentuk Pelanggaran Etika di Pemilu 2024

Selasa, 2 April 2024 - 22:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Romo Magnis saat menjadi saksi ahli kubu Ganjar Pranowo-Mahfud MD dalam sidang lanjutan sengketa hasil pemilihan presiden (Pilpres) 2024 di MK, Jakarta, Selasa (2/4).

Romo Magnis saat menjadi saksi ahli kubu Ganjar Pranowo-Mahfud MD dalam sidang lanjutan sengketa hasil pemilihan presiden (Pilpres) 2024 di MK, Jakarta, Selasa (2/4).

TAJUKFLORES.COM Guru Besar Filsafat Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyakara Jakarta, Romo Franz Magnis Suseno membeberkan lima bentuk pelanggaran etika yang dilakukan rezim pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Hal itu disampaikan Romo Magnis, panggilan akrabnya, saat menjadi saksi ahli kubu Ganjar Pranowo-Mahfud MD dalam sidang lanjutan sengketa hasil pemilihan presiden (Pilpres) 2024 di MK, Jakarta, Selasa (2/4).

Menurut Romo Magnis, pemerintahan Jokowi diduga kuat melakukan pelanggaran etika berat yang berdampak buruk terhadap pertumbuhan ekosistem demokrasi Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Romo Magnis: 5 Pelanggaran Etika Pemilu 2024

Berikut lima bentuk pelanggaran etika yang diduga dilakukan selama Pemilu 2024:

Baca Juga:  Bawaslu Mabar Kawal Ketat Distribusi Logistik Pemilu 2024 di Manggarai Barat

1. Pendaftaran Gibran sebagai Cawapres Prabowo

Romo Magnis menilai pendaftaran Gibran sebagai cawapres termasuk bentuk pelanggaran etika berat karena Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu sendiri sudah menilai keputusan MK yang memungkinkan Gibran menjadi cawapres sebagai pelanggaran etika yang berat.

“Penetapan seseorang sebagai cawapres yang dimungkinkan secara hukum hanya dengan suatu pelanggaran etika berat juga merupakan pelanggaran etika berat,” katanya.

2. Keberpihakan Jokowi

Meski tidak terang-terangan, namun Romo Magnis menilai bahwa Jokowi sebagai Kepala Negara telah menunjukkan suatu preferensi politik ke salah satu paslon.

Baca Juga:  Di Balik Layar Dirty Vote: Alasan Dandhy Laksono Ungkap Dugaan Kecurangan Pemilu

Bahkan, Jokowi terindikasi kuat ingin memenangkan salah satu paslon dari ketiga paslon yang berkompetisi dengan mengerahkan aparatus negara.

“Begitu dia memakai kedudukannya, kekuasaannya, untuk memberi petunjuk pada ASN, polisi, militer, dan lain-lain, untuk mendukung salah satu paslon serta memakai kas negara untuk membiayai perjalanan-perjalanan dalam rangka memberi dukungan kepada paslon itu, dia secara berat melanggar tuntutan etika,” tukasnya.

3. Praktik nepotisme

Menyambung poin kedua, Romo Magnis menilai bahwa kehadiran Gibran sebagai cawapres Prabowo cukup membuat pilihan politik Jokowi terbatas. Dia tidak lagi menjangkau semua kalangan paslon.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Denis St

Editor : Denis St

Sumber Berita : Youtube

Baca juga berita kami di:

Berita Terkait

Gunung Ruang Erupsi Eksplosif, PVMBG Keluarkan Peringatan Tsunami!
DPD PAN Manggarai Barat Buka Pendaftaran Balon Bupati dan Wakil untuk Pilkada Mabar 2024 tanpa Mahar
Persyaratan dan Langkah-Langkah Daftar CPNS 2024
Kemenkes Bantah Batalkan NI PPPK Bidan D4 Pendidik, Solusi Afirmasi dan Formasi Baru Disiapkan
Pemecatan Nakes di Manggarai Jadi Sorotan Pimpinan Komisi IX DPR RI, Minta Kemenkes Turun Tangan
MK Pertimbangkan Amicus Curiae yang Dilayangkan Megawati Cs di Sidang PHPU Pilpres 2024
Perempuan Masih Terkendala Akses Perlindungan Sosial, YAKKUM Ungkap 3 Faktor Utama
Diduga Plagiat Tulisan Dosen Malaysia, Unas Ambil Tindakan Tegas terhadap Dekan FEB Prof Kumba
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 April 2024 - 06:10 WIB

Pengaruh Pasar Keuangan Terhadap Ekonomi: Bagaimana Pasar Keuangan Berkontribusi Terhadap Alokasi Sumber Daya Ekonomi yang Efisien

Kamis, 18 April 2024 - 05:44 WIB

HOW Would You Explain The Difference Between Slang and Colloquialism? Please Provide 2 (Two) Examples Of Each

Kamis, 18 April 2024 - 05:15 WIB

Diketahui Tiga Buah Himpunan Sebagai Berikut: Himpunan A = {0, 1, 3, 5, 6, 8}, Himpunan B = {1, 2, 4, 5, 6, 7, 9}

Kamis, 18 April 2024 - 05:02 WIB

Carilah Sebuah Kasus Komunikasi yang Aktual, KemudianTelaah Bagaimana Tahapan Pengambilan Keputusan Suatu Inovasi Tersebut Menurut Anda

Kamis, 18 April 2024 - 03:37 WIB

JAWABAN! Uraikan yang Kalian Ketahui Tentang Kemampuan Menghitung Informasi Numerik dalam Excel 2016

Kamis, 18 April 2024 - 03:17 WIB

Bagaimana Pendapatmu Tentang Fenomena Childfree yang Marak Disuarakan Akhir-Akhir Ini? Ini Jawabannya

Kamis, 18 April 2024 - 02:01 WIB

Link Download PDF Contoh Proposal Kegiatan Hari Kartini Terbaru 2024

Kamis, 18 April 2024 - 01:25 WIB

Contoh Proposal Kegiatan Hari Kartini di Sekolah Tahun 2024

Berita Terbaru