Telpon Presiden Israel, Paus Fransiskus Sebut Serangan ke Gaza sebagai Terorisme

Jumat, 1 Desember 2023 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paus Fransiskus dan Presiden Israel Isaac Herzog. Foto: gov.il

Paus Fransiskus dan Presiden Israel Isaac Herzog. Foto: gov.il

Jakarta – Paus Fransiskus menggunakan kata “terorisme” untuk menggambarkan serangan Israel di Jalur Gaza. Hal itu disampaikannya dalam sebuah pembicaraan telepon yang penuh ketegangan dengan Presiden Israel Isaac Herzog pada akhir Oktober 2023.

“Dilarang menanggapi teror dengan teror,” kata Paus Fransiskus kepada Herzog, yang dikutip dalam pemberitaan The Washington Post.

Selama panggilan telepon itu, Presiden Israel menyatakan bahwa pemerintahnya bertindak sesuai kebutuhan di Gaza untuk membela rakyat Israel.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Paus merespons dengan mengatakan bahwa “mereka yang bertanggung jawab memang harus dimintai pertanggungjawaban, tetapi bukan warga sipil.”

Namun, pembicaraan Fransiskus-Herzog dianggap sangat kontroversial sehingga Israel memutuskan untuk tidak memublikasikannya.

Vatikan menolak memberikan klarifikasi apakah Paus Fransiskus secara terbuka atau pribadi menyebut tindakan Israel di Gaza sebagai “terorisme.”

Baca Juga:  Polantas Catat! Kapolda NTT Larang Kejar Pengendara Motor hingga ke Gang

Dalam pernyataan kepada The Washington Post, Vatikan mengakui adanya pembicaraan telepon antara Fransiskus dan Presiden Isaac Herzog.

“Panggilan telepon tersebut, sama seperti panggilan telepon lainnya, dilakukan dalam konteks upaya Bapa Suci yang bertujuan untuk membendung kegawatdaruratan dan meluasnya situasi konflik di Tanah Suci,” ujar juru bicara Vatikan.

Sementara itu, juru bicara di Kantor Kepresidenan Israel menolak memberikan komentar terkait laporan tersebut, menyatakan bahwa mereka tidak dapat mempublikasikan percakapan pribadi.

Bantah Pakai Diksi Genosida

Sebelumnya, Paus Fransiskus bertemu dengan delegasi keluarga sandera Israel yang ditahan oleh Hamas dan keluarga Palestina yang tinggal di Gaza di Vatikan pada Rabu, 22 November 2023. Delegasi tersebut terdiri dari 12 orang Israel dan 10 orang Palestina yang bertemu dengan Paus selama 20 menit.

Baca Juga:  KontraS Usul 9 Isu HAM ke KPU sebagai Catatan untuk Debat Capres-Cawapres

Mereka berkesempatan menceritakan kisah mereka kepada Paus Fransiskus dan menyampaikan keinginan mereka untuk perdamaian.

Setelah pertemuan, Paus Fransiskus menyatakan bahwa konflik antara Hamas dan Israel bukan lagi perang, melainkan terorisme. Ia mendesak untuk bertekun dalam doa bagi semua orang yang menderita karena perang di berbagai belahan dunia, termasuk Ukraina, Israel, dan Palestina.

Paus Fransiskus juga menyatakan bahwa Islam tidak sama dengan terorisme. Meskipun ada laporan bahwa Paus Fransiskus dalam pertemuan tersebut telah menyebut apa yang terjadi di Gaza sebagai “genosida,” namun Vatikan menyangkal bahwa Paus telah menggunakan istilah tersebut.

Direktur Kantor Pers Tahta Suci, Matteo Bruni menyatakan bahwa Paus menggunakan “istilah yang telah dia ungkapkan sendiri” selama audiensi umum dan kata-kata yang bagaimanapun juga mewakili situasi mengerikan yang dialami Gaza.” (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Tajukflores.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tajukflores.com", caranya klik link https://t.me/tajukflores, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Rini Kurniati

Editor : Marcel Gual

Berita Terkait

AHY Ngaku Dapat Arahan Khusus Jokowi Siapkan Lahan IKN
BPOLBF Gandeng Bandara Komodo Genjot Kunjungan Wisatawan ke Labuan Bajo dan Flores
Tingkatkan Keselamatan Pelayaran, KSOP Labuan Bajo Gelar Diklat BST untuk Masyarakat
Polri Rekrut 10.000 Orang untuk Memperkuat Keamanan di Papua
Kemenko PMK Usulkan Skema Besaran Bansos Berdasarkan Wilayah
Demo di DPR Hari Ini, Polri Turunkan 3.929 Personel
Tak Perlu Tunggu Prabowo-Gibran, Pengusaha Dermawan di Kupang Beri Makan Siang Gratis ke Siswa SD
OJK Blokir 233 Pinjol Ilegal, Total Jadi 2.481 Sejak 2023
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Maret 2024 - 12:08 WIB

Potensi Ridwan Kamil Maju di Pilkada DKI Jakarta

Senin, 4 Maret 2024 - 16:28 WIB

PSI Jadi Bulan-bulan Netizen, Partai Salah Input Trending di X

Sabtu, 2 Maret 2024 - 11:44 WIB

KPU: Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar 27 November

Jumat, 1 Maret 2024 - 10:36 WIB

MK: Pilkada Serentak 2024 Tetap Digelar November, Tak Boleh Diubah!

Kamis, 29 Februari 2024 - 13:48 WIB

Sidang Kabinet Bahas Program Makan Siang Gratis, TPN: Aneh, Janji Prabowo Dibayar Jokowi

Kamis, 29 Februari 2024 - 13:31 WIB

Connie Bakrie Soroti Dasar Hukum Jokowi Beri Gelar Jenderal Kehormatan kepada Prabowo

Kamis, 29 Februari 2024 - 12:24 WIB

KPK Belum Ambil Sikap Terhadap Program Makan Siang Gratis

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:54 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Pemberian Gelar Jenderal Kehormatan kepada Prabowo

Berita Terbaru

Cara Melacak Nomor HP Tanpa Aplikasi

Tips & Trick

Terbongkar! Cara Melacak Nomor HP Penipu Tanpa Aplikasi

Selasa, 5 Mar 2024 - 15:06 WIB

Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Presiden Jokowi di IKN. Foto: Twitter AHY

Nasional

AHY Ngaku Dapat Arahan Khusus Jokowi Siapkan Lahan IKN

Selasa, 5 Mar 2024 - 14:21 WIB